Prediksi BPBD Terkait Ancaman Banjir Rob di Banjarmasin Kini Sejarah Hari Ini: Tragedi Kelam Jumat Kelabu Banjarmasin Keluh Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO Hari Ini, Pesisir Kalsel Dibayangi Hujan Berpetir Shin Tae-yong Puji Semangat Juang Garuda Muda Tumbangkan Malaysia

Skandal ‘Ratu’ Arisan Bodong Tegalrejo Kotabaru, Tiga Saksi Diperiksa

Penyelidikan skandal arisan bodong di Desa Tegalrejo Kotabaru terus digeber kepolisian.
- Apahabar.com     Jumat, 1 April 2022 - 18:57 WITA

Skandal ‘Ratu’ Arisan Bodong Tegalrejo Kotabaru, Tiga Saksi Diperiksa

Tersangka IAA masih mendekam di sel tahanan Polsek Kelumpang Hilir Kotabaru. Foto: Nur Alam untuk apahabar.com

apahabar.com, KOTABARU – Jajaran Polsek Kelumpang Hilir terus menggeber penyelidikan kasus arisan fiktif yang didalangi seorang pemudi berinisial IAA (28). Teranyar, tiga saksi dimintai keterangan.

“Ada tiga orang saksi yang telah kami mintai keterangan ihwal perkara arisan fiktif itu,” ujar Kapolsek Kelumpang Hilir, AKP Nur Alam, dikontak apahabar.com, Jumat (1/4) sore.

Pemeriksaan ketiga saksi guna mengorek adanya keterlibatan pihak lain. Termasuk menghimpun total kerugian para korban.

Kepada polisi, pelaku sebelumnya mengaku memiliki sebanyak 50 peserta arisan. Praktik bodong ini telah berlangsung selama setahun belakangan.

IAA sendiri diamankan polisi saat berada di Desa Pelajau Baru Blok D, Kecamatan Kelumpang Hilir, 28 Februari 2022.

Penangkapan dilakukan di hari yang sama polisi menerima laporan YH, 47 tahun, warga Desa Tegalrejo, Kelumpang Hilir.

Sabtu 26 Maret 2022, IAA menawarkan jual beli arisan kepada korban dengan iming-iming untung besar.

Saat itu, korban tergiur dengan tawaran pelaku, dan mulai bertransaksi menggunakan uang tunai.

Korban juga melakukan transaksi via transfer secara berkala melalui Bank BRI atas nama pelaku.

Selanjutnya, korban mulai curiga lantaran nomor Hp IAA tidak aktif.

Sementara, total uang yang sudah masuk ke pelaku telah mencapai Rp136 juta.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti sebanyak 13 lembar bukti transfer.

Akibat ulah nekatnya, IAA dikenakan pasal 378 KUHP. Ancaman pidana paling lama empat tahun penjara.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Guru Ilham Humaidi

Hot Borneo

Sebut Korban Alfamart Ambruk Meninggal Dunia di Waktu Istimewa, Guru Ilham Humaidi: Syahid!
Praktisi IT Kalsel Ichal

Hot Borneo

Simak, Praktisi IT Kalsel Bicara Kasus Pemuda Amuntai Ditangkap FBI dan Interpol
IKN

Hot Borneo

Ada Sayembara Gedung IKN Hadiahnya Rp 3,4 M, Minat Ikutan?
Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Moch Rifa'i

Hot Borneo

Penggerebekan Maut di Banjar, Dua Anggota Polres Banjarbaru Diperiksa

Hot Borneo

Pererat Silaturrahmi Antar Etnis, FPK Kalsel Gelar Buka Puasa Bersama

Hot Borneo

Ditahan di Banjarbaru, Hacker dari Amuntai Diancam Hukuman 10 Tahun

Hot Borneo

Bupati HSS Terbitkan SE Ramadan 1443 H, Nekat Melanggar Bakal Disanksi Berat

Hot Borneo

Mapolsek Martapura Timur Terendam Banjir, Tiga Tahanan Dititipkan ke Polres Banjar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com