Kejati Telaah Permintaan PUPR Kalsel Kawal 40 Proyek Strategis Pilih Ketua, IDI Kalsel Siap Gelar Muswil 2022 di Kotabaru Sengketa Alabio: Pemkab Melawan, Pedagang Mengadu ke PTUN hingga KASN! Skandal Korupsi Hewan Balangan: Genap 100 Saksi Diperiksa Geger Jasad Pria Tertelungkup di Pantai Melawai Balikpapan

Kabar UAS Dideportasi dan Ditahan Imigrasi Jadi Sorotan Media Asing, Disebut ‘Ekstremis dan Segregasionis’

Tidak hanya menghebohkan Tanah Air, kabar Ustaz Abdul Somad ditahan dan kena deportasi Imigrasi Singapura rupanya juga mendapat sorotan media asing.
- Apahabar.com     Rabu, 18 Mei 2022 - 22:02 WITA

Kabar UAS Dideportasi dan Ditahan Imigrasi Jadi Sorotan Media Asing, Disebut ‘Ekstremis dan Segregasionis’

Unggahan foto dan video di media sosial pribadinya, UAS menginformasikan suasana sedang berada di ruangan yang mirip penjara. Foto-Instagram

apahabar.com, BANJARMASIN – Tidak hanya menghebohkan Tanah Air, kabar Ustaz Abdul Somad ditahan dan kena deportasi Imigrasi Singapura rupanya juga mendapat sorotan media asing.

Channel News Asia, salah satu media asing yang mengabarkan tentang alasan mengapa Imigrasi Singapura menolak penceramah kondang asal Indonesia itu.

Hal ini tertuang dalam artikelnya yang berjudul, ‘Pengkhotbah Indonesia Abdul Somad Batubara, yang dikenal karena ajaran ‘ekstremis dan segregasi, ditolak masuk ke Singapura.’

“Enam orang yang bepergian dengan Abdul Somad Batubara juga tidak diizinkan memasuki Singapura. Semuanya, yang telah tiba di Terminal Feri Tanah Merah, ditempatkan di atas kapal feri kembali ke Batam,” tutur Channel News Asia.

“Somad telah dikenal untuk mengajarkan ajaran ‘ekstremis dan segregasionis’, yang ‘tidak dapat diterima dalam masyarakat multi-ras dan multi-agama Singapura’, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan,” sambungnya.

Setelah itu, mereka membeberkan contoh-contoh sikap ustaz yang akrab disapa UAS itu dinilai tidak bisa diterima Singapura.

“Misalnya, Somad telah berkhotbah bahwa bom bunuh diri adalah sah dalam konteks konflik Israel-Palestina, dan dianggap sebagai operasi ‘martir’,” tambah Channel News Asia.

Tidak hanya itu, Ustaz Abdul Somad juga dinilai telah menyebut nonmuslim sebagai orang kafir secara terbuka.

“Kementerian mengatakan bahwa setiap kasus dinilai berdasarkan manfaatnya sendiri,” tukasnya.

Sebelumnya, dalam unggahan foto dan video di media sosial pribadinya, UAS menginformasikan suasana sedang berada di ruangan yang mirip penjara.

Dia memperlihatkan dirinya sedang berada di sebuah ruangan berwarna putih dengan atap kawat.

Dia pun menginformasikan suasana sedang berada di ruangan kecil dengan luas 1×2 meter dan dikurung seperti di dalam penjara.

Dalam keterangannya, Ustaz Abdul Somad menerangkan bahwa dia tengah berada di imigrasi Singapura.

Kondisi yang dia unggah adalah ketika dirinya ditahan sebelum dideportasi imigrasi dari Singapura.

“UAS di ruang 1×2 meter seperti penjara di imigrasi, sebelum dideportasi dari Singapore,” kata Ustaz Abdul Somad, Senin, 16 Mei 2022.

Editor: Tim Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kesetrum Balangan

News

Cerita Pilu dari Balangan, Mendadak Yatim Piatu Setelah Ortu Tewas Tersetrum
Arisan Tanah Bumbu

News

DITANGKAP! Wanita Bandar Arisan Bodong di Tanah Bumbu
Ilustrasi batu bara. Foto: Istimewa

News

Perang Ukraina-Rusia Meletus, Harga Batu Bara Masih Oke
Prof Azra

News

Prof Azyumardi Azra: Dewan Pers Akan Jadi Mitra Pemerintah yang Kritis
Haji

News

Presiden Jokowi Terbitkan Keppres Biaya Ibadah Haji 2022
Densus

News

Densus 88 Usut Bahan Peledak-Senpi di Asia Afrika Bandung
Jalan

News

Perbaikan Jalan Pangeran Hidayutullah Banjarmasin, Warga Keluhkan Debu
Pencuri Tanah Bumbu

News

Ditangkap! Dua Pencuri ATM di Angsana Tanah Bumbu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com