Terbantahkan, Terdakwa Pastikan Mardani H Maming Tak Terima Dana Gratifikasi Izin Tambang Prediksi BPBD Terkait Ancaman Banjir Rob di Banjarmasin Kini Sejarah Hari Ini: Tragedi Kelam Jumat Kelabu Banjarmasin Keluh Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO Hari Ini, Pesisir Kalsel Dibayangi Hujan Berpetir

Ramadan Hari Ketiga di Banjarmasin, Kue Ipau Masih Paling Menggoda

- Apahabar.com     Selasa, 5 April 2022 - 18:12 WITA

Ramadan Hari Ketiga di Banjarmasin, Kue Ipau Masih Paling Menggoda

Seakan sudah menjadi ciri khas, penjualan kue ipau akan bergerak naik selama Ramadan. Foto: apahabar.com/Syaiful Riki

apahabar.com, BANJARMASIN – Memasuki hari ketiga Ramadan 1443 Hijriah di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (5/4), kue ipau masih paling menggoda untuk dijadikan menu berbuka puasa.

Buktinya salah satu warung penyedia ipau di Jalan Flamboyan, Banjarmasin Utara, selalu kebanjiran pembeli.

Dengan harga hanya Rp5 ribu per bungkus, kue Banjar bernuansa Timur Tengah itu selalu ludes terjual.

“Memproduksi 100 bungkus setiap hari, alhamdulillah selalu habis,” papar pengelola toko, Ash Siratussyafaah, kepada apahabar.com.

“Melihat situasi yang terus ramai, kemungkinan kami akan memproduksi ipau lebih,” imbuhnya.

Selain tersedia di toko, Ash Siratussyafaah juga menjual kue ipau secara online. Sama seperti pembeli luring, konsumen online pun lumayan banyak.

“Supaya tidak kehabisan, sebaliknya memesan dulu melalui nomor telepon yang sudah disediakan,” jelas Siratussyafaah.

Sedianya Siratussyafaah menjual ipau setiap hari di luar Ramadan. Namun jumlah pembeli tidak sebanyak selama bulan puasa.

“Adapun resep kue ipau ini merupakan buatan orang tua sendiri dan didapat secara turun-menurun,” tandas Siratussyafaah.

Ipau sendiri terdiri dari beberapa lapisan. Setiap lapisan ditambahkan isian seperti osengan daging ayam/daging sapi, kentang, wortel dan sayuran lain.

Adapun toping yang digunakan seperti bawang merah goreng, seledri dan suwiran daging ayam atau daging sapi.

Ipau juga dikenal dengan jenis kering dan basah. Hal yang membedakan hanya penggunaan siraman santan kepada ipau basah.

Namun pembuatan kue ipau cukup lama, karena dalam satu loyang terdiri beberapa lapisan. Belum memasak sayur yang bisa memakan waktu beberapa jam.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

ambulance kotabaru

Hot Borneo

Bupati Kotabaru Serahkan Bantuan 2 Buah Ambulans untuk Desa di Perbatasan

Hot Borneo

Niat Bikin Konten, Remaja ‘Pocong’ Berau Diamankan
Pemandu Wisata

Hot Borneo

Antar Peneliti Asing, Pemandu Wisata Tewas Mendadak di Hutan Balikpapan
apahabar.com

Hot Borneo

Digelar di Masjid Jami Banjarmasin, Simak Link Live Streaming Haul Guru Zuhdi ke-2
diabetes

Hot Borneo

Pengidap Hipertensi dan Diabetes di Balikpapan Meningkat Pasca-Lebaran, Ini Penyebabnya
DPRD HSU

Hot Borneo

Alasan 30 Anggota DPRD HSU Belum Lapor Harta Kekayaan ke KPK
Amuntai

Hot Borneo

Fantastis! Harga Mobil Hacker Amuntai Nyaris Rp1 M, Berikut Spesifikasinya
Pipa Bocor

Hot Borneo

Ada Perbaikan Pipa Bocor, Suplai Air Bersih di Banjarmasin Terganggu 6 Jam
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com