Demam Skuter Listrik, Di Banjarmasin Rp35 Ribu Free Foto Siap-siap, Kominfo Buka Beasiswa S2 untuk Umum dan PNS Bus Peziarah Tabrak 3 Rumah di Ciamis, Penumpang Berlompatan Cuaca Kalsel Hari Ini: Hujan Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Ehemm, H Sondani Jatuh Hati pada Pandangan Pertama

Tim Pengacara Hacker Amuntai Makin Yakin Kliennya Tak Bersalah

Tim Pengacara dari Posbakumadin Banjarbaru semakin yakin kliennya si Hacker Amuntai berinisial RNS tak bersalah.
- Apahabar.com     Minggu, 17 April 2022 - 16:58 WITA

Tim Pengacara Hacker Amuntai Makin Yakin Kliennya Tak Bersalah

Tim Pengacara dari Posbakumadin Banjarbaru saat mengunjungi RNS di Lapas Banjarbaru. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Proses persidangan Hacker Amuntai, RNS (22) masih bergulir di Pengadilan Negeri Banjarbaru. Tim Pengacara dari Posbakumadin Banjarbaru semakin yakin kliennya tak bersalah.

Pasalnya, beberapa kali persidangan pemeriksaan saksi-saksi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) ditunda. Alasannya karena saksi tidak hadir.

Hingga Kamis (14/4) lalu, total sudah 4 kali penundaan persidangan.

Selain ketidakhadiran beberapa saksi, menurut tim pengacara, keterangan dari sejumlah saksi yang telah dihadirkan juga tidak kuat.

Semisal salah satu saksi berinisial MRA, yang dihadirkan melalui video call karena sedang berada di Pangkalan Bun. MRA mengatakan akun Paypalnya dibobol tiga kali pada 2020 dengan total kerugian Rp400 ribu.

Transaksi itu digunakan untuk pembayaran game online, namun ia baru mengetahui itu saat didatangi penyidik pada Oktober 2021. Ditambah lagi, kesaksian MRA tidak masuk dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

“Sedangkan RNS sudah berhenti menggunakan programnya pada akhir 2019, jadi dia tidak mengakui atas kesaksian itu,” terang tim pengacara kepada apahabar.com, Minggu (17/4).

Tak menerima pernyataan saksi MRA, tim pengacara mengatakan, RNS meminta untuk bertemu di Lapas Banjarbaru seusai sidang itu.

Dijelaskannya kepada tim pengacara, bahwa pada saat sidang berlangsung secara online melalui video call, jaringan atau sinyal tidak lancar sehingga dirinya tidak begitu jelas mengikuti jalannya sidang.

Namun ditegaskan RNS, bahwa dirinya berhenti menggunakan program pada akhir 2019, sehingga oknum yang melakukan pembobolan jelas bukan dirinya.

Tak berhenti disitu, RNS juga menekankan bahwa ia hanya pembuat dan penjual program. Bukan yang melakukan peretasan.

Seperti diketahui, meski RNS berhenti menggunakan program ciptaannya, namun program tersebut masih aktif dan digunakan oleh orang lain.

“Kami sangat optimis sekali, kalau bisa jangan lah kreativitas anak bangsa ini dibelenggu. Kita masih menganut asas praduga tak bersalah,” cetus tim pengacara.

Sementara itu, tim pengacara menerangkan bahwa MRA tak begitu paham Paypal saat ditanya terkait notifikasi email di persidangan.

Karena menurut salah satu tim pengacara, yang juga pengguna aktif Paypal hingga sekarang, mengerti detail penggunaannya.

“Saksi tidak paham. Sedangkan Paypal tidak bisa digunakan tanpa persetujuan melalui email. Karena itu hubungannya ke email, jadi tidak serta merta langsung dicuri, ada notifikasinya,” jelasnya.

Tim pengacara meyakini kliennya tidak bersalah, karena hanya menciptakan dan tidak memiliki hak paten.

“Tentang siapa yang melakukan kejahatan itu orang lain, dia hanya menciptakan dan dia jual, dia tidak mengerti karena usianya masih muda,” tuntasnya.

Adapun tim pengacara dari Posbakumadin Banjarbaru yang mendampingi RNS ialah Edi Gutomo, Henrika Radixa F, Ahmad Humaidi, Mesrani Armansyah, Triana Astuti, Rahmadi dan Prianjar Basuki. Mereka ditunjuk oleh PN Banjarbaru sebagai penasihat hukum dari negera.

Terbongkar, Sosok Misterius Penerus Hacker Amuntai

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

sopir truk kapuas

Hot Borneo

Sopir Truk Ditemukan Sudah Tak Bernyawa di Jalan Lintas Sei Hanyo-Kuala Kurun Kapuas
Sekda Banjar

Hot Borneo

Siap-siap, Tarif Air Minum PTAM Intan Banjar Bakal Naik 20 Persen
Cuaca Kalsel

Hot Borneo

Kalsel Hujan Lagi Hari Ini
Pemerkosaan eks polisi

Hot Borneo

Berobat Mandiri, Korban Pemerkosaan Eks Polisi Banjarmasin Layangkan Gugatan Perdata!

Hot Borneo

Breaking! City Car Tercebur di Depan Hotel Aston Gambut, 2 Penumpang Luka Parah
Polresta Banjarmasin

Hot Borneo

Polresta Banjarmasin Musnahkan 1,9 Kg Sabu dan 28 Ekstasi
Solar

Hot Borneo

Solar Subsidi untuk Nelayan Diselewengkan, Pelaku Mengaku Diberi Surat Kuasa
Kebakaran Kapuas

Hot Borneo

UPDATE Kebakaran Pujon Kapuas: 7 Kios Hangus Dilahap Api
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com