Prediksi BPBD Terkait Ancaman Banjir Rob di Banjarmasin Kini Sejarah Hari Ini: Tragedi Kelam Jumat Kelabu Banjarmasin Keluh Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO Hari Ini, Pesisir Kalsel Dibayangi Hujan Berpetir Shin Tae-yong Puji Semangat Juang Garuda Muda Tumbangkan Malaysia

Siap-Siap! Besok Siaran TV Analog Dimatikan

- Apahabar.com     Jumat, 29 April 2022 - 11:09 WITA

Siap-Siap! Besok Siaran TV Analog Dimatikan

Set Top Box gratis TV digital disalurkan. Foto-Ilustrasi/detikcom

apahabar.com, BANJARMASIN – Siaran televisi (TV) analog akan dihentikan seiring pelaksanaan program analog switch off (ASO) pada Sabtu (30/4) besok.

Terkait hal ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika mengimbau masyarakat untuk segera beralih ke siaran TV digital, karena saat siaran TV analog berhenti, sistem siaran televisi beralih ke sistem penyiaran digital.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Kominfo, Ismail menyatakan infrastruktur multipleksing dan siaran digital sudah ada di 56 wilayah Layanan Siaran yang mencakup 166 kabupaten dan kota sebagai lokasi implementasi tahap pertama.

“Di seluruh daerah yang telah dijadwalkan ASO tahap pertama, saat ini sudah terdapat siaran digital dan infrastruktur multipleksing yang dibutuhkan bagi setiap Lembaga Penyiaran untuk melakukan peralihan dari analog ke digital telah siap untuk mendukung ASO pada 30 April 2022 mendatang,” ucap Ismail dilansir CNBC Indonesia.

Sekadar informasi, siaran TV digital bukan streaming internet serta bukan pula televisi berlangganan yang menggunakan satelit atau kabel.

Gambar dan suara yang dihasilkan pun lebih jernih serta tidak akan terganggu sinyal meski cuaca menghantui.

Jika hendak beralih ke TV digital, ada beberapa hal yang dapat dilakukan:

Pertama, lakukan scanning ulang program siaran. Pesawat televisi yang sudah memiliki tuner standar DVBT2 di dalamnya otomatis dapat menangkap dan menayangkan program-program siaran TV Digital.

Tapi saat sudah melakukan pindai (scanning) ulang program, dan siaran yang ada di televisi masih sama dengan sebelumnya, berarti pesawat televisi masih analog.

Siaran TV digital memiliki gambar yang benar-benar bersih dan suaranya yang canggih sehingga bila gambarnya masih sama dengan sebelumnya, bisa dipastikan siaran TV digital belum tertangkap.

Pesawat TV analog memerlukan alat tambahan bernama Set Top Box (STB) DVBT2 agar bisa menangkap sinyal TV Digital.

Setelah STB dirangkaikan dengan televisi lama atau tabung, siaran TV digital akan tertangkap di pesawat televisi.

Pastikan saat membeli STB atau pesawat televisi digital, ada keterangan produk telah tersertifikasi Kementerian Kominfo.

Tanda sertifikasi memberikan jaminan kesesuaian teknologi, spesifikasi teknis dan keamanannya.

Bila teknologi atau spesifikasi teknisnya berbeda, perangkat tersebut belum tentu bisa menangkap siaran TV Digital di Indonesia secara optimal.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pembunuh Pengamen

News

Sosok Pembunuh Brutal Pengamen Pasar Antasari Bukan Pemain Baru
Balangan

News

Sekelumit Sejarah Berdirinya Kabupaten Balangan
Pembangunan

News

Kawasan Tanjung Green City di Tabalong Dibangun, Dimulai Jalan dan Jembatan

News

Waduh! Belasan Miliar Dana Investasi Bodong Mengalir ke Klub Liga 1
Cuaca Kalsel

News

Cuaca Hari Ini: Pesisir-Hulu Sungai Kalsel Hujan
WNI di Ukraina

News

24 Orang Masih Bertahan, 99 WNI Telah Dievakuasi Keluar Ukraina
Menag

News

Menag Tekankan Pentingnya Moderasi Beragama dalam Silaturahmi Tokoh Agama di Kalsel
Kominfo-UGM

News

Siap-siap, Kominfo Buka Beasiswa S2 untuk Umum dan PNS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com