Demam Skuter Listrik, Di Banjarmasin Rp35 Ribu Free Foto Siap-siap, Kominfo Buka Beasiswa S2 untuk Umum dan PNS Bus Peziarah Tabrak 3 Rumah di Ciamis, Penumpang Berlompatan Cuaca Kalsel Hari Ini: Hujan Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Ehemm, H Sondani Jatuh Hati pada Pandangan Pertama

Mesin Speed Mogok, Rombongan Wabup Batola Terombang-ambing di Sungai Barito

- Apahabar.com     Rabu, 20 April 2022 - 23:01 WITA

Mesin Speed Mogok, Rombongan Wabup Batola Terombang-ambing di Sungai Barito

Rombongan Wakil Bupati Barito Kuala sempat terombang-ambing di Sungai Barito, sepulangnya dari safari Ramadan di Kecamatan Kuripan. Foto: Instagram

apahabar.com, MARABAHAN – Pelaksanaan safari Ramadan 1443 Hijriah, menyisakan kesan tersendiri kepada Wakil Bupati (Wabup) Barito Kuala H Rahmadian Noor.

Menggunakan speed boat, Rahmadian Noor bersama sejumlah pejabat dalam lingkup Pemkab Batola, melakoni safari Ramadan ke Desa Rimbun Tulang di Kecamatan Kuripan, Selasa (19/4).

Semuanya berjalan normal, karena perjalanan lancar dan mereka tiba tepat waktu di Masjid Al Ikhwan. Selain berbuka bersama, Rahmadian Noor juga menyampaikan bantuan pembangunan masjid sebesar Rp45 juta.

“Selepas salat magrib, kami kemudian dijamu dengan menu haruan panggang kaluk dan bilungka karuk santan,” tulis Rahmadian Noor dalam akun Instagram pribadi, Rabu (20/4).

“Kuripan memang terkenal dengan ikan air tawar seperti haruan dan papuyu. Juga sudah lama menjadi destinasi pemancing. Kedepan disiapkan spot wisata pancing, salah satunya di Desa Jambu Baru,” tambahnya.

Namun cerita kegembiraan itu berubah menjadi sedikit menegangkan dalam perjalanan pulang. Penyebabnya speed yang berisi 22 penumpang itu, mogok di kawasan Kecamatan Bakumpai, tepatnya antara Desa Balukung dan Palingkau.

Diketahui lokasi tempat speed tersebut mogok blank spot. Akibatnya mereka tidak bisa meminta tolong kepada siapa pun, termasuk kepada warga setempat.

Ironisnya tidak satu pun kelotok warga yang melintas di lokasi tersebut, kecuali beberapa tongkang bermuatan batu bara.

“Bahkan suasana sempat mencekam, karena di depan kami ada tongkang batu bara akan melintas. Dalam kondisi gelap gulita karena awan mendung, kami sangat khawatir akan tertabrak tongkang tersebut,” cerita Rahmadian Noor.

Lantas menggunakan senter dari ponsel masing-masing, semua penumpang memberikan tanda kepada nakhoda tug boat agar keberadaan mereka terlihat.

Beberapa orang dalam speed, juga berusaha semampunya mengayuh dengan tangan agar terhindar dari tabrakan.

“Alhamdulillah mereka melihat dan kemudian menghindar ke tepi. Tapi dengan sinyal telepon yang hampir tidak ada, kami kesulitan menghubungi jemputan dari Marabahan,” beber Rahmadian Noor.

Seusai beberapa jam terombang ambing di Sungai Barito, satu dua orang berhasil mendapat sinyal ponsel dan langsung meminta jemputan.

“Setelah menunggu lebih dari 2,5 jam dan terombang-ambing di atas Sungai Barito, speed dari Marabahan datang dan menarik speed kami yang mogok,” jelas Rahmadian Noor.

Akhirnya sekitar pukul 00.30 Wita, speed tersebut tiba di Marabahan, “Sungguh ini merupakan pengalaman yang sulit untuk dilupakan,” tandasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Minyak Goreng Mahal Merata di Kotabaru, dari Perkotaan sampai Perdesaan
Maliki

Hot Borneo

Sikap Pasrah Maliki Setelah Divonis Enam Tahun Penjara 
pencuri toko emas para kalua tabalong

Hot Borneo

Gasak Toko Emas Pasar Kelua Tabalong, 2 Warga Daha HSS Diciduk Polisi
Warga Dahai DPO Narkoba

Hot Borneo

3 Tahun DPO Satresnarkoba Tabalong, Warga Dahai Berhasil Ditangkap
Muswil RAPI Kapuas

Hot Borneo

RAPI Kapuas Gelar Muswil, Begini Harapan Kadis Kominfo

Hot Borneo

Diduga Tenggelam, Pencarian Pemancing di Sungai Martapura Berlanjut
Migor

Hot Borneo

Hitungan Jam! Migor di Ritel Modern Banjarmasin Ludes Diserbu Warga

Hot Borneo

21 Rumah di Mekarsari Batola Dihantam Puting Beliung, Termasuk Sebuah Musala
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com