Pelunasan Bipih Ditutup, Puluhan Jemaah Cadangan Lengkapi Kuota Haji Kalsel 2022 Innalillahi, Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif Tutup Usia PT BKB Tanbu Laporkan Ormas KPK Tipikor Kalsel ke Polisi [ANALISIS] Judi ‘Gurak’, Ritual Adat atau Kepentingan Pribadi? Kebakaran Simpang Telawang, Korban Tetap Tinggal Saat Api Berkobar

Portal Dibuka, Pengendara Leluasa Masuk Pasar Wadai Ramadan di Martapura

- Apahabar.com     Minggu, 10 April 2022 - 20:11 WITA

Portal Dibuka, Pengendara Leluasa Masuk Pasar Wadai Ramadan di Martapura

Kondisi Pasar Wadai Ramadan di Martapura mulai ramai pengunjung, Minggu (10/4) sore. Foto: apahabar.com/Hendra Lianor

apahabar.com, MARTAPURA – Usai dapat kritikan, Pemkab Banjar langsung membuka portal jalan pengendara menuju Pasar Wadai Ramadan di Martapura, Minggu (10/4).

Portal jalan ini sebelumnya dikeluhkan banyak pedagang dan dikritik Ketua DPRD Banjar, HM Rofiqi, lantaran dinilai menjadi penyebab penurunan jumlah pengunjung.

Berdasarkan pantauan apahabar.com, pembukaan portal itu membuat pengendara leluasa masuk langsung ke lokasi Pasar Wadai Ramadan di Jalan Kenanga atau samping Alun-Alun Ratu Zalecha Martapura.

Begitu masuk ke area pedagang, pengendara juga bisa memilih memarkirkan kendaraan di depan Pasar Wadai Ramadan yang dijaga juru parkir berbayar.

Pembukaan portal itu pun disambut gembira pedagang. Terlebih dampak positif dari kebijakan tersebut langsung terasa.

“Alhamdulillah mulai banyak pengunjung berdatangan dibanding dua atau tiga hari lalu,” papar Maya, pedagang Pasar Wadai Ramadan di lapak nomor 14.

Hal senada juga diungkapkan Nursiah yang menempati lapak nomor 07, “Tolong sampaikan kepada pejabat terkait, portal jangan lagi ditutup,” tambahnya.

Namun demikian, pedagang juga memberi masukan agar parkir berbayar ditiadakan, “Pembeli mengeluhkan bayar parkir Rp3.000,” ungkap Nursiah.

Sementara Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Banjar selaku pelaksana kegiatan Pasar Wadai Ramadan, siap menerima kritikan membangun.

“Sebenarnya penutupan jalan itu bertujuan untuk kenyamanan dan keamanan pengunjung,” sahut Tisnohadi Harimurti, Kabid Kebudayaan Disbudporapar Banjar.

Selain membuka portal, instansi terkait juga memasang beberapa biji lampu agar pedagang dapat berjualan sampai malam.

“Sudah dipasang 14 lampu di tenda agar lebih memberikan kenyamanan kepada pedagang dan pembeli untuk bertransaksi di malam hari,” pungkas Tisnohadi.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Penyakit Mulut dan Kuku

Hot Borneo

Nihil Kasus, Kalsel Tingkatkan Kewaspadaan Dini Penyakit Mulut & Kuku

Hot Borneo

Sempat Diguyur Hujan, Ribuan Jemaah di Tanbu Salat Id di Masjid Agung Al Falah
PDAM

Hot Borneo

Gangguan Distribusi Air Bersih Saat Sahur di Banjarmasin
Kebakaran Kantor Desa

Hot Borneo

Kebakaran Kantor Pambakal di Sungai Kitano; Dokumen Pertanggungjawaban Hangus, Polisi Masih Melakukan Penyelidikan

Hot Borneo

Ringkus Dua Pemuda di HST, John Lee CS Amankan Puluhan Paket Sabu Siap Edar
PDAM

Hot Borneo

PDAM Ngadat, Balita di Banbar Kena Penyakit Kulit Gegara Mandi Air Comberan
Ilustrasi KPK. Foto-istimewa

Hot Borneo

KPK Usut Dugaan Tambang Emas Ilegal Oknum Polisi di Kaltara
Laka Tunggal

Hot Borneo

Seruduk Tiang Listrik di Banjarbaru, Pasutri Banjarmasin Tewas Seketika!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com