Viral Surat Cinta BPK untuk Masyarakat Setelah Insiden Maut di Lingkar Dalam [ANALISIS] Tembok Retak RS Sultan Suriansyah Tuai Sorotan Aturan Baru Berlaku, Penumpang di Syamsudin Noor Masih Stagnan  Cuaca Hari Ini, Hujan Disertai Petir Mengintai Kalsel Ribuan Lahan Padi di Kalsel Terancam Kerdil dan Menguning, Dinas TPH: Jangan Panik

Bolehkah Berhubungan Suami Istri Saat Malam Takbiran? Begini Penjelasan UAS

Malam takbiran biasanya diisi dengan takbir dan dzikir sebelum memasuki Hari Raya Idulftri.
- Apahabar.com     Minggu, 1 Mei 2022 - 22:08 WITA

Bolehkah Berhubungan Suami Istri Saat Malam Takbiran? Begini Penjelasan UAS

Ilustrasi suami istri. Foto-Net

apahabar.com, BANJARMASIN – Malam takbiran biasanya diisi dengan takbir dan dzikir sebelum memasuki Hari Raya Idulftri.

Namun bagaimana bila pada malam takbiran malah digunakan untuk berhubungan suami istri?

Dalam sebuah tausiyah Ustaz Abdul Somad atau UAS memberikan penjelasan soal ‘bolehkah disaat malam takbiran diisi dengan aktivitas berhubungan suami istri?’ di kanal YouTube Slamet Basuki.

Hal tersebut diperbolehkan jelas UAS berdasarkan dalam Alquran surah Al-Baqarah ayat 187.

“Dihalalkan bagimu pada malam hari puasa bercampur dengan istrimu. Mereka adalah pakaian bagimu, dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu sendiri, tetapi Dia menerima tobatmu dan memaafkan kamu. Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah bagimu. Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam. Tetapi jangan kamu campuri mereka, ketika kamu beri’tikaf dalam masjid. Itulah ketentuan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, agar mereka bertakwa.” (QS. Al-Baqarah – 187).

Meski isi dalam surah tersebut tentang hukum berhubungan suami istri di malam bulan Ramadan, bisa disimpulkan bahwa berhubungan suami istri di malam takbiran juga dibolehkan.

Tetapi jika ingin mengisi malam takbiran dengan dzikir tapi baru berhubungan suami istri, UAS menganjurkan agar hendaklah dia mandi atau mengambil wudhu terlebih dahulu.

Tapi jika dalam keadaan hadas besar, tidak boleh membaca Quran jika hanya mengambil wudhu saja menurut Ustadz Abdul Somad.

“Orang dalam hadas besar tidak boleh baca Quran, berdzikir tetap boleh, bershalawat tetap boleh, yang paling afdhal dia mandi, kalau dia tidak mandi, maka dia berdzikir,” jelas Ustadz Abdul Somad dikutip Minggu (1/5).

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Religi

Rasulullah Pernah Batal Menikah, Apa Sebabnya?

Religi

Penderita Penyakit Kronis Dapat Berpuasa? Begini Pandangan Ulama dan Pakar
apahabar.com

Religi

Di Zaman Raja Siapa Penindasan Ashabul Kahfi Terjadi?
apahabar.com

Religi

Khalifah Utsman Jadikan Dua Azan dalam Salat Jumat
apahabar.com

Religi

Sains Mengungkap Kebenaran Al-Qur’an Tentang Cerita Ashabul Kahfi
apahabar.com

Religi

Beruntungnya Berteman Orang Baik, Abu Darda Mengalaminya
apahabar.com

Religi

Serukan Boikot Produk Prancis, MUI HSS: Sampai Presiden Macron Minta Maaf
apahabar.com

Religi

Ganti Kusen Pintu, Kode Nabi Ibrahim AS untuk Nabi Ismail AS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com