Manuver Plt Bupati HSU Soal Pasar Alabio, Prof Denny: Ada yang Tidak Beres Tahanan Tewas Banjarmasin, IPW Desak Pertanggungjawaban Dua Tingkat Buntut Tahanan Tewas, Anggota Polresta Banjarmasin Diperiksa! Siap-Siap! Beli Migor Curah di Banjarmasin Pakai PeduliLindungi Kuras Sumur, Semburan Gas yang Muncul di Manggar Balikpapan

Arab Saudi Belum Tetapkan Besaran Biaya Puncak Haji di Arafah dan Mina

- Apahabar.com     Senin, 16 Mei 2022 - 14:00 WITA

Arab Saudi Belum Tetapkan Besaran Biaya Puncak Haji di Arafah dan Mina

Ilustrasi, wukuf di Arafah. Foto-Net.

apahabar.com, JAKARTA – Jemaah haji kloter pertama dijadwalkan berangkat pada 4 Juni 2022, sementara pemerintah Arab Saudi belum menentukan berapa biaya puncak dari proses ibadah haji di Arafah Mina untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443H/2022M.

Hal itu disampaikan Sekjen Forum Silaturahmi Asosiasi Travel Haji dan Umroh (Forum Sathu) Artha Hanif saat menjadi pembicara diskusi publik ‘Menuju Sukses Haji Tahun 2022’ yang digelar Afiliasi Mandiri Penyelenggara Umroh Haji (Ampuh) belum lama tadi.

“Sampai sekarang terakhir saya kontak dengan Muassasah belum menetapkan berapa biaya arafah mina untuk haji reguler dan berapa biaya arafah mina untuk haji khusus,” kata Arta, dikutip apahabar.com dari Republika, Senin (16/5).

Padahal kata Artha keberangkatan jemaah haji Tahun 2022 sudah semakin dekat. Menurut jadwal keberangkatan perdana jemaah haji akan dilakukan pada tanggal 4 Juni 2022

“Sementara kloter haji reguler harus berangkat tanggal 4 Juni,” katanya.

Artha berdoa semoga penyelenggaraan ibadah haji reguler berjalan lancar sesuai dengan rencana. Karena memang penyelenggaraan haji tahun ini baru diumumkan Arab Saudi tanggal 9 April.

“Mudah-mudahan tidak ada halangan,” katanya.

Seperti diketahui Pemerintah telah menerbitkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 5 tahun 2022 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 144 Hijriah/2022 Masehi yang bersumber dari Biaya Perjalanan Ibadah Haji, Nilai Manfaat, dan Dana Efisiensi. Terkait belum ditetapkannya harga arafah mmina oleh Muasasah apakah jika ada kenaikan struktur biaya yang ditetapkan Keppres itu berubah?

“Saya hanya mau mengingatkan kalau struktur cost nya berubah apakah mungkin Keppresnya berubah, supaya proses persiapan ini bisa berjalan,” katanya.

Sementara itu di forum yang sama Plt Dir Bina Umroh Haji Khusus Kementerian Agama (Kemenag) Mujib Roni meminta semua harus memberikan rasa optimis kepada pemerintah dalam hal ini Kemenag, bahwa penyelenggaraan ibadah haji ini akan berjalan sesuai rencana. Meski persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini sangat singkat.

“Di forum yang mulia ini saya harus menyampaikan semua harus yakin. Meskipun pada hari ini semuanya tersandra,” katanya.

Mujib Roni mengatakan, kenapa semua tersandra, karena Keppres Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1443 Hijriah/2022 Masehi yang bersumber dari Biaya Perjalanan Haji (Bipih) sudah terbit. Namun sampai saat ini pemerintah Arab Saudi belum menetapkan harga komponen penyelenggaraan ibadah haji Arab Saudi.

“Keluarnya Keppres termasuk kemudian persetujuan bipih dan bpih dengan Komisi VIII itu kan tanggal 13 lalu secara maraton menyusun Keppres-nya agar bisa keluar itu juga dengan waktu yang sangat singkat,” katanya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Religi

Kisah Karima, Putri Seorang Ateis Mantap Jadi Mualaf
apahabar.com

Religi

Persekongkolan Bani Israil dan Iblis Ketika Membunuh Nabi Zakariya AS
apahabar.com

Religi

Kenang NU Banua di Harlah ke 94; Masyarakat Banjar Loyal dengan NU
apahabar.com

Religi

Buka Umrah dalam Waktu Dekat, Saudi Minta Sejumlah Syarat
apahabar.com

Religi

Sebelum Dikuasai Wahabi, Makkah Merayakan Maulid Nabi
apahabar.com

Religi

Pakai Metode Wakalah, LAZISNU Banjar Tampung Zakat Fitrah Pengikut Madzhab Syafi’ie
jemaah haji

Religi

Persiapan Haji 2022, Kemenag Sudah Siapkan 38 Hotel di Makkah
pornografi

Religi

Hasil Penelitian: Kecanduan Pornografi Lebih Merusak Otak Ketimbang Kokain
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com