Banjarmasin Optimis Target Investasi Tahun Ini Tercapai Kandas di Piala Presiden, Barito Putera Langsung Fokus ke Liga 1 Persiba Balikpapan Gasak PSIM Yogyakarta 2-0 Tarif Air Bersih Naik, Dewan Kotabaru Minta Pelayanan PDAM Ikut Membaik Indomaret Izin Masuk Barabai Bukan Pepesan Kosong

Mayat Pria di Danda Jaya Batola Ternyata Warga Teluk Tiram Banjarmasin

- Apahabar.com     Senin, 16 Mei 2022 - 21:00 WITA

Mayat Pria di Danda Jaya Batola Ternyata Warga Teluk Tiram Banjarmasin

Dibantu relawan setempat, Inafis Sat Reskrim Polres Barito Kuala memeriksa sesosok mayat pria di Desa Danda Jaya. Foto: Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Identitas pria yang ditemukan sudah meninggal di RT 10A Desa Danda Jaya di Kecamatan Rantau Badauh, Barito Kuala, Sabtu (16/5), akhirnya diketahui.

Korban bernama Firmansyah alias Anang. Pria berusia 55 tahun ini tercatat sebagai warga Jalan Teluk Tiram Darat Gang Hidayah Ujung No.20 RT 25 Kelurahan Telawang, Banjarmasin.

Diduga korban sedang memancing di kawasan tersebut. Hal ini terlihat dari sebatang joran pancing yang berada di dekat korban.

“Korban pertama kali ditemukan oleh saksi Jumadi dalam keadaan terlentang di tengah jalan,” papar Kapolres Batola, AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif, melalui Kasi Humas, AKP Abdul Malik.

“Selanjutnya perihal penemuan mayat itu diberikan Jumadi kepada dua saksi lain lain atas nama Musliansyah dan Sardi,” imbuhnya.

Baca juga: Geger Penemuan Mayat Pria di Desa Danda Jaya Batola

Setelah ditangani Polsek Rantau Badauh, tak lama kemudian Inafis Sat Reskrim Polres Batola juga tiba di tempat kejadian.

Selanjutnya menggunakan ambulans relawan, jenazah dibawa ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk dilakukan visum, “Untuk penyebab kematian, masih dalam proses pemeriksaan,” jelas Malik.

Sementara Kasat Reskrim Polres Batola, AKP Setiawan Malik, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan tak memperlihatkan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

“Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit asam lambung. Setelah tak ditemukan tanda-tanda kekerasan, keluarga juga menolak dilakukan autopsi,” bebernya.

Sebelumnya dalam kesempatan terpisah, Kapolsek Rantau Badauh, Iptu Ma’rum, juga membantah kalau korban terkena sambaran petir.

“Dalam pemeriksaan korban, dokter tidak menemukan bekas sambaran petir. Kemudian dari salah seorang teman korban juga menjelaskan cuaca cukup cerah. Setelah 30 menit penemuan mayat, baru kemudian turun hujan,” tandasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Pembeli Berkicau, Pengedar Sabu di Rampa Kotabaru Disergap Polisi
Kebakaran Muara Rapak Balikpapan

Hot Borneo

Subuh Hari Api Berkobar di Balikpapan, 1 Orang Ditemukan Tewas Terpanggang!

Hot Borneo

DITANGKAP! Pengeroyok Polisi Amuntai Saat Aksi ‘Bagarakan Sahur’
Polres Kapuas

Hot Borneo

Polres Kapuas Cek Hewan Ternak Warga Terkait Wabah PMK, Begini Hasilnya
Kebakaran Pulau Mambulau

Hot Borneo

Puluhan Pelajar Korban Kebakaran Pulau Mambulau Kapuas Dapat Bantuan Perlengkapan Sekolah

Hot Borneo

Terima Beasiswa dari Yayasan Haji Maming, Mahasiswi Asal Tanah Bumbu Teringat Pesan Ibu
Cuaca Kalsel

Hot Borneo

Digempur Truk ODOL, Jalan di Banjarmasin Rusak-Rusak, Dishub Hanya Andalkan Portabel
kelakai

Hot Borneo

Meraup Cuan dari Kelakai yang Tumbuh Subur di Bumi Kalimantan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com