Pilih Ketua, IDI Kalsel Siap Gelar Muswil 2022 di Kotabaru Sengketa Alabio: Pemkab Melawan, Pedagang Mengadu ke PTUN hingga KASN! Skandal Korupsi Hewan Balangan: Genap 100 Saksi Diperiksa Geger Jasad Pria Tertelungkup di Pantai Melawai Balikpapan Tarif PTAM Intan Banjar Naik 20 Persen, Simak Rinciannya

Batola Raih WTP Ketujuh Berturut-turut, Bupati Sebut Kado Indah di Akhir Masa Jabatan

- Apahabar.com     Selasa, 17 Mei 2022 - 22:17 WITA

Batola Raih WTP Ketujuh Berturut-turut, Bupati Sebut Kado Indah di Akhir Masa Jabatan

Kepala Kantor BPK RI Perwakilan Kalsel, M Ali Asyhar, menyerahkan hasil pemeriksaan laporan keuangan kepada Bupati Batola, Hj Noormiliyani AS, Selasa (17/5). Foto: Prokopimda Batola

apahabar.com, BANJARBARU – Laporan Keuangan Pemkab Barito Kuala 2021 mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Kalimantan Selatan.

Itu merupakan WTP ketujuh berturut-turut yang diperoleh Batola. Pencapaian ini semakin manis, mengingat diperoleh menjelang akhir jabatan Bupati Hj Noormiliyani dan Wakil Bupati H Rahmadian Noor.

Penyerahan hasil pemeriksaan laporan keuangan atas laporan keuangan pemerintah daerah itu diserahkan Kepala Kantor BPK RI Perwakilan Kalsel, M Ali Asyhar, Selasa (17/5).

“Alhamdulillah. Kami mengucapkan terima kasih atas kerja keras seluruh pihak. Ini menjadi kado indah di ujung masa kepemimpinan kami yang berakhir 4 November 2022,” ungkap Noormiliyani.

“Kami berharap predikat opini WTP ini bisa dipertahankan di tahun-tahun berikutnya,” tegas bupati wanita pertama di Kalsel ini.

Dari tujuh WTP beruntun yang diperoleh Batola, dua di antaranya dicapai semasa H Hasanuddin Murad dan H Ma’mun Kaderi menjadi bupati dan wakil bupati. Kemudian lima WTP lagi secara berturut-turut dibukukan di masa kepemimpinan Noormiliyani dan Rahmadian Noor.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Batola, Zulkipli Yadi Noor, memastikan akan terus melakukan perbaikan atas masukan-masukan yang diberikan BPK.

“Catatan-catatan itu pasti diberikan. Namun Alhamdulillah laporan 2021 lebih sedikit dari tahun sebelumnya. Tentu kami ingin terus meningkat agar semakin lebih baik,” sahut Zulkipli.

Sebelumnya Ali Asyhar menjelaskan bahwa pemeriksaan BPK menyasar kepada kesesuaian pengelolaan keuangan daerah, efektivitas pembiayaan dan peraturan perundang-undangan.

“Pemeriksaan ini harus dilakukan agar pengelolaan keuangan negara bebas dari kesalahan. Laporan keuangan daerah merupakan tanggung jawab pemerintah daerah, terutama kepala daerah,” jelas Asyhar.

“Sementara untuk melakukan pemeriksaan dan memberikan opini terhadap laporan keuangan pemerintah daerah merupakan tanggung jawab BPK,” tandasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Barito Kuala

Baznas Batola Salurkan Zakat Senilai Rp91,5 Juta

Pemkab Barito Kuala

Percepat Penurunan Stunting di Batola, Wagub Muhidin Beri Masukan
apahabar.com

Pemkab Barito Kuala

Tiga Kades Dilantik, Begini Pesan Bupati Batola

Pemkab Barito Kuala

Lantik 164 Kades Baru, Bupati Batola: Lawan Politik Jangan Dipinggirkan

Pemkab Barito Kuala

Perkenalkan Masjid Sejak Dini, Batola Bentuk Masjid Ramah Anak
apahabar.com

Pemkab Barito Kuala

BPN Batola Ditantang Amankan Ribuan Aset

Pemkab Barito Kuala

Relawan Pemadam Kebakaran di Batola Diupayakan Dapat BPJS Ketenagakerjaan
apahabar.com

Pemkab Barito Kuala

Nuansa Penuh Warna di Festival Hijau III Ije Jela Bahalap
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com