Pelunasan Bipih Ditutup, Puluhan Jemaah Cadangan Lengkapi Kuota Haji Kalsel 2022 Innalillahi, Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif Tutup Usia PT BKB Tanbu Laporkan Ormas KPK Tipikor Kalsel ke Polisi [ANALISIS] Judi ‘Gurak’, Ritual Adat atau Kepentingan Pribadi? Kebakaran Simpang Telawang, Korban Tetap Tinggal Saat Api Berkobar

Sikapi Pengeroyokan Ade Armando, Warganet Masih Terbelah

Opini warganet masih terpecah menyikapi aksi pengeroyokan yang dialami Ade Armando, Senin (11/4).
- Apahabar.com     Kamis, 14 April 2022 - 23:27 WITA

Sikapi Pengeroyokan Ade Armando, Warganet Masih Terbelah

Sikapi Pengeroyokan Ade Armando, Warganet Masih Terbelah. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Opini warganet masih terpecah menyikapi aksi pengeroyokan yang dialami Ade Armando, Senin (11/4).

Pegiat media sosial yang juga Ketua Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS) itu mengalami pengeroyokan oleh sejumlah orang di tengah demontrasi di depan Gedung DPR.

Kejadian tersebut lantas memantik berbagai komentar. Sebagian di antaranya bernada kontra, sedangkan komentar lain menunjukkan pro kepada pengeroyokan.

Mengutip dari CNNIndonesia.com, Kamis (14/04). Kicauan yang menuliskan nama Ade Armando kerap mengeluarkan komentar kontrovesial, termasuk klaim ketiadaan ayat tentang salat lima waktu, telah mencapai 48,3 ribu.

“Perasaan muslim terhadap ocehan ade armando lebih sakit daripada BONYOK yang dirasakan ade armando,” tulis akun @suleizdn.

“Ade armando, mulutnya adalah fabrikasi kontroversi. Dia menanam apa yang dia tuai, pengadilan jalanan,” tambah akun lain bernama @Hideriots72.

Di sisi lain, akun @MarinahAdel tidak membenarkan tindak kekerasan terhadap Ade Armando, meski kerap menyampaikan ujaran yang mendiskreditkan Islam.

“AA emng salah sering berkata kasar & menjatuhkan islam, pasti ada aja yang kesal muak dengan kata-kata dia,” tulis akun @MarinahAdel.

“Tapi bagi klian yang menggeroyok di bulan puasa yang suci & kalian yang ikut-ikutan brsyukur atas prbuatan itu, Dimana kalian menghargai bulan penuh suci ini?” kicaunya. Jika seperti ini, jatuhnya kalian juga sama aja salah,” lanjutnya.

Sementara pemilik akun @hikmatdarmawan menyatakan kasus pengeroyokan Ade Armando tak bisa diabaikan demi tetap menyuarakan tuntutan mahasiswa dalam demo penolakan penundaan pemilu 2024.

“Kita tak bisa mengecil2-kan atau meremehkan kasus pengeroyokan AA, sebab ini terkait isu mendasar: apakah kita mampu menciptakan ruang aman bersama untuk kita bisa bebas berekspresi,” urai @hikmatdarmawan.

“Isu presiden 3 periode itu kamar lain, dan tidak harus dianggap saling kanibal/saling meniadakan,” tambah pengamat budaya pop ini.

Sebelumnya pendiri Drone Emprit dan Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi, menyebut peta percakapan warganet memperlihatkan keterbelahan yang frontal.

Pihak yang mendukung Ade mengutuk pengeroyokan tersebut, dan meminta pihak berwenang menangkap pelaku. Mereka juga menuding kelompok kadrun sebagai pelaku pengeroyokan.

Sementara pihak yang kontra senang dengan pengeroyokan terhadap Ade sambil menyindir ragam komentar kontroversial.

“Substansi tuntutan mahasiswa dalam demo akhirnya tertutupi oleh pro dan kontra pendukung AA dan kontra AA,” beber Ismail.

Sedangkan sosiolog Universitas Nasional (Unas), Sigit Rochadi, menyebut kasus Ade Armando mencerminkan polarisasi atau keterbelahan yang masih terpelihara di masyarakat.

“Memang benar kalau dikatakan bahwa Ade Armando adalah salah satu korban dari polarisasi politik. Polarisasi ini tidak berhenti sampai 2024,” tandas Sigit.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

News

Dipecat dari IDI, Begini Respons dr Terawan
Rupiah Menguat

News

Volatilitas Pasar Mereda, Rupiah Pagi Rabu Menguat
Polres Tabalong

News

Operasi Intan 2022 Tabalong, Pengendara Diwanti-wanti Prokes
Unlawfull Kiling

News

Hakim Vonis Bebas 2 Polisi Terdakwa Unlawful Kiling Laskar FPI
Bandara

News

Pergerakan Penumpang Bandara Terus Meningkat Jelang Lebaran

News

Punya Segudang Ponpes, Kalsel Perlu Wirausaha Santri

News

Menuju Pilkada Kalsel 2024, Siapa yang Pantas?
Bank

News

Lampu Kuning Teller & CS, Bank Bakal PHK Besar-besaran?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com