Demam Skuter Listrik, Di Banjarmasin Rp35 Ribu Free Foto Siap-siap, Kominfo Buka Beasiswa S2 untuk Umum dan PNS Bus Peziarah Tabrak 3 Rumah di Ciamis, Penumpang Berlompatan Cuaca Kalsel Hari Ini: Hujan Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Ehemm, H Sondani Jatuh Hati pada Pandangan Pertama

Kutuk Pembunuhan Jurnalis Al Jazeera, Indonesia Desak Israel Hentikan Pendudukan di Palestina

- Apahabar.com     Kamis, 12 Mei 2022 - 21:42 WITA

Kutuk Pembunuhan Jurnalis Al Jazeera, Indonesia Desak Israel Hentikan Pendudukan di Palestina

Warga Palestina mengusung jenazah jurnalis Al Jazeera, Shireen Abu Akleh, yang tertembak pada bentrok militer Israel dan Palestina di Ramallah, Tepi Barat, jelang peringatan Nakba pada Sabtu (14/5). Foto-REUTERS/Mohamad Torokman.

apahabar.com, JAKARTA – Indonesia mendesak Israel untuk menghentikan pendudukan di Palestina. Desakan tersebut dilakukan setelah insiden tertembaknya jurnalis Al Jazeera, Shireen Abu Akleh, yang sedang melipt bentrokan di Tepi Barat.

“Indonesia mengutuk keras pembunuhan jurnalis Al Jazeera, Shireen Abu Akleh di wilayah Tepi Barat pada Rabu (11/05) yang telah melanggar norma dan hukum internasional,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri RI melalui Twitter seperti dilansir CNN Indonesia.

Kemlu RI juga menyerukan proses penyelidikan menyeluruh, independen dan transparan terkait kematian Abu Akleh. Selain itu, Kemlu juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban.

Di akhir pernyataannya, Kemlu menuliskan, “Indonesia menyerukan diakhirinya pendudukan Israel terhadap wilayah Palestina dan dilaksanakannya solusi dua negara.”

Abu Akleh sendiri tewas saat sedang meliput bentrokan antara aparat Israel dan warga Palestina di Kota Jenin, Tepi Barat pada Rabu (11/5).

Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan bahwa Abu Akleh tewas “dibunuh” tentara Israel. Dalam pemberitaannya, Al Jazeera juga merujuk pada pernyataan Kemenkes Palestina itu.

Meski demikian, Al Jazeera menyatakan bahwa sampai saat ini pihaknya belum mengetahui penyebab kematian Abu Akleh.

“Apa yang kami tahu sekarang adalah Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan kematiannya,” kata seorang jurnalis Al Jazeera di Ramallah, Nida Ibrahim, seperti dikutip Reuters.

Ibrahim menuturkan bahwa informasi yang diketahui pasti hingga saat ini adalah Abu Akleh tertembak di bagian kepala. Abu Akleh kemudian dilarikan ke rumah sakit, tapi tak tertolong.

Di sisi lain, Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett, menyatakan bahwa ada kemungkinan Abu Akleh tewas karena tembakan warga Palestina.

Insiden ini menarik perhatian banyak pihak, termasuk Amerika Serikat. Washington menyatakan bahwa Abu Akleh merupakan warga negara Palestina-AS. Mereka pun mendesak penyelidikan menyeluruh.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

News

Puasa Lebih Dulu, Warga Wakal Maluku Tengah Sudah Rayakan Idulfitri

News

Gempa Pasaman Barat Sumbar, Ribuan Warga Bermalam di Tenda Darurat
bank dunia

News

Salut! Bank Dunia Puji Indonesia Sukses Atasi Krisis Ekonomi
Jasad di belakang Pentacity Mall Balikpapan

News

Heboh, Jasad Pria Tak Bernyawa di Belakang Pentacity Mall Balikpapan

News

Kabar Terbaru Boeing 737-800 China Eastern yang Jatuh di Lereng Gunung
Vaksinasi Covid-19 di Lokasi Wisata Tanah Laut

News

Kemenag Kotabaru: Vaksin Saat Berpuasa, Jangan Ragu
Samsung Hentikan

News

Selain Apple, Samsung Juga Berhenti Kirim Produk ke Rusia
Maming Hipmi

News

Pengusaha Muda Temui Jokowi di Istana, Dapat Petuah & Janji Belanja BUMN untuk UMKM
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com