Prediksi BPBD Terkait Ancaman Banjir Rob di Banjarmasin Kini Sejarah Hari Ini: Tragedi Kelam Jumat Kelabu Banjarmasin Keluh Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO Hari Ini, Pesisir Kalsel Dibayangi Hujan Berpetir Shin Tae-yong Puji Semangat Juang Garuda Muda Tumbangkan Malaysia

Pemeriksaan di Pelabuhan Sampit Diperketat, Polisi Turunkan Anjing Pelacak

- Apahabar.com     Jumat, 6 Mei 2022 - 21:33 WITA

Pemeriksaan di Pelabuhan Sampit Diperketat, Polisi Turunkan Anjing Pelacak

Polda Kalimantan Tengah menurunkan anjing pelacak untuk memeriksa barang bawaan penumpang di Pelabuhan Sampit. Foto: Antara

apahabar.com, SAMPIT – Pemeriksaan ketat diberlakukan Polda Kalimantan Tengah kepada setiap penumpang arus balik lebaran di Pelabuhan Sampit, Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah.

Mereka bahkan dengan menerjunkan anjing pelacak untuk mencegah penyusupan barang terlarang seperti narkoba ke daerah setempat.

Tercatat sudah dua kapal tiba di Pelabuhan Sampit. KM Leuser milik PT Pelni dari Semarang tiba membawa 220 penumpang, Kamis (5/5).

Disusul KM Kirana III milik PT Dharma Lautan Utama dari Surabaya yang tiba di Pelabuhan Sampit dengan membawa 414 orang.

Selanjutnya setiap penumpang yang turun dari kapal, langsung diperiksa oleh petugas. Anjing pelacak juga dikerahkan memeriksa barang bawaan penumpang.

“Terdapat beberapa kerawanan yang memungkinkan, ketika pemudik kembali,” papar Wakapolda Kalteng, Brigjen Pol Ida Oetari Poernamasasi, seperti dilansir Antara, Jumat (6/5).

“Makanya diberlakukan SOP yang tidak biasa dengan menerjunkan anjing pelacak. Kami mengantisipasi penyusupan barang terlarang,” imbuhnya.

Pencegahan narkoba mendapat perhatian khusus, mengingat Kalteng yang semula hanya daerah perlintasan narkoba, sekarang diindikasikan menjadi daerah target pemasaran.

“Kami menurunkan anjing pelacak untuk narkoba, selain untuk bahan peledak. Hasilnya untuk sementara masih aman,” tegas Oetari.

Sementara penumpang merespons positif pemeriksaan tersebut, “Semua barang bawaan diperiksa. Tidak masalah juga, karena demi keselamatan bersama,” sahut Emy, salahs seorang penumpang.

Emy sendiri baru mudik selama 20 hari ke Solo, Jawa Tengah, setelah setelah dua tahun terakhir tidak bisa merayakan lebaran bersama keluarga besar di kampung halaman.

“Kami pulang cepat karena anak-anak mau masuk sekolah. Alhamdulillah tidak terdapat kendala. Semuanya lancar tidak terjadi kemacetan,” tandas Emy.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Arisan Bodong di T Satui Tanah Bumbu

Hot Borneo

Lagi, Arisan Bodong Tipu Warga, Kali Ini di Tanah Bumbu
Kalsel Pindah ke Banjarbaru

Hot Borneo

Ibu Kota Kalsel Pindah ke Banjarbaru, Partai Ummat Dukung Judicial Review ke MK
BPKP Kalsel

Hot Borneo

Tahun Lalu, Triliunan Potensi Kehilangan Uang Negara dan Daerah di Kalsel Terselamatkan
Taupik Hidayat

Hot Borneo

GEGER! Taupik Hidayat Diduga Tenggelam di Sungai Balangan
Tabalong

Hot Borneo

ALAMAK! Pasutri di Jaro Tabalong Disergap Polisi karena Narkoba

Hot Borneo

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Warga Pekapuran di Jelapat Baru Batola
Demo 11 April

Hot Borneo

Empat Daerah di Kaltim Serentak Gelar Demo 11 April
Jalan Trans-Kalimantan Kalteng

Hot Borneo

Percepat Pembangunan Jalan Trans-Kalimantan, Kalteng Perlu Dukungan Pusat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com