Viral Surat Cinta BPK untuk Masyarakat Setelah Insiden Maut di Lingkar Dalam [ANALISIS] Tembok Retak RS Sultan Suriansyah Tuai Sorotan Aturan Baru Berlaku, Penumpang di Syamsudin Noor Masih Stagnan  Cuaca Hari Ini, Hujan Disertai Petir Mengintai Kalsel Ribuan Lahan Padi di Kalsel Terancam Kerdil dan Menguning, Dinas TPH: Jangan Panik

Kalsel Masih Bebas Kasus Hepatitis Akut Misterius, Tetap Waspada!

Kasus hepatitis akut misterius memang belum
- Apahabar.com     Jumat, 13 Mei 2022 - 08:48 WITA

Kalsel Masih Bebas Kasus Hepatitis Akut Misterius, Tetap Waspada!

Tetap waspada hepatitis akut. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Kasus hepatitis akut misterius memang belum ada di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Meski begitu, penyakit yang banyak menyerang anak ini kini menjadi atensi serius oleh pemerintah setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Kalsel Diauddin mengatakan, Pemprov Kalsel kini mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap kasus walau belum ada kasus hepatitis akut misterius yang ditemukan.

Pihaknya sudah meminta para kepala dinas melalui surat edaran untuk membangun dan memperkuat jejaring kerja surveilans dengan lintas program hingga lintas sektor utamanya di Dinas Pendidikan dan Kantor Wilayah Kementerian Agama di Kabupaten dan Kota.

“Kita sudah membuat SE ke seluruh Dinkes Kab Kota agar meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan kalau ada kasus yang di curigai,” kata Diauddin, Jumat (13/5).

Pemerintah daerah juga katanya sudah meminta semua rumah sakit untuk bersiap merawat jika ditemukan kasus hepatitis akut misterius.

Dia mengimbau para orang tua tak perlu panikn karena hepatitis bisa di cegah dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

“Anak dibiasakan cuci tangan sebelum makan dan tidak menggunakan peralatan makan secara bersama,” sambungnya.

Sementara di Gedung DPRD Kalsel, Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Lutfi Saifuddin mengingatkan antisipasi hepatitis misterius harus dilakukan dari awal.

Meski belum ada kasus menurutnya pemerintah patut bersiap dan membentuk strategi.

“Untuk anggaran penanganan hepatitis, Pemerintah Kalsel bisa menggunakan anggaran biaya tak terduga (BTT) anggaran yang sama digunakan saat antisipasi Covid-19,” ujar politisi Gerindra Kalsel ini.

Selain itu, Lutfi berharap pemerintah provinsi segera membentuk UPTD baru krisis center untuk mencegah penyebaran penyakit menular.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Jual Togel Lagi, Residivis di Tabalong Ditangkap Polisi
Alfamart Ambruk

Hot Borneo

Biang Kerok Alfamart Ambruk di Gambut, Tim Khusus Didatangkan
Gerindra Kalsel

Hot Borneo

Pra Pemilu 2024: Gerindra Kalsel Serahkan Kepengurusan Baru ke KPU-Bawaslu
sopir truk kapuas

Hot Borneo

Sopir Truk Ditemukan Sudah Tak Bernyawa di Jalan Lintas Sei Hanyo-Kuala Kurun Kapuas
Laka beruntung di liang anggang

Hot Borneo

Laka Beruntun di Liang Anggang Banjarbaru; Dua Truk Vs Pikap, Sopir Luka-luka

Hot Borneo

Ribuan Rumah di Kabupaten Banjar Terendam Banjir, Sebagian Warga Masih Bertahan
Pasien Covid-19

Hot Borneo

Satu Sembuh, Pasien Covid-19 di Kalsel Sisa 24 Dirawat

Hot Borneo

Kubah Habib Basirih Banjarmasin Tembus 50 Besar Desa Wisata Terbaik Indonesia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com