Terbantahkan, Terdakwa Pastikan Mardani H Maming Tak Terima Dana Gratifikasi Izin Tambang Prediksi BPBD Terkait Ancaman Banjir Rob di Banjarmasin Kini Sejarah Hari Ini: Tragedi Kelam Jumat Kelabu Banjarmasin Keluh Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO Hari Ini, Pesisir Kalsel Dibayangi Hujan Berpetir

MUI Kalteng Tetapkan Zakat Fitrah 1443 H Sebanyak 3,5 Liter

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Tengah menetapkan besaran zakat fitrah 1443 Hijriyah sebanyak 3,5 liter
- Apahabar.com     Jumat, 15 April 2022 - 19:35 WITA

MUI Kalteng Tetapkan Zakat Fitrah 1443 H Sebanyak 3,5 Liter

Menjelang Idulfitri, warga muslim kembali diingatkan untuk segera membayar zakat fitrah dengan beras ataupun uang. Foto: Pikiran Rakyat

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Tengah menetapkan besaran zakat fitrah 1443 Hijriyah sebanyak 3,5 liter atau sama dengan 2,8 kilogram beras.

“Hal ini telah melalui sejumlah tahapan, termasuk rapat koordinasi MUI bersama ormas Islam,” ucap Ketua MUI Kalteng Khairil Anwar dikutip Republika, Jumat (15/4) malam.

Adapun besaran fidyah adalah satu mud atau setara dengan tujuh ons.

Berdasarkan berita acara penetapan zakat fitrah dan fidyah MUI Kalteng dan ormas Islam, penghitungan zakat fitrah dengan tiga jenis beras, yaitu Lahap dari Jawa Timur, 3,5 liter dikonversikan ke kilogram menjadi 2,95 kilogram.

Hibrida dari Pulang Pisau 3,5 liter dikonversikan ke kilogram menjadi 2,8 kilogram serta Mayang dari Banjarmasin 3,5 liter dikonversikan ke kilogram menjadi 2,6 kilogram.

Kemudian untuk penghitungan kadar fidyah, yakni meliputi beras Lahap dari Jawa Timur 1 mud dikonversikan ke kilogram menjadi 7,5 ons, Hibrida dari Pulang Pisau 1 mud dikonversikan ke kilogram menjadi 6,8 ons serta Mayang dari Banjarmasin 1 mud dikonversikan ke kilogram menjadi 6,1 ons.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalteng Noor Fahmi mengatakan penetapan kadar zakat tersebut telah melalui penelaahan dari tim MUI bersama ormas Islam di Kalteng.

“MUI kemudian memutuskan dan membuat edaran terkait hal tersebut dan kami (Kemenag) juga menyetujuinya,” katanya.

Fahmi menjelaskan pada prinsipnya saat dalam keragu-raguan, maka lebih baik ada kelebihan dari pada mengalami kekurangan.

Dikhawatirkan apabila kadarnya masih sebanyak 2,5 kilogram akan kurang.

Untuk itu diharapkan semua pihak bisa mengikuti ketetapan kadar zakat tersebut pada saat bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri tahun ini.

Fahmi meminta masyarakat agar menyalurkan zakatnya melalui badan resmi seperti halnya Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang ada di tingkatan pusat maupun daerah.

“Adapun yang bertugas untuk mengumpulkannya adalah Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Kami mengimbau masyarakat menyerahkan zakatnya ke lembaga resmi di daerah masing-masing,” tuturnya.

Ia mengatakan Kemenag bersama lembaga terkait lainnya serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi penyaluran zakat selama bulan Ramadan ini, sehingga diharapkan penyalurannya terlaksana dengan baik dan lancar.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kajati Kalteng

News

Terpesona, Kajati Kalteng Sebut Gedung Baru Kejari Kapuas Paling Megah
Migor banjarmasin

News

Migor Selangit Banjiri Pasar di Banjarmasin, Ketua YLK Angkat Bicara
Presiden Jokowi

News

Presiden Jokowi: Marhaban Ya Ramadan, Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

News

Bursa Saham Dunia Rontok Usai PLTN Ukraina Terbakar Akibat Serangan Rusia

News

Pengamanan Idulfitri 1443 H di Batola, Ratusan Personel Gabungan Diturunkan

News

Ade Armando Alami Pendarahan di Otak
Mudik

News

Puncak Mudik di Kaltim, Pelabuhan Kariangau-Berau Jadi Atensi 
Kebakaran

News

Api Berkobar di SPBU Samarinda, Seorang Sopir Luka Bakar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com