Terbantahkan, Terdakwa Pastikan Mardani H Maming Tak Terima Dana Gratifikasi Izin Tambang Prediksi BPBD Terkait Ancaman Banjir Rob di Banjarmasin Kini Sejarah Hari Ini: Tragedi Kelam Jumat Kelabu Banjarmasin Keluh Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO Hari Ini, Pesisir Kalsel Dibayangi Hujan Berpetir

Ribuan Ton CPO Diamankan di Perairan Balikpapan, Diduga Akan Diselundupkan ke Luar Negeri

- Apahabar.com     Sabtu, 30 April 2022 - 21:33 WITA

Ribuan Ton CPO Diamankan di Perairan Balikpapan, Diduga Akan Diselundupkan ke Luar Negeri

Kapal TB NSS II Diamankan Lanal Balikpapan karena mengangkut CPO tanpa bisa menunjukkan surat izinnya.  Foto-Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Lanal Balikpapan mengamankan satu kapal Tug Boat (TB) NSS II dan tongkang Bumi Pama 1 yang membawa 4.100 ton Crude Palm Oil (CPO) di Perairan Teluk Balikpapan -Makassar, Jumat (29/4).

Penangkapan bermula saat KRI Mandau melakukan pemeriksaan terhadap kapal tersebut dalam menyikapi instruksi presiden terkait larangan ekspor CPO ke luar negeri.

Saat petugas menanyakan izin bongkar muat barang berhaya, termasuk beberapa dokumen lainnya, di situ petugas menemukan ribuan ton CPO yang diduga akan dikirim ke luar negeri.

“Ada beberapa bukti awal pelanggaran terkait dengan sertifikat bongkar barang berbahaya. Selain itu ada beberapa terkait hal pelayaran, radio yang tidak sesuai, dan ini cukup membahayakan pelayaran,” Kolonel Laut (P) Rasyid Al Hafiz dihadapan awak media pada Sabtu (30/4).

Rasyid mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan pendalaman terkait hal ini, belum diketahui pasti apakah CPO tersebut akan diselundupkan ke luar negeri atau tidak.

Namun, menurut pengakuan sementara dari nahkoda, kapal tersebut hanya mengirimkan CPO antar-kota saja.

“Masih kami dalami, belum bisa kami sampaikan sebab semua kemungkinan bisa saja. Tapi ini kami terus mendalami kasus ini,” ujarnya.

Rasyid mengatakan penyelundupan CPO menjadi atensi aparat berwajib termasuk TNI AL. Sebab modus penyelundupan CPO bisa melalui pengangkutan antar pulau.

“Karena sesuai yang kami terima dari komando atas, bahwa modus penyeludupan komoditi ekspor untuk CPO ini bisa penyeludupan langsung, bisa juga pegangkutan antar-pulau,” ungkapnya.

Sejauh ini tiga ABK, termasuk nahkoda kapal telah diamankan petugas untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Informasi dihimpun, CPO yang diangkut tersebut sejatinya memiliki surat rekomendasi kesehatan, bahkan perusahaan pemilik CPO yakni PT Sinar Mas Agro Resources and Technology memiliki dokumen lengkap usaha pengolahan sawit. Hanya saja surat jalan dan beberapa dokumen lain tak bisa ditunjukkan petugas kapal.

“Kita akan dalami baik dari sisi hukum, dari sisi operasional apakah TB NSS2 yang menarik tongkang Bumi Palma satu membawa muatan 4.100 ton CPO ini merupakan satu kesatuan yang legal atau tidak,” tandasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pelaku pembunuhan perempuan di RSJ Sambang Lihum

Hot Borneo

Terungkap! Motif dan Kronologis Pembunuhan Perempuan Muda yang Ditemukan Dekat RSJ Sambang Lihum
HIV/AIDS

Hot Borneo

Ssttt… Puluhan Napi Rutan Tanjung Mendadak Dites HIV-AIDS!

Hot Borneo

Hujan Intensitas Tinggi, Sejumlah Wilayah di Tanah Laut Terendam

Hot Borneo

Hubungkan Kalsel dan Kalteng, Jembatan Tabukan-Dadahup Lampaui Ongkos Pembangunan Jembatan Alalak
mudik

Hot Borneo

Takut Kehabisan Tiket, Penumpang di Pelabuhan Banjarmasin Pilih Mudik Lebih Awal

Hot Borneo

Warga Pusing, Baru Sehari Surut, Hari Ini Martapura Banjir Lagi
perbaikan pipa

Hot Borneo

Segera Tampung Air Bersih, Besok PDAM Bandarmasih Perbaikan Pipa di Jalan Pramuka
Terseret Arus Kukar

Hot Borneo

Tolong Korban Tenggelam, Remaja di Kukar Malah Hilang Terseret Arus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com