Kandas di Piala Presiden, Barito Putera Langsung Fokus ke Liga 1 Persiba Balikpapan Gasak PSIM Yogyakarta 2-0 Tarif Air Bersih Naik, Dewan Kotabaru Minta Pelayanan PDAM Ikut Membaik Indomaret Izin Masuk Barabai Bukan Pepesan Kosong Gaji ke-13 Sudah Cair Rp 8 Triliun, ASN Banjarmasin Sabar Dulu…

Rusia Serang Pabrik Rudal Ukraina Usai kapal Perangnya Tenggelam

- Apahabar.com     Jumat, 15 April 2022 - 23:14 WITA

Rusia Serang Pabrik Rudal Ukraina Usai kapal Perangnya Tenggelam

Kapal Induk Rusia SebelumTenggelam di Laut Hitam. Foto-Net.

apahabar.com, JAKARTA – Usai kapal perangnya ditenggelamkan serangan rudal Ukraina, Rusia balik menyerang pabrik rudal di Kyiv.

Penyerangan itu membuat bengkel dan gedung administrasi di pabrik Vizar yang terletak di dekat bandara internasional Zhuliany Kyiv rusak parah.

Rusia mengumumkan akan menggunakan rudal jarak jauh untuk menghantam pabrik yang diduga memproduksi rudal Neptunus.

“Ada lima tembakan. Karyawan saya berada di kantor dan terlempar karena ledakan itu,” Andrei Sizov, seorang pemilik bengkel kayu berusia 47 tahun, dilansir CNN Indonesia yang mengutip AFP.

Andrei Sizov mengatakan serangan itu diduga wujud balas dendam Rusia atas kapal perang Moskow.

Selama ini, kapal perang Rusia telah memimpin angkatan lautnya dalam konflik yang terjadi selama 7 pekan ini.

Sebelumnya, Kementerian pertahanan Rusia mengatakan ledakan yang terjadi di kapal itu akibat amunisi yang meledak dan kerusakan yang diakibatkannya telah menyebabkan kapal “kehilangan keseimbangan” saat sedang ditarik ke pelabuhan.

Di Washington, juru bicara Pentagon John Kirby mengatakan bahwa dia tidak dapat memverifikasi versi mana pun, tetapi menekankan bahwa tenggelamnya Moskva merupakan “pukulan besar” bagi armada Rusia.

Di sisi lain, juru bicara militer, Odessa Sergey Bratchuk dari Ukraina justru mengatakan kapal itu telah dihantam oleh rudal Neptune dari pihak mereka.

Ukraina memang terus melakukan perlawanan terhadap Rusia. Apalagi Amerika juga telah meluncurkan paket bantuan militer ke negara itu untuk membantu Ukraina mengusir Rusia di timur, dari howitzer hingga pengangkut personel lapis baja dan helikopter.

Adapun Rusia pada Kamis kemarin menuduh Ukraina mengirimkan helikopter untuk mengebom desa di wilayah Bryanks Rusia, tidak jauh dari perbatasan Ukraina, melukai setidaknya 8 warga sipil.

Di hari yang sama, kepala wilayah Belgorod Rusia mengatakan sebuah desa yang berada di perbatasan ditembaki oleh Ukraina. Penduduk dari desa ini dan desa terdekat telah dievakuasi sebagai tindakan pencegahan.

Namun, Kyiv membantah serangan helikopter itu, sebaliknya Ukraina justru menuduh Rusia melakukan insiden tersebut untuk membangkitkan histeria anti-Ukraina di negara tersebut.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Selingkuh

News

Main Serong, Sederet Sanksi Berat Menanti Oknum Polisi Tala   
apahabar.com

News

Pentingnya Kurma dan Air, 5 Tips Sahur Agar Tak Dehidrasi Selama Puasa
Pasar Wadai Ramadan

News

‘Lampu Hijau’ Pasar Ramadan di Banjarmasin, dari Taman Kamboja hingga Banua Anyar
Jokowi

News

Berharap Bisa Buka Pintu Dialog, PDIP Dukung Jokowi Undang Putin di G20

News

Operasi Antik Intan 2022 di Banjarmasin: Puluhan Bandar Baru Ditangkap, Barbuk Hampir 1 Kilogram
Ilustrasi kecelakaan. Foto-net

News

Detail Tabrakan Maut Perawat di Pelaihari, Petaka Gagal Mendahului
minyak goreng

News

Beli Minyak Goreng Rp 14 Ribu Syarat Belanja Rp 100 Ribu, Ketua KNPI Banjar Angkat Suara
Densus

News

Densus 88 Usut Bahan Peledak-Senpi di Asia Afrika Bandung
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com