Kandas di Piala Presiden, Barito Putera Langsung Fokus ke Liga 1 Persiba Balikpapan Gasak PSIM Yogyakarta 2-0 Tarif Air Bersih Naik, Dewan Kotabaru Minta Pelayanan PDAM Ikut Membaik Indomaret Izin Masuk Barabai Bukan Pepesan Kosong Gaji ke-13 Sudah Cair Rp 8 Triliun, ASN Banjarmasin Sabar Dulu…

Keran Ekspor Dibuka, Harga Migor di Balikpapan Belum Turun, Indikasi Kartel?

Di Balikpapan, delapan kelompok usaha menguasai 70 persen pasar minyak goreng. Sejauh ini KPPU telah mendapatkan alat bukti.
- Apahabar.com     Selasa, 24 Mei 2022 - 19:03 WITA

Keran Ekspor Dibuka, Harga Migor di Balikpapan Belum Turun, Indikasi Kartel?

Sekalipun keran ekspor kembali dibuka, harga migor di Balikpapan tak kunjung turun. apahabar.com/Riyadi

apahabar.com, BALIKPAPAN – Pemerintah resmi membuka kembali keran ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil atau CPO mulai Senin, 23 Mei 2022.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung Presiden Joko Widodo dalam konferensi pers virtual, Kamis 19 Mei 2022. Dalam pengumumannya, Presiden menerangkan tiga pemicu mengapa aturan ini akhirnya dicabut.

Pertama, pasokan minyak goreng di dalam negeri yang sudah kembali melimpah. Jokowi mengklaim setelah larangan ekspor diberlakukan, pasokan minyak goreng pada Maret 2022 hanya 64,5 ribu ton per bulan naik jadi 211 ribu ton per bulan.

Kedua, penurunan harga minyak goreng curah. Jokowi mengatakan setelah larangan ekspor CPO diberlakukan harga minyak goreng curah yang rata-rata nasionalnya sempat tembus Rp19.800 per liter berhasil turun menjadi Rp17.200-Rp17.600 per liter.

Ketiga, pertimbangan soal banyaknya pekerja di industri sawit. Pertimbangan 17 juta orang di industri sawit baik petani dan pekerja. Ekspor minyak goreng dibuka kembali Senin 23 Mei 2022.

Lalu bagaimana dengan harga minyak Goreng di Kota Balikpapan? Berdasar pantauan dan survei Kanwil V KPPU Balikpapan, harga minyak goreng kemasan premium dan curah (23/5) di Pasar Tradisional Pandan Sari dan beberapa Retail Modern di Kota Balikpapan sebagai berikut:

Sunco 2 liter                : Rp60.000        ( lokasi 88 Mart )

Sunco 1 liter                : Rp30.000        ( lokasi 88 Mart )

Bimoli 2 liter               : Rp51.500        ( Grosir Lotte Mart )

Bimoli 1 liter               : Rp26.800        ( Grosir Lotte Mart )

Bimoli 2 liter               : Rp52.800        (Alfamidi Jl.MT Haryono)

Sunco 2 liter                : Rp54.500        (Alfamidi Jl. MT Haryono )

Kunci Mas 2 liter        : Rp46.000        (Alfamidi Jl. MT Haryono, Indomaret Balikpapan Baru)

Kuda Mas 1 liter         : Rp25.500        (Toko Mawar)

Kuda Mas 2 liter         : Rp51.000        (Toko Mawar)

Berikut pantauan minyak goreng curah  di Balikpapan:

  1. Minyak Goreng Curah (Haji Sultan),  stok Minyak Goreng Curah didapatkan dengan Harga jual Rp.270.000;-/18 Liter naik sebesar Rp. 15.000 dibandingkan dengan minggu lalu;
  2. Distributor Minyak Goreng Curah (H Suwarno), stock Minyak Goreng Curah didapatkan dengan Harga jual Rp.300.000;-/18 Liter naik sebesar Rp. 20.000 dibandingkan dengan minggu lalu;
  3. Distributor Minyak Goreng Curah (Toko Mawar), stock Minyak Goreng Curah didapatkan dengan Harga jual Rp.300.000;-/18 Liter naik sebesar Rp. 20.000 dibandingkan dengan minggu lalu;
Dugaan Kartel

Sementara itu untuk minyak goreng kemasan premium di pusat perbelanjaan dan retail modern di Balikpapan, menurut KPPU Balikpapan belum terlihat adanya penurunan harga.

”Pada toko ritel modern, belum terlihat adanya penurunan harga minyak goreng kemasan premium pascapembukaan izin ekspor migor kembali,” kata Kepala Kanwil V KPPU Balikpapan, Manaek Pasaribu melalui press rilisnya pada Selasa (24/5).

Keterangan dari beberapa toko ritel modern dan pedagang besar di pasar tradisional ditemukan bahwa minyak goreng di Kota Balikpapan saat ini belum mengalami penurunan harga yang signifikan.

Kendati demikian, stok saat ini masih tersedia. Keterangan dari salah satu pedagang besar di Pasar Pandan Sari mengatakan bahwa harga sudah ada namun barang yang belum ada.

”PO terakhir pada tanggal 9 Mei 2022 dan sampai hari ini stok minyak goreng terbaru belum dikirimkan,” ujarnya.

Masih mahalnya harga minyak goreng makin memperkuat sinyal adanya dugaan kartel beberapa produsen minyak goreng. Sebagaimana diketahui, sejak akhir Maret 2022, KPPU telah masuk ke tahap penyelidikan dugaan kartel minyak goreng. Di mana terdapat delapan kelompok usaha yang menguasai 70 persen pasar minyak goreng. Sejauh ini KPPU telah mendapatkan alat bukti.

”Sehingga saat ini KPPU sedang mencari cari satu alat bukti lagi untuk kasus ini bisa naik ke persidangan,” tandasnya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Guru Bakhiet

News

Guru Bakhiet Doakan Prabowo Presiden 2024, Gerindra Tangkis Tudingan Warganet
Layanan Puskesmas Kosong

News

Viral Video Ibu dan Anak Meninggal Akibat Layanan Puskesmas Kosong, Cek Faktanya!

News

Kalau Masih Doyan Produk Impor, Presiden Jokowi Ancam Potong DAK Daerah
Mudik

News

Penumpang Melonjak Jelang Mudik, Garuda Siapkan Penerbangan Tambahan
Presiden Jokowi

News

Ke Yogyakarta, Presiden Jokowi Bagikan Ribuan Paket Sembako untuk Warga
Kebakaran Tapin

News

Kebakaran di Miawa Tapin, Kerugian Tembus Ratusan Juta
Elon Musk

News

Berkunjung ke Space X di Boca Chica, Presiden Jokowi Bertemu Elon Musk

News

Pantau Pengamanan G20 di Bali, Polri Pasang Ribuan CCTV
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com