Satu Korban LCT Tenggelam di Tanah Laut Ditemukan, Identitas Belum Diketahui Jelang Wukuf, Kesehatan Jemaah Haji Kalsel Terus Dikontrol Temui Zelenskyy dan Putin, Jokowi Bawa Misi Penting Negara Berkembang Manuver Plt Bupati HSU Soal Pasar Alabio, Prof Denny: Ada yang Tidak Beres Tahanan Tewas Banjarmasin, IPW Desak Pertanggungjawaban Dua Tingkat

Antisipasi Wabah PMK, Pemkot Balikpapan Siapkan Lahan untuk Karantina Hewan

Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak memang menjadi atensi. Sehingga Pemkot Balikpapan, Kaltim, sempat menutup..
- Apahabar.com     Senin, 23 Mei 2022 - 15:50 WITA

Antisipasi Wabah PMK, Pemkot Balikpapan Siapkan Lahan untuk Karantina Hewan

Ilustrasi, penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak. Foto-Net.

apahabar.com, BALIKPAPAN – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak memang menjadi atensi. Sehingga Pemkot Balikpapan, Kaltim, sempat menutup distribusi dari daerah lain terkecuali Sulawesi.

Sebab hewan yang akan dikirim dari daerah tersebut harus menjalani karantina terlebih dahulu.

Meski begitu, Pemkot Balikpapan telah menerapkan juga aturan wajib karantina bagi hewan ternak yang tiba di daerah setempat yakni selama empat hari.
Pemkot Balikpapan melalui Balai Karantina Pertanian telah menyiapkan lahan untuk karantina hewan.

“Kemarin kita sudah koordinasi tanah di KM 13 punya Karantina. Nanti semua hewan akan di karantina di situ 4 hari baru boleh dikeluarkan,” ujar Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan, Heria Prisni, Senin (23/5).

Heria belum mengetahui berapa jumlah sapi yang dapat ditampung di lahan karantina tersebut. Namun ia mengatakan kawasan tersebut cukup luas dan dapat menampung sapi untuk dikarantina sebelum dijual atau dipotong.

“Kalau kapasitasnya belum tahu berapa, tapi katanya lahannya itu 2 hektare lebih. Itu wewenangnya karantina,” katanya.

Sementara itu Plt Kepala Balai Karantina Pertanian Balikpapan, Akhmad Alfaraby membantah soal karantina tersebut. Menurutnya proses karantina cukup dari daerah asal saja. Untuk di Balikpapan hanya cukup dilakukan penyemprotan disinfektan.

“Bukan, sepertinya beliau salah paham. Karantinanya itu hanya di daerah asal saja. Sampai disini nggak perlu karantina lagi, cukup disemprot disinfektan saja. Kalau di sini di karantina lagi ya kasihan sapinya,” pungkasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

hari jadi kotabaru

Hot Borneo

Tak Lupa Sejarah, Mardani H Maming Ucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Kotabaru
Kormi Tabalong

Hot Borneo

Lepas Atlet Kormi, Bupati Tabalong: Harumkan Nama Daerah
Korupsi HSU

Hot Borneo

Jurus Jitu Maliki Lolos dari Jerat Jaksa Kalsel Sebelum OTT KPK
PSTW Budi Sejahtera Kalsel

Hot Borneo

PSTW Budi Sejahtera Kalsel Segera Fasilitasi Layanan Penitipan Lansia Berbayar
Kecelakaan di depan Q Mall

Hot Borneo

Polisi Ungkap Kronologis Tewasnya Pengendara Motor Perempuan di Depan Q Mal Banjarbaru
Komisi III DPRD Tabalong

Hot Borneo

Sederet Usulan Proyek Pembangunan Tabalong Terbang ke Senayan
Maliki HSU

Hot Borneo

Pinta Maliki: 6 Nama di Pusaran Megakorupsi HSU Harus Tersangka

Hot Borneo

Diterjang Banjir Bandang, Ruas Jalan di Hampang Kotabaru Nyaris Putus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com