Shin Tae-yong Puji Semangat Juang Garuda Muda Tumbangkan Malaysia Keluh Kesah Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO 4 Universitas Walk Out, Munas BEM SI di Kalsel Pilih Koordinator Baru Bukan Laka Tunggal! Penyebab Pikap Tabrak Pohon Berujung Maut di Gambut Krisis Air Bersih di Kota Sungai, Ombudsman Panggil PDAM Bandarmasih

Puncak Arus Mudik Kalsel Diprediksi Hari Ini

Puncak arus mudik di Kalimantan Selatan (Kalsel) diprediksi terjadi di H-3 lebaran atau Jumat (29/4) hari ini.
- Apahabar.com     Jumat, 29 April 2022 - 13:59 WITA

Puncak Arus Mudik Kalsel Diprediksi Hari Ini

Pengedara motor diminta tetap tertib saat berlalu lintas di jalan raya. Foto-apahabar/Syaiful Riki.

apahabar.com, BANJARMASIN – Puncak arus mudik di Kalimantan Selatan (Kalsel) diprediksi terjadi di H-3 lebaran atau Jumat (29/4) hari ini.

Hasil pengecekan Ditlantas Polda Kalsel, kepadatan arus lalu lintas mulai terjadi di sejumlah ruas jalan. Khusus di jalan nasional lintas antar kabupaten/kota.

“Di jalan nasional lintas kabupaten mulai terjadi peningkatan,” ujar Dirlantas Polda Kalsel, Kombes Pol Maesa Soegriwo.

Kendati demikian, dari hasil pantauan di lapangan, kepadatan lalu lintas yang terjadi tak begitu parah, hingga menimbulkan kemacetan panjang.

“Di Kalsel tak seperti daerah jawa. Kemungkinan besar arus mudik akan berjalan lancar,” jelasnya.

Lantas apa solusinya untuk menghindari terjadinya kepadatan ini? Selain telah menyiapkan rekayasa lalu lintas, masyarakat diminta untuk tidak berangkat di waktu bersamaan.

Seperti diketahui, masyarakat cenderung memilih malam hari untuk berangkat mudik. Tujuan untuk menghindari cuaca panas saat siang.

Namun yang menjadi masalah, dikarenakan banyak memilih waktu yang sama, malah menjadi pemicu terjadinya kepadatan di jalan.

Soegriwo berharap, masyarakat bisa memahami kondisi tersebut. Sebab berkaca dari daerah lain kemacetan memang cenderung terjadi saat malam.

“Diharapkan memang tidak semuanya memilih mudik malam. Karena pengalaman di beberapa daerah lain, saat itu malah terjadi penumpukan kendaraan di titik-titik seperti di penyeberangan. Waktu pagi seperti setelah sahur juga bisa jadi alternatif,” imbuhnya.

Selain itu, dari hasil monitoring yang dilakukan, sejak 24 April lalu belum ada catatan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pemudik.

“Untuk laka lantas pemudik di wilayah kita Alhamdulillah belum ada laporan,” ucapnya.

Lebih jauh dijelaskan Soegriwo, Polda Kalsel juga telah mengefektifkan Operasi Ketupat Intan 2022 sejak kemarin, 28 April hingga 9 Mei mendatang.

Operasi yang digelar selama 12 hari itu bertujuan tidak lain untuk pengamanan saat lebaran. Dalam operasi tersebut menerjunkan 2.116 personel gabungan.

Mereka disebar di 23 pos pengamanan dan pelayanan di kabupaten kota. Rinciannya, Banjarmasin 3 Pos, Banjarbaru 2 Pos, Kabupaten Banjar 3 Pos, Kabupaten Tapin 2 Pos, Kabupaten Hulu Sungai Selatan 2 Pos, Kabupaten Hulu Sungai Tengah 4 Pos.

Kemudian, Kabupaten Balangan 1 Pos, Kabupaten Tabalong 1 Pos, Kabupaten Tanah Laut 1 Pos, Kabupaten Tanah Bumbu 1 Pos, Kabupaten Kotabaru 1 Pos, dan Kabupaten Barito Kuala 2 Pos.

Selain itu, juga disediakan 60 lokasi layanan kesehatan yang tersebar di masing-masing satuan wilayah.

Di Polresta Banjarmasin 8 lokasi, 5 di Polres Banjarbaru, 14 di Polres HSS, 20 di Polres HST, 12 di Polres Tabalong, 2 di Polres Tala, 2 di Polres Tanbu, 1 di Polres Kotabaru dan 4 di Polres Batola.

“Untuk setiap pos pengamanan dan pelayanan dipimpin satu perwira. Mereka bertugas mengatur arus lalu lintas dan pengamanan pra hingga pasca lebaran nanti,” beber Soegriwo.

Lebih lanjut, peningkatan aktivitas di terminal angkutan umum juga turut terjadi jelang lebaran ini.

“Kami bersama Dishub melakukan pengecekan, dari yang biasanya sehari berangkat 1 bus, sekarang sudah 3 atau 5 unit sehari,” jelasnya.

Dipastikan Soegriwo berbeda dengan lebaran sebelumnya, dimana di lebaran kali ini tak ada penyekatan di setiap perbatasan provinsi.

Dari survei yang mereka lakukan cukup banyak aktivitas mudik dari provinsi tetangga ,Kalteng dan Kaltim yang menuju ke Kalsel.

“Fungsi pos kesehatan juga menyediakan pelayanan vaksinasi. Di situ masyarakat yang belum vaksin bisa mendapatkan,” imbuhnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Menteri Tito

Hot Borneo

Pemkot Banjarmasin Gandeng Yusril, Wali Kota Banjarbaru Tak Gentar
3 Bocah SD

Hot Borneo

Menilik Alasan 3 Bocah SD HST Viral Naik Baskom ke Sekolah!
ambulance kotabaru

Hot Borneo

Bupati Kotabaru Serahkan Bantuan 2 Buah Ambulans untuk Desa di Perbatasan
Efek Ganda THR

Hot Borneo

Ekonom ULM: Waspadai Efek Ganda THR!

Hot Borneo

Oknum Polisi yang Terlibat Kasus Kayu Ilegal Ternyata Desersi
wahid

Hot Borneo

Maliki Blak-blakan Soal Alasan Tak Beri Maaf ke Wahid
UTBK SBMPTN

Hot Borneo

Cerita Gadis Asal Kandangan, Ikuti UTBK SBMPTN Demi Kuliah Psikologi
Tabalong

Hot Borneo

Kejari Tabalong Tetapkan Kades dan Kasi Kesra Desa Tamiyang Tersangka Dugaan Korupsi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com