Terbantahkan, Terdakwa Pastikan Mardani H Maming Tak Terima Dana Gratifikasi Izin Tambang Prediksi BPBD Terkait Ancaman Banjir Rob di Banjarmasin Kini Sejarah Hari Ini: Tragedi Kelam Jumat Kelabu Banjarmasin Keluh Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO Hari Ini, Pesisir Kalsel Dibayangi Hujan Berpetir

Presiden Jokowi Ajak Jepang Ikut Bangun Infrastruktur IKN Nusantara

Jepang diajak untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan berbagai proyek infrastruktur di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur.
- Apahabar.com     Jumat, 29 April 2022 - 23:48 WITA

Presiden Jokowi Ajak Jepang Ikut Bangun Infrastruktur IKN Nusantara

Jokowi Ajak Jepang Ikut Bangun IKN. Foto-Okezone.com/Freepik

apahabar.com, JAKARTA – Jepang diajak untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan berbagai proyek infrastruktur di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur.

“Ke depannya Indonesia mengharapkan partisipasi Jepang pada proyek-proyek infrastruktur seperti di Ibu Kota Nusantara dan juga untuk Ambon Port (Pelabuhan Ambon),” kata Presiden Jokowi dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Jepang Kishida Fumio di Istana Kepresidenan Bogor, dikutip Okezone dari Antara, Jumat (29/4).

Presiden juga menyambut baik kelanjutan investasi Jepang dalam pembangunan Pelabuhan Patimban fase I dan II di Jawa Barat, serta proyek kereta MRT di DKI Jakarta.

Pertemuan Presiden Jokowi dengan PM Kishida pada Jumat ini, menjadi agenda dalam lawatan pertama Kishida di rangkaian kunjungan kerja luar negerinya kali ini. Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut antara lain Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Menteri ESDM Arifin Tasrif dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi juga mengapresiasi komitmen PM Kishida untuk memperkokoh hubungan bilateral antara Indonesia dan Jepang.

“Dalam hubungan bilateral ini kita sepakat untuk terus meningkatkan kerja sama di perdagangan dan investasi. Di bidang perdagangan kita sepakat untuk mengintensifkan negosiasi IJEPA (Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement) dan mengurangi hambatan perdagangan agar lebih menguntungkan kedua negara,” ucap Jokowi.

Sementara itu, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), yang akan menggantikan DKI Jakarta sebagai ibu kota RI, diperkirakan akan membutuhkan biaya mencapai Rp466 triliun dengan dana dari APBN kurang dari 20 persen. Sisanya sebanyak 80 persen kebutuhan biaya pembangunan IKN akan dipenuhi dari Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), Public Private Partnership (PPP), serta investasi langsung dari investor.

Dalam Rencana Induk IKN, disebutkan pembangunan IKN akan terjadi dalam 5 tahap yaitu pada tahap I pada 2022-2024 untuk pembangunan perkotaan, pembangunan infrastruktur dasar, dan pembangunan ekonomi serta relokasi TNI, Polri dan BIN; tahap II pada 2024-2029 dengan target fasilitas transportasi umum primer maupun sekunder sudah siap dipakai.
Tahap III yaitu pada 2030-2034 dengan target penyelesaian sistem angkutan umum massal, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), instalasi pengolahan air minum (IPAM), fasilitas penunjang kota spons, pengolahan sampah, penambahan amenitas digital dan perkotaan.

Tahap IV pada 2035-2039 dimulai pengembangan bidang pendidikan dan kesehatan serta penyelesaian pembangunan kereta api regional dan bendungan multiguna serta tahap 5 pada 2040-2045 yang ditandai dengan pengembangan industri berkelanjutan serta pertumbuhan penduduk yang telah stabil.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

SAR

News

Keberadaan Pria Misterius Melompat dari Jembatan Kembar Darussalam Dilacak

News

Saran Kabareskrim ke Polda NTB soal Kasus Korban Begal Jadi Tersangka

News

50 Ribu Warga Ukraina Mengungsi Sejak Rusia Menyerang
demo

News

Mahasiswa Tuntut Wali Kota Balikpapan Segera Tuntaskan Persoalan Banjir dan Tambang
Paripurna

News

Gubernur Kalsel tak Hadiri Paripurna Rekomendasi LKPj 2021
Kedaluwarsa

News

Ramai Masa Kedaluwarsa Vaksin Covid-19 Diperpanjang, Emang Bisa?
apahabar.com

News

Harga Pertamax Naik Rp 3.500/Liter, Pertalite Tetap Rp 7.650
G20 RI

News

Bicara Konflik Rusia-Ukraina, Ilmuan Italia: Putin Pemenangnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com