Terbantahkan, Terdakwa Pastikan Mardani H Maming Tak Terima Dana Gratifikasi Izin Tambang Prediksi BPBD Terkait Ancaman Banjir Rob di Banjarmasin Kini Sejarah Hari Ini: Tragedi Kelam Jumat Kelabu Banjarmasin Keluh Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO Hari Ini, Pesisir Kalsel Dibayangi Hujan Berpetir

Update Dugaan Mafia Pupuk, Kejari Tabalong Pinta Keterangan 10 Orang

- Apahabar.com     Jumat, 8 April 2022 - 11:04 WITA

Update Dugaan Mafia Pupuk, Kejari Tabalong Pinta Keterangan 10 Orang

Kasi Intelijen Kejari Tabalong Amanda Adelina memberikan keterangan update penyelidikan dugaan mafia pupuk. Foto - apahabar.com/Muhammad Al-Amin

apahabar.com, TANJUNG – Kasus dugaan mafia pupuk di Kabupaten Tabalong terus bergulir.

Teranyar Tim Satgas Pemberantasan Mafia Tanah, Pupuk, Pertambangan dan Perdagangan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabalong telah meminta keterangan 10 orang dari kelompok tani di daerah ini.

Kejari Tabalong juga telah meminta data yang diperlukan kepada Dinas Pertanian setempat.

“Kami sudah meminta data yang diperlukan ke Dinas Pertanian Tabalong, namun hingga kina belum diberikan,” kata Kajari Tabalong M Ridosan, melalui Kasi Intelijen Amanda Adelina, baru-baru tadi.

Meski demikian,Kejari Tabalong telah mendapatkan data distribusi pupuk dari distributor yang besar ke salah satu distributor di kecamatan.

“Data tersebut yang lebih kami sinkronkan lagi ke dinasnya,” sebut Amanda.

Sejauh ini apakah ada titik terang memang ada mafia pupuk di Tabalong? “Saat ini masih pengumpulan data, pengumpulan bahan dan keterangan di intelijen kami masih belum bisa memberikan informasi yang lebih banyak lagi, karena masih bersifat rahasia,” terang Amanda.

“Jika nanti dari pengumpulan data, pengumpulan bahan dan keterangan ditingkatkan ke penyidikan dan dilimpahkan ke Pidsus baru kita lebih terbuka, saat ini penyelidikan kita masih bersifat rahasia,” tandasnya.

Sebagai pengingat, dugaan adanya mafia pupuk di Tabalong berawal dari laporan yang masuk ke Kejari Tabalong.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti Tim Satgas Kejari Tabalong dengan melakukan pengumpulan data, pengumpulan bahan dan keterangan serta sudah survei ke lapangan.

Tim Satgas juga telah melakukan klarifikasi kepada pelapor terkait pengaduan adanya mafia pupuk.

Mafia pupuk yang diadukan dengan jenis urea subsidi. Di mana petani di salah satu kecamatan di Tabalong sejak 2019 belum pernah mendapatkan pupuk subsidi.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Ketum PBNU, Gus Yahya memimpin doa di wilayah yang menjadi calon gedung baru PBNU di Penajam, Kalimantan Timur. Foto-PBNU.

News

Ketum PBNU Ajak Semua Pihak Lebih Luwes Hadapi Persoalan Bangsa
Buruh

News

Dilaporkan ke Disnaker Tapin, PT KAP Bantah Tuduhan Buruh
Pilkada

News

Masuk Bursa Pilkada Kalsel 2024, Aditya Mufti Ariffin Memilih Fokus Bangun IKP Baru
gelombang panas

News

Waspada! Dunia Hadapi Pemanasan 1,5 Derajat Celcius hingga 5 Tahun ke Depan

News

Usai Libur Lebaran, Polres Kotabaru Kembali Gencarkan Vaksinasi Booster
Rusia

News

Ukraina Klaim 3.500 Tentara Rusia Tewas dalam Pertempuran

News

Inalillahi, Penulis Novel Lupus Hilman Hariwijaya Meninggal Dunia
Senam Tapin

News

Semangat Cinta Tanah Air lewat Senam Sicita PDIP Tapin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com