Demam Skuter Listrik, Di Banjarmasin Rp35 Ribu Free Foto Siap-siap, Kominfo Buka Beasiswa S2 untuk Umum dan PNS Bus Peziarah Tabrak 3 Rumah di Ciamis, Penumpang Berlompatan Cuaca Kalsel Hari Ini: Hujan Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Ehemm, H Sondani Jatuh Hati pada Pandangan Pertama

Pinta Pemkab Tabalong Usai 2 Eks Kades Tersangka Kasus Korupsi!

Pemerintah Kabupaten Tabalong buka suara terkait eks kadesnya tersandung kasus dugaan korupsi.Bahkan Kejari Tabalong telah menetapkan
- Apahabar.com     Kamis, 7 April 2022 - 16:21 WITA

Pinta Pemkab Tabalong Usai 2 Eks Kades Tersangka Kasus Korupsi!

Kasi Intelejen pada Kejari Tabalong, Amanda Adelina dan Kasi Pidsus Jhonson Tambunan serta Jaksa Fungsional Bidang Intelijen Gede Agastia Erlanda saat menggelar ekpose penetapan tersangka dugaan korupsi di Desa Tamiyang. Foto-apahabar.com/Muhammad Al-Amin

apahabar com, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong buka suara terkait eks kadesnya tersandung kasus dugaan korupsi.

Bahkan Kejari Tabalong telah menetapkan keduanya sebagai tersangka.

Pertama berinisial GU, mantan Kades Bongkang Haruai.

Kedua berinsial AL, eks Kades Tamiyang Tanta.

Kini GU masih menjalani proses persidangan di Pengadilan Tipikor Banjarmasin.

Ia diduga melakukan korupsi dana desa TA 2018 dengan kerugian negara lebih dari Rp369 juta.

Sementara AL diduga melakukan korupsi dana desa TA 2020 bersama Kasi Kesra inisial ANA.

Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Tabalong, Erwan mengaku jika mereka yang berwenang melakukan pembinaan desa.

“Pembinaan dari Dinas PMD, sedangkan pengawasan dilakukan Inspektorat, Camat dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD),” kata Erwan.

BPD memiliki sederet tugas yang diatur dalam Permendagri No 11 Tahun 2016 Bab V tentang Fungsi dan Tugas BPD Pasal 32 menggali, menampung, mengelola dan menyalurkan aspirasi masyarakat.

Kemudian menyelenggarakan musyawarah BPD dan desa serta membentuk panitia pemilihan kades.

Musyawarah desa diselenggarakan khusus untuk kegiatan pemilihan kades antar waktu, membahas-menyepakati rancangan peraturan desa, melaksanakan pengawasan kinerja kades serta melakukan evaluasi laporan keterangan penyelenggaraan pemerintahan desa.

“Selain itu BPD bertugas menciptakan hubungan kerja yang harmonis dengan pemerintah desa dan lembaga desa lainnya serta melaksanakan tugas lain yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Jaksa menetapkan kedua eks kades Tabalong sebagai tersangka pada 30 Maret 2022.

Kejari Tabalong Tetapkan Kades dan Kasi Kesra Desa Tamiyang Tersangka Dugaan Korupsi

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Penggerebekan Maut

Hot Borneo

Diburu, Dor..Dor..! TO Narkotika di Banjar Tewas Tertembak
Migor Kalsel

Hot Borneo

Yang Perlu Dilakukan Pemerintah Ketika Harga Migor di Kalsel ‘Selangit’
Seminar Nasional Datu Kelampayan

Hot Borneo

Kupas Tuntas Jejak Rekam Datu Kelampayan Menuju Gelar Pahlawan Nasional
apahabar.com

Hot Borneo

Banjarmasin Tak Lagi Ibu Kota, Habib Banua: Sarat Kejanggalan
Sabu

Hot Borneo

Nasib! Pemuda Barut Ditangkap Polisi Usai Buang Sabu ke Bawah Jembatan
Barabai HST

Hot Borneo

Bayi Dibuang di Benawa HST: Hasil Hugel, Pelaku Berdalih Panik
Kejaksaan Negeri Kapuas

Hot Borneo

Bupati Ben Brahim Siap Dukung Kantor Kejari Kapuas Naik Kelas
Bayi Batu Benawa

Hot Borneo

Bayi di Bidan Beranak Batu Benawa HST, 2 Pria Misterius Diburu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com