Pelunasan Bipih Ditutup, Puluhan Jemaah Cadangan Lengkapi Kuota Haji Kalsel 2022 Innalillahi, Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif Tutup Usia PT BKB Tanbu Laporkan Ormas KPK Tipikor Kalsel ke Polisi [ANALISIS] Judi ‘Gurak’, Ritual Adat atau Kepentingan Pribadi? Kebakaran Simpang Telawang, Korban Tetap Tinggal Saat Api Berkobar

Skema Mudik Lebaran 2022 di Kalsel, Perbatasan Dijaga-Dosis 1 Wajib PCR

Arus mudik di Kalsel mungkin sedikit berbeda dibanding daerah Jawa.
- Apahabar.com     Sabtu, 16 April 2022 - 07:30 WITA

Skema Mudik Lebaran 2022 di Kalsel, Perbatasan Dijaga-Dosis 1 Wajib PCR

Pemerintah memperkirakan sebanyak 12 persen pemudik lebaran 2022 menggunakan fasilitas transportasi udara. Foto Bandara Syamsudin Noor: apahabar.com/Riki

apahabar.com, BANJARMASIN – Lebaran sebentar lagi. Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Selatan sudah merancang sederet skema mudik.

Pertama, pos jaga di sejumlah titik perbatasan hingga terminal keberangkatan, baik jalur darat, laut, dan udara akan kembali diaktifkan.

“Posko dibuka selama dua pekan, H-7 dan H+7 lebaran,” kata Sekretaris Dishub Kalsel, Mirhansyah dihubungi apahabar.com, Sabtu (16/4).

Kemudian, Dishub juga sudah melakukan ram check. Atau, inspeksi keselamatan kendaraan umum di terminal keberangkatan hingga perusahaan otobus (PO) di Kalsel.

Ram check dilakukan guna memastikan kelaikan kondisi kendaraan yang akan digunakan oleh masyarakat saat arus mudik lebaran.

Kementerian Perhubungan memperkirakan jumlah pemudik di tingkat nasional pada lebaran tahun ini mencapai 79 juta orang.

Sebanyak 60 persen pemudik akan menggunakan mobil pribadi, kendaraan roda dua dan angkutan bus, serta 12 persen melalui transportasi udara.

Pemerintah membolehkan warga mudik lebaran 2022. Namun ada sejumlah aturan yang wajib dipatuhi. apahabar.com/Riki

Kendati begitu, menurut Mirhansyah, arus mudik di Kalsel mungkin sedikit berbeda dibanding daerah Jawa.

“Yang diperkirakan cukup meningkat selama arus mudik nanti adalah jalur laut,” ujarnya.

Ia memperkirakan peningkatan mobilitas kendaraan dan arus mudik lebaran baru akan terlihat di pekan ketiga Ramadan.

“Sejauh ini kelihatannya masih normal,” terang Mirhansyah.

Seperti diketahui, pemerintah kembali membolehkan warga mudik lebaran 2022. Namun dengan sejumlah persyaratan, setelah dua tahun dilarang.

Sesuai Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 nomor 16 tahun 2022, warga yang hendak mudik cukup menunjukkan bukti sudah vaksin booster alias dosis 3.

Sementara pelaku perjalanan yang baru menerima dosis kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen. Yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1×24 jam. Atau, hasil negatif tes RT-PCR. Yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3×24 jam sebelum keberangkatan.

Sedangkan pelaku perjalanan yang baru dosis pertama, tidak diberikan opsi rapid test antigen. “Dosis 1 wajib PCR,” tegasnya.

Menariknya, warga juga tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan baik moda transportasi umum darat, kereta api, laut, sungai, danau, penyeberangan, dan udara.

“Tidak diperkenankan untuk makan dan minum sepanjang perjalanan penerbangan bagi perjalanan yang kurang dari 2 jam,” demikian bunyi pasal F ayat 2 (f).

Terkecuali bagi individu yang wajib mengonsumsi obat dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut. Surat Edaran yang berlaku mulai 2 April 2022 tersebut.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Bobol Toko Ponsel di Tabalong, Sopir dari Banjarmasin Diciduk Polisi
Jalan Nasional di Balangan longsor

Hot Borneo

Jalan Rusak Melulu, Revisi Perda Nomor 3/2012 atau Bangun Tol Tanjung-Banjarmasin
Polres HSS

Hot Borneo

Polres HSS Ungkap Belasan Kasus Narkotika hingga Curanmor
Sapi

Hot Borneo

Penyebaran PMK & Pengetatan Masuk Ternak Luar Daerah, Harga Sapi di Tapin Melonjak
Evakuasi bocah tenggelam tapin

Hot Borneo

Breaking News! Akhirnya, Bocah Tenggelam di Tapin Ditemukan
Cuaca Kalsel

Hot Borneo

Cuaca Kalsel Hari Ini, Waspada Hujan Disertai Angin Kencang Mengancam
Paripurna DPRD Banjar

Hot Borneo

Paripurna DPRD Banjar Gaduh Lagi, Rofiqi Polisikan Dugaan Paraf Palsu

Hot Borneo

Dikira Tidur, Seorang Kakek di Banjarmasin Barat Didapati Tak Bernyawa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com