Padang Ilalang Disulap Jadi Wisata Bunga di Batu Benawa HST Satu Korban LCT Tenggelam di Tanah Laut Ditemukan, Identitas Belum Diketahui Jelang Wukuf, Kesehatan Jemaah Haji Kalsel Terus Dikontrol Temui Zelenskyy dan Putin, Jokowi Bawa Misi Penting Negara Berkembang Manuver Plt Bupati HSU Soal Pasar Alabio, Prof Denny: Ada yang Tidak Beres

BPKP: Penggunaan Produk Dalam Negeri di Kalsel Harus Lebih Keras Lagi

Sebagai contoh, per akhir pekan lalu, baru 33 persen komitmen rencana umum pengadaan Pemprov Kalsel yang tervalidasi berpihak ke produk dalam negeri.
- Apahabar.com     Rabu, 25 Mei 2022 - 22:47 WITA

BPKP: Penggunaan Produk Dalam Negeri di Kalsel Harus Lebih Keras Lagi

Kepala BPKP Kalsel, Rudy Hararap menyebut baru 33 persen komitmen rencana umum pengadaan Pemprov Kalsel yang tervalidasi berpihak ke produk dalam negeri. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Upaya peningkatan penggunaan produk dalam negeri di Kalimantan Selatan tidak semudah membalik telapak tangan.

Menurut Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalsel Rudy M Harahap, langkah untuk memuluskan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 itu perlu kerja keras.

Sebagai contoh, per akhir pekan lalu, baru 33 persen komitmen Rencana Umum Pengadaan (RUP) Pemprov Kalsel yang tervalidasi berpihak ke produk dalam negeri.

“Realisasinya pun masih 1 persen. Padahal, saat ini sudah masuk ke triwulan II realisasi anggaran,” ucap Rudy, Rabu (25/5).

Itu sebabnya, dia meminta seluruh jajaran Pemda di Kalsel agar mempercepat implementasi peningkatan penggunaan produk dalam negeri.

Dalam pengawasan peningkatan penggunaan produk dalam negeri, Rudy mengklaim BPKP telah memberi berbagai dukungan.

“Kami memberikan support melalui consulting (sosialisasi, FGD, dan asistensi) dan assurance (monitoring, review, evaluasi),” katanya.

Hal tersebut untuk membuktikan bahwa BPKP selalu hadir bermanfaat dan kian bermakna dalam mendorong kinerja serta memberikan peringatan kepada Pemda.

Pemprov Kalsel sendiri telah menerbitkan Keputusan Gubernur tentang Tim P3DN Daerah serta Pengelola E-Katalog Lokal.

Itu artinya, lanjut Rudy, sudah menunjukkan adanya keseriusan gubernur dan jajaran dalam mendorong percepatan P3DN.

“Meskipun masih memerlukan perbaikan di segala lini,” ujarnya.

P3DN, sebutnya, akan bermanfaat untuk meningkatkan penyerapan lapangan kerja, peningkatan pemasukan pajak, peningkatan kinerja pemerintah daerah, serta efisiensi penggunaan anggaran.

“Banyak multiplier effect yang bermanfaat untuk masyarakat, pemerintah, dan pelaku bisnis jika dapat mengimplementasikan P3DN dengan baik,” imbuh Rudy.

Di sisi lain, Rudy, yang juga pemegang Certified Government Chief Audit Executive (CGCAE), juga mengingatkan setiap kebijakan baru pasti memiliki risiko.

Karenanya, BPKP telah membantu pemerintah daerah menyusun action plan berbasis risiko di sisi demand, market, dan supply program P3DN untuk ditindaklanjuti.

“Pemda bersama pihak-pihak terkait harus memitigasi risiko P3DN jika ingin program ini berjalan sukses,” imbuh Rudy.

Evaluasi yang berkelanjutan juga diperlukan untuk memastikan program P3DN tidak putus di tengah jalan.

Pejabat pengadaan, lembaga verifikasi, hingga produsen atau penyedia barang juga akan dijatuhi sanksi, jika tidak memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri.

“Penghargaan P3DN juga akan ada,” tuturnya.

“Kita harus memiliki satu pemahaman yang sama dalam mengimplementasikan dan mengampanyekan program P3DN agar perbaikan ekonomi bisa berjalan setelah Pandemi Covid-19 ini,” tutup Rudy.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

News

Tiba di Bandara Soeta, Jenazah Eril Putra Ridwan Kamil Dibawa ke Bandung
HIPMI Expo

News

HIPMI Expo Sukses Bawa Produk Daerah Go Nasional

News

Eks Anggota NII: Kampanye Hitam Khilafah karena Regulasi Kurang Tajam
Rusia

News

Rusia Tak Akan Gunakan Nuklir di Ukraina, Ada Senjata Lain?
Sawit

News

Kemenkeu Bicara Dampak Larangan Ekspor CPO
Ibu Kota Banjarmasin

News

Tahu Gak? Jumlah Warga Banjarmasin Menyusut Setelah Lebaran 2022
Balikpapan

News

Jasad Lansia Mengapung di Kampung Baru Balikpapan, Diduga Pikun
Ramadan

News

Pasar Murah Ramadan di Kapuas, Ratusan Paket Bapok Langsung Ludes
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com