Demam Skuter Listrik, Di Banjarmasin Rp35 Ribu Free Foto Siap-siap, Kominfo Buka Beasiswa S2 untuk Umum dan PNS Bus Peziarah Tabrak 3 Rumah di Ciamis, Penumpang Berlompatan Cuaca Kalsel Hari Ini: Hujan Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Ehemm, H Sondani Jatuh Hati pada Pandangan Pertama

Mengenang Pertempuran Hambawang Pulasan, Kisah Heroik Pejuang Kalsel di Bulan Puasa

- Apahabar.com     Selasa, 26 April 2022 - 03:43 WITA

Mengenang Pertempuran Hambawang Pulasan, Kisah Heroik Pejuang Kalsel di Bulan Puasa

Monumen Pertempuran Hambawang Pulasan yang didirikan di Desa Haur Gading, Kecamatan Batang Alai Utara, Hulu Sungai Tengah. Foto: Google Maps

apahabar.com, BANJARMASIN – Memasuki hari-hari terakhir Ramadan, masyarakat Kalimantan Selatan diingatkan kembali tentang kisah heroik pejuang banua dalam upaya mengusir penjajah Belanda di Hambawang Pulasan.

Hambawang Pulasan merupakan nama lama untuk sebuah kawasan di antara Desa Telang dan Haur Gading di Kecamatan Batang Alai Utara, Hulu Sungai Tengah.

Kawasan yang semula adalah hutan pohon karet dengan jalan berliku dan menanjak ini, pernah menjadi saksi peristiwa yang dikenal dengan nama ‘Pertempuran Hambawang Pulasan’.

Pertempuran Hambawang Pulasan melibatkan pejuang banua melawan Belanda yang ingin kembali menguasai Indonesia, setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Aksi heroik pejuang-pejuang banua yang tergabung dalam TRI Pasukan MN 1001/Gerpindom itu, terjadi awal Mei 1947 bertepatan dengan 18 Ramadan 1366 Hijriah.

“Pertempuran Hambawang Pulasan diawali serangan NICA Belanda kepada rombongan pejuang John Masael di Jawa Lanting, Lokbatu,” papar Mansyur, Ketua Lembaga Kajian Sejarah, Sosial dan Budaya (SKS2B) Kalimantan.

Serangan itu membuat darah pejuang lain mendidih, karena sejumlah pejuang gugur. Mereka pun menggelar rapat darurat di Kampung Rantau Birayang.

Hasilnya disepakati operasi pengadangan kepada setiap kendaraan polisi dan militer Belanda yang lewat di Hambawang Pulasan.

Selepas makan sahur, 12 pejuang bergerak menuju Hambawang Pulasan. Mereka adalah H Aberani Sulaiman sebagai pimpinan pasukan, Made Kawis, H Damanhuri, Jamhar, Ancau, Hamdi Idar, Suni, Ibur, Tuhani, Karim, Jahri dan Utuh Kandangan.

Selanjutnya Aberanie Sulaiman, Made Kawis, Damanhuri, Jamhar, Ancau, Hamdi Idar dan Suni bersiap di tepi jalan Hambawang Pulasan. Sedangkan sisanya diposisikan kurang lebih 100 meter di belakang.

Setelah berjam-jam menunggu, melintas sebuah truk yang penuh bermuatan militer Belanda sekitar pukul 10.00. Dikomando Aberani Sulaiman, semua pejuang sontak keluar dari tempat persembunyian.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

IKN Nusantara

Hot Borneo

Putra SoftBank Mundur Sebagai Investor IKN Nusantara

Hot Borneo

Harga Sawit Jeblok, Ketua Dewan Kotabaru Minta Disbunak Kalsel Cek Pabrik Nakal
Polisi Jaga Pelabuhan Trisakti Banjarmasin

Hot Borneo

Diadang Polisi, Massa Aksi Sopir di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Tak Kunjung Muncul
apahabar.com

Hot Borneo

Siap-Siap, Sinyal Naiknya Harga BBM Pertamax Makin Kencang!
Kebakaran Tambak Sirang Tatah Makmur Banjar

Hot Borneo

Empat Rumah Dilalap Api di Tambak Sirang Tatah Makmur Banjar
Morlan Hasibuan

Hot Borneo

Didukung 50 Persen Suara, Morlan Hasibuan Jadi Ketua PUK SP KEP Buma
Satresnarkoba Polres Barito Utara

Hot Borneo

Kembali Edarkan Sabu, Residivis di Teweh Diringkus Satresnarkoba Polres Barito Utara
Pembunuh Jukir

Hot Borneo

Terpukulnya Istri dari Jukir Tewas Terbunuh di Pasar Baru Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com