Satu Korban LCT Tenggelam di Tanah Laut Ditemukan, Identitas Belum Diketahui Jelang Wukuf, Kesehatan Jemaah Haji Kalsel Terus Dikontrol Temui Zelenskyy dan Putin, Jokowi Bawa Misi Penting Negara Berkembang Manuver Plt Bupati HSU Soal Pasar Alabio, Prof Denny: Ada yang Tidak Beres Tahanan Tewas Banjarmasin, IPW Desak Pertanggungjawaban Dua Tingkat

31 Kasus Cacar Monyet Ditemukan di Spanyol, WHO Sebut Tak Berpotensi Pandemi

- Apahabar.com     Senin, 23 Mei 2022 - 08:42 WITA

31 Kasus Cacar Monyet Ditemukan di Spanyol, WHO Sebut Tak Berpotensi Pandemi

Ilustrasi, cacar monyet. Foto-Net.

apahabar.com, MADRID – Hingga Minggu (22/5), 31 kasus cacar monyet ditemukan di Spanyol. Wilayah ibu kota Madrid disebut menjadi pusat penularan.

Menteri kesehatan Madrid, Enrique Ruiz Escudero, mengungkapkan, sejauh ini wilayah tersebut telah menemukan 30 kasus cacar monyet dan 40 lainnya sedang diselidiki.

Penelusuran rantai penularan yang dilakukan otoritas kesehatan mengarah ke fasilitas pemandian gay di pusat kota Madrid. Saat ini, tempat tersebut ditutup sementara untuk keperluan penyelidikan.

Sementara itu, ada dugaan bahwa beberapa pasien mungkin tertular lebih awal, yakni ketika perhelatan festival Maspalomas Pride di Kepulauan Canary pada 5-15 Mei lalu. “Melihat tanggal kapan pesta di Kepulauan Canary berlangsung, sepertinya itu dimulai di sana dan kemudian di pemandian di Madrid,” ungkap Escudero, dilansir Republika yang mengutip Anadolu Agency.

Di luar Madrid dan Kepulauan Canary, setidaknya terdapat enam wilayah lain di Spanyol yang telah mengidentifikasi dugaan kasus cacar monyet. Sejauh ini semua kasus yang terkonfirmasi ditemukan pada pria. Belum ada kasus infeksi yang hingga mengancam jiwa.

Sebelumnya kepala epidemiologi Spanyol, Fernando Simon, mengungkapkan, penularan virus penyebab cacar monyet ternyata lebih tinggi dari yang diperkirakan. “Ini ditularkan melalui kontak yang terlalu lama dan sangat dekat dengan tetesan pernapasan dan pada dasarnya melalui kontak langsung dengan sekresi dari pustula yang dihasilkan selama sakit,” ucapnya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi akan ada lebih banyak kasus cacar monyet muncul di negara-negara yang biasanya tak menemukan penyakit tersebut. Hingga Ahad, sudah terdapat 92 kasus terkonfirmasi dan 28 kasus dugaan cacar monyet di 12 negara anggota WHO yang tidak endemik virus terkait.

Epidemiolog WHO David Heymann mengungkapkan, penemuan puluhan kasus cacar monyet di sejumlah negara yang tidak endemik virus tersebut merupakan hal tak biasa. Kendati demikian, dia yakin, cacar monyet tidak akan berubah menjadi pandemi berikutnya.

“Ini tidak akan menjadi pandemi seperti yang kita ketahui pandemi, tapi tentu saja mungkin penyakit ini telah menyebar di berbagai belahan dunia dan kami baru mulai mengidentifikasinya,” kata Heymann kepada PA News Agency.

Dia pun yakin, cacar monyet tidak menular lewat udara. “Jadi ini bukan infeksi pernapasan seperti SARS-Cov-2 (penyebab Covid-19). Jadi tidak akan menyebar dengan cara yang sama,” ucapnya.

Mantan asisten direktur jenderal WHO untuk keamanan kesehatan dan lingkungan itu menjelaskan, cacar monyet menular melalui kontak dekat. “Jika terjadi kontak dekat, kontak fisik, ada kemungkinan virus menyebar dari lesi pada satu orang ke orang lain dan bisa masuk melalui luka di kulit atau melalui selaput lendir. Virus ini tidak menular dengan mudah. Ini adalah penyakit yang cukup langka yang sekarang menjadi lebih umum,” kata Heymann.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Rekonstruksi

News

Detik-detik Pembunuhan di Parandakan Tapin Direkonstruksi

News

Tiba di Bandara Soeta, Jenazah Eril Putra Ridwan Kamil Dibawa ke Bandung

News

Dari Aksi Jemur Bonsai di Barabai, Hobi Pengerdilan Bernilai Cuan Miliaran
Munarman

News

Munarman Bakal Bacakan Pleidoi Kasus Dugaan Terorisme Pagi Ini
cuaca kalsel

News

Cuaca Kalsel Hari Ini, Waspada Hujan Berpetir dan Angin Kencang
Lomba Mancing apahabar.com

News

Menengok Keseruan apahabar.com Fishing Tournament 2022 di Kolam H Mansyah
Menteri

News

Baru Dilantik, Menteri Zulhas Bongkar Biang Harga Bapok Mahal!
Roket Belanda

News

Bantu Ukraina, Belanda Akan Pasok 200 Roket Pertahanan Udara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com