Pelunasan Bipih Ditutup, Puluhan Jemaah Cadangan Lengkapi Kuota Haji Kalsel 2022 Innalillahi, Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif Tutup Usia PT BKB Tanbu Laporkan Ormas KPK Tipikor Kalsel ke Polisi [ANALISIS] Judi ‘Gurak’, Ritual Adat atau Kepentingan Pribadi? Kebakaran Simpang Telawang, Korban Tetap Tinggal Saat Api Berkobar

Timbun 300 Liter, Aksi Dua Pengetap Solar Subsidi di Kukar Dibongkar

Polres Kutai Kartanegara berhasil meringkus dua orang tersangka yang melakukan pengetapan solar subsidi di SPBU.
- Apahabar.com     Sabtu, 2 April 2022 - 14:59 WITA

Timbun 300 Liter, Aksi Dua Pengetap Solar Subsidi di Kukar Dibongkar

Polres Kutai Kartanegara berhasil meringkus dua orang tersangka yang melakukan pengetapan solar subsidi di SPBU. Foto-Istimewa

apahabar.com, KUKAR – Polres Kutai Kartanegara berhasil meringkus dua orang tersangka yang melakukan pengetapan solar subsidi di SPBU.

Dua orang tersebut berinisial SB (48) dan MF (28) yang kedapatan mengetap solar subsidi dengan modus tangki truk dimodifikasi.

Pengungkapan ini bermula dari keluhan masyarakat yang sulit mendapatkan solar subsidi di SPBU. Sehingga kuat dugaan adanya tindak pengetapan oleh oknum sopir truk yang mengisi dengan cara nakal. Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mendapati truk yang mengisi dengan memodifikasi tangki truknya.

Dari hasil pemeriksaan petugas, didapati sekitar 300 liter solar berhasil diamankan sebagai barang bukti.

“Dari tangan kedua pelaku, kami mengamankan dua unit dump truk warna kuning, serta solar subsidi 300 liter, 2 drum kosong, 3 buah corong minyak dan 1 gayung,” kata Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Gandha Syah Hidayat saat press rilis di Mapolres Kukar pada Sabtu (2/4).

Solar subsidi tersebut dibeli oleh kedua pelaku dari dua SPBU yang ada di Tenggarong. Pelaku membeli solar subsidi seharga Rp5.150 per liter dengan menggunakan dua truk. Kemudian solar tersebut ditimbun di gudang untuk dijual kembali dengan harga Rp 8.000 per liternya.

“Solar itu dijual oleh pelaku ke Industri perkebunan yang ada di Kukar. Bahkan ada pembeli yang datang langsung ke gudang,” tuturnya.

Gandha turut mengimbau kepada pengusaha SPBU maupun APMS di Kukar agar tidak memperjualbelikan solar subsidi kepada pengetap.

“Sesuai intruksi Kapolri, jangan memperjualbelikan solar subsidi kepada para pengetap. Kemudian untuk masyarakat, jangan sesekali melakukan penimbunan, karena itu melanggar hukum,” pungkas Gandha.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 55 UU RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas sebagaimana telah diubah dalam Pasal 40 ayat 9 UU RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja Jo Pasal 480 KUHP.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Korut

News

Kekurangan Vaksin, Korut Gunakan Antibiotik Perangi Covid 

News

Pantau Pengamanan G20 di Bali, Polri Pasang Ribuan CCTV
Pesawat Citilink

News

Kerusakan Mesin, Pesawat Citilink dari Banjarmasin Mendarat Darurat di Semarang
Banjarmasin

News

Perjuangan Tentara di Banjarmasin Rela Gendong Lansia Demi Vaksin

News

Dibayar Tunai, Elon Musk Resmi Beli Twitter Seharga Rp635 Triliun
JAD KALSEL

News

Tak Jera Dipenjara, Residivis Banjarbaru Diciduk Lagi Gegara Vario

News

Shin Tae-yong Puji Semangat Juang Garuda Muda Tumbangkan Malaysia
Cuaca Kalsel Hari Ini

News

Waspada Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang di Kalsel Hari Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com