Pelunasan Bipih Ditutup, Puluhan Jemaah Cadangan Lengkapi Kuota Haji Kalsel 2022 Innalillahi, Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif Tutup Usia PT BKB Tanbu Laporkan Ormas KPK Tipikor Kalsel ke Polisi [ANALISIS] Judi ‘Gurak’, Ritual Adat atau Kepentingan Pribadi? Kebakaran Simpang Telawang, Korban Tetap Tinggal Saat Api Berkobar

Ramai Diserbu Warga, Titik Nol IKN Nusantara Bukan Objek Wisata

Titik Nol Geodesi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ramai diserbu pengunjung usai proses ritual penyatuan tanah dan air dari 34 provinsi.
- Apahabar.com     Senin, 4 April 2022 - 16:23 WITA

Ramai Diserbu Warga, Titik Nol IKN Nusantara Bukan Objek Wisata

Titik nol IKN Nusantara. Foto-net

apahabar.com, BALIKPAPAN – Pasca proses ritual penyatuan tanah dan air oleh 34 Provinsi di Indonesia, Titik Nol Geodesi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara mulai diserbu pengunjung.

Banyak yang penasaran melihat suasana di lokasi yang akan dibangun Istana Presiden hingga kanto pemerintahan.

Sekretaris Camat Sepaku, Adi Kustaman mengatakan meningkatnya kunjungan ke Titik Nol IKN Nusantara terjadi pasca Presiden RI Joko Widodo berkemah dan melakukan prosesi penyatuan tanah dan air.

Menurutnya banyak masyarakat merasa penasaran dan ingin melihat secara langsung tempat yang nantinya dibangun pusat pemerintahan itu.

“Nggak bisa dibendung, nggak bisa kita larang. Bayangkan kalau itu kita tutup atau larang, waduh rasanya agak kurang baik juga. Toh sejauh ini juga masih terkendali kok pengunjungnya,” katanya saat dihubungi pada Senin (4/4/2022).

Adi menegaskan, dibukanya akses menuju Titik Nol IKN Nusantara bagi masyarakat bukan untuk dijadikan objek wisata. Melainkan sebatas untuk memperkenalkan wilayah yang nantinya menjadi IKN.

Ini juga berdasarkan kebijakan yang telah disepakati oleh Kecamatan, PUPR dan dua desa terkait.

“Bukan dibuka tempat umum karena itu bukan tempat umum dan sekali lagi itu bukan tempat wisata. Itu hanya kebijakan dari Kecamatan, PUPR, dan dua desa terkait. Karena antusiasnya masyarakat pasca kunjungan Bapak Presiden RI berkemah dan bahkan melakukan prosesi penyatuan tanah dan air,” jelasnya.

Tingginya antusiasme pengunjung terlihat saat akhir pekan. Banyak dari kelompok masyarakat hingga keluarga yang datang hanya untuk berswafoto di Titik Nol IKN itu. Adi menyebut, angka pengunjung di akhir pekan tembus hingga 1.500 pengunjung.

“Diketahui kalau weekend itu sekitar 800 sampai 1.500 pengunjung, kecuali hari-hari biasa dibawah itu,” tuturnya.

Ditanya apakah untuk memasuki wilayah IKN dipungut biaya alias tiket masuk, Adi menegaskan bahwa tidak ada pungutan biaya apapun terhadap masyarakat. Pihaknya hanya meminta para pengunjung meninggalkan identitas serta nomor telpon untuk berjaga-jaga.

“Itu nggak bisa langsung masuk, pas di pos kita tanya tujuannya apa dan darimana. Nanti identitasnya ditinggalkan dan nomor telponnya juga. Supaya kalau ada barang yang ketinggalan kan ada nomor yang bisa dihubungi. Banyak tas ketinggalan, handphone ketinggalan, nah kalau mereka rombongan kan enak bisa kita minta nomor handphonenya,” pungkasnya.

Cerita Gadis IKN Nusantara Lulus Seleksi ULM Banjarmasin: Terinspirasi Pandemi

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

DPC PDI Perjuangan Tanah Laut

Hot Borneo

Momentum Kebangkitan Nasional, DPC PDI Perjuangan Tanah Laut Gelar Senam Sicita
cuaca kalsel

Hot Borneo

Cuaca Kalsel Hari Ini: Berawan hingga Hujan Ringan
Tenggelam

Hot Borneo

Sedang Dalam Pencarian, Seorang Remaja Tenggelam di Siring Kodim Marabahan

Hot Borneo

Misi Sosial di Balik Silaturahmi Perjaka Tanah Bumbu di Pagatan
Demokrat Tanah Bumbu

Hot Borneo

Pileg 2024, Demokrat Tanah Bumbu Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil
Pintu masuk Banjarbaru

Hot Borneo

Polemik Pemindahan Ibu Kota Kalsel, yang Menolak Ikut Gugat ke MK Bertambah
Tahanan Kabur

Hot Borneo

Polda Kalsel Ungkap Kronologi 4 Tahanan Kabur, Petugas Piket Diperiksa Bidpropam

Hot Borneo

Pelajar SD dan SMP Banjarmasin Diusulkan Terima Bantuan Program Indonesia Pintar, Total Anggaran Rp13 Miliar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com