Adik Maliki Jadi Saksi, Tegaskan Duit Fee Diminta Abdul Wahid Siap-Siap, Distribusi Air Bersih PT AM Bandarmasih Setop 6 Jam Jalani Sidang Perdana, Suami ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin Didakwa Pasal Penipuan & Penadahan Lanjutan Sidang ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin, Terdakwa Ngaku Jual Slot Fiktif Kebakaran di Tabalong, Satu Ruko dan Rumah Hangus Dilalap Api

Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Tandui Tapin Terancam Minimal 4 Tahun Penjara

Mantan Kepala Desa Tandui berinisial ND ditetapkan sebagai tersangka korupsi dana desa senilai ratusan juta, Selasa (31/5).
- Apahabar.com     Selasa, 31 Mei 2022 - 18:49 WITA

Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Tandui Tapin Terancam Minimal 4 Tahun Penjara

Polres Tapin ungkap kasus korupsi dana Desa Tandui, dengan menetapkan mantan Kades Tandui, ND sebagai tersangka, Selasa (31/5). Foto-Istimewa.

apahabar.com, RANTAU – Mantan Kepala Desa Tandui, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin, berinisial ND telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi dana desa senilai ratusan juta, Selasa (31/5).

ND diduga melakukan tindak pidana korupsi dana Anggaran Pendapatan dan Belanda Desa (APBDes) Tandui tahun 2019, senilai Rp500 juta.

“APBDes, terkait pembangunan gedung olahraga yang bersumber dari dana desa tahun angaran 2019 Desa Tandui, Kecamatan Tapin Selatan,” kata Kapolres Tapin, AKBP Ernesto Saiser kepada wartawan, Selasa.

Terungkapnya dugaan korupsi dana Desa Tandui ini tindak berawal saat dilakukan penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan kepada 13 saksi.

“Tindak pidana korupsi yang menyeret tersangka ND mantan kepala desa setempat ini merugikan uang negara lebih dari Rp500 juta,” terang Kapolres.

AKBP Saiser mengatakan bahwa tersangka dalam kasus tersebut menggunakan modus membangun gedung olahraga yang pengerjaannya tidak sesuai dengan SOP.

“Jadi setelah dilakukan pengecekan spesifikasinya ternyata tidak sesuai standar, sehingga menyebabkan gedung tersebut roboh,” lanjutnya.

AKBP Saiser berharap kedepan kepala kepala desa di Tapin agar tidak melakukan hal serupa, karena Polres Tapin tidak akan segan-segan memberikan tindakan.

“Kepala desa diharapkan murni mengabdi dan tidak menyalahgunakan APBdes hingga merugikan negara,” pesannya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Tapin, AKP Iksan Prananto mengatakan selain mengamankan ND pihaknya juga menyita barang bukti berupa enam buah SPPF atau surat tanah seluas enam borongan, yang terindikasi digunakan untuk kepentingan pribadi.

“Saat ini masih dalam proses dan sudah masuk tahap 1, dan berkasnya sudah masuk di Kejaksaan Negeri Tapin,” terangnya.

Menurut AKP Iksan, kedepan hal ini menjadi tantangan untuk kepala desa untuk mengantisipasi terjadinya tindak pidana korupsi.

“Terutama bagi calon kepala desa yang akan segera melaksanakan pilkades serentak. Jadi gunakan dan manfaatkan dana desa sebaik mungkin untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Atas perbuatannya, ND dijerat Pasal 2 ayat (1) Sub pasal 3 UU RI No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman pidana paling singkat 4 tahun kurungan penjara.

 

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Tabrak Truk-Terjepit di Astambul, Sopir Diduga Kelelahan
Pesantren Ramadan

Hot Borneo

Hore! Siswa di Banjarmasin Libur Saat Bulan Puasa, Sebagian Diwajibkan Pesantren Ramadan
Video syur

Hot Borneo

Gempar Dua Video Syur di Berau, Identitas Pemeran Sudah di Tangan Polisi

Hot Borneo

Pandemi di Banjarmasin Belum Usai, Waspadai Sebaran Omicron BA.4 dan BA.5
pengedar sabu

Hot Borneo

2 Wanita Kotabaru Pengedar Sabu Diringkus Petugas di Kuburan

Hot Borneo

Geger Api di Kotabaru! Satu Rumah Terbakar Saat Sahur Puasa Nisfu Syakban

Hot Borneo

Kebakaran di Marindi Tabalong; Enam Rumah Dilalap Api, Dua di Antaranya Tinggal Arang
Geopark Meratus

Hot Borneo

Catat, Lima Geosite Geopark Meratus Prioritas Pariwisata Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com