Terbantahkan, Terdakwa Pastikan Mardani H Maming Tak Terima Dana Gratifikasi Izin Tambang Prediksi BPBD Terkait Ancaman Banjir Rob di Banjarmasin Kini Sejarah Hari Ini: Tragedi Kelam Jumat Kelabu Banjarmasin Keluh Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO Hari Ini, Pesisir Kalsel Dibayangi Hujan Berpetir

Rudal Starstreak Inggris Tembak Helikopter Rusia Hingga Terbelah

Inggris adalah salah satu negara yang getol memberi bantuan persenjataan untuk Ukraina, salah satu yang terbaru adalah rudal Starstreak.
- Apahabar.com     Minggu, 3 April 2022 - 19:49 WITA

Rudal Starstreak Inggris Tembak Helikopter Rusia Hingga Terbelah

Rudal Starstreak. Foto-Thales

apahabar.com, JAKARTA – Inggris adalah salah satu negara yang getol memberi bantuan persenjataan untuk Ukraina, salah satu yang terbaru adalah rudal Starstreak.

Salah satu misil buatan Inggris yang teknologinya canggih ini dikabarkan telah beraksi dengan menembak jatuh helikopter Rusia.

Seperti dikutip detikINET dari Metro, viral video helikopter Rusia yang diduga jenisnya Mi-28N itu tampak terbelah dua dan jatuh setelah ditembak rudal Starstreak di kawasan Luhanks.

Sumber dari Kementerian Pertahahanan Ukraina dan media setempat telah membenarkan bahwa jatuhnya helikopter Rusia itu adalah akibat tembakan Starstreak yang dioperasikan tentara Ukraina

Starstreak adalah buatan perusahaan Inggris, Thales Air Defence. Dikenal pula dengan nama Starstreak HVM (High Velocity Missile), rudal ini berakselerasi lebih dari Mach4 begitu ditembakkan, membuatnya menjadi misil permukaan ke udara jarak dekat yang paling cepat di dunia.

Dipandu dengan laser, Starstreak dapat mengincar sasaran dengan presisi dan susah diantisipasi. Pengoperasiannya cukup sulit dan tentara yang menanganinya harus cukup lama mendapatkan pelatihan.

Senjata ini didesain untuk pertahanan udara jarak dekat. Starstreak bisa ditembakkan dari launcher di permukaan untuk menembak jet tempur ataupun helikopter sampai jarak 7 kilometer.

Akan tetapi tampaknya tentara Ukraina sudah mampu mengoperasikannya dengan cukup baik. Inggris mengaku telah memberikan pelatihan. “Salah satu tantangan terbesar adalah semakin canggih sistem suatu senjata, semakin banyak latihan yang harus dilakukan untuk memakainya,” kata Menteri Pertahanan Inggris, Ben Wallace.

Selain Starstreak, Inggris juga sudah memberikan ribuan rudal anti tank dan senjata lainnya untuk Ukraina. Bantuan itu disebut cukup membantu untuk melawan invasi Rusia.

Menanggapi kejadian penembakan rudal ke helikopternya ini, pihak Rusia tidak terima.

“Mereka memperuncing situasi, membuatnya lebih berdarah-darah. Sepertinya, senjata itu memang baru dan presisi tinggi. Secara alami, tentara kami akan melihatnya sebagai target jika suplainya memasuki perbatasan Ukraina,” ucap Andrey Kelin, Dubes Rusia untuk Inggris.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Wn Korea Balikpapan

News

Dianiaya-Dilarang Bekerja, Cerita Pekerja Balikpapan Korban Penganiayaan WN Korsel Dianggap Berlebihan
Solar

News

Tak Langka, Ini Penyebab Antrean Solar di SPBU

News

Pabrik Minyak Goreng Haji Isam Mulai Beroperasi Pertengahan Tahun Ini
Sidang Isbat

News

Sore Ini, Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 1443 Hijriah
Menag Yaqut

News

Aliansi Islam Geruduk Kemenag Kalsel: Copot Menag Yaqut hingga Revisi Aturan Pengeras Suara
Mahkamah Konstitusi

News

Kabar dari MK: Gugatan Ambang Batas Capres 20 Persen Berguguran!
Pasar Tabalong

News

Harga Daging Ayam di Pasar Tanjung Tabalong Naik Terus, Cabe-Bawang Turun
Sawit

News

Kemenkeu Bicara Dampak Larangan Ekspor CPO
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com