Prediksi BPBD Terkait Ancaman Banjir Rob di Banjarmasin Kini Sejarah Hari Ini: Tragedi Kelam Jumat Kelabu Banjarmasin Keluh Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO Hari Ini, Pesisir Kalsel Dibayangi Hujan Berpetir Shin Tae-yong Puji Semangat Juang Garuda Muda Tumbangkan Malaysia

Penembakan di Pilpres Filipina, 6 Tewas

- Apahabar.com     Selasa, 10 Mei 2022 - 13:41 WITA

Penembakan di Pilpres Filipina, 6 Tewas

Pemungutan suara Pilpres Filipina di Marawi, Mindanao. Foto-Ist

apahabar.com, JAKARTA – Enam orang tewas imbas insiden penembakan di hari pemungutan suara pemilihan presiden di Mindanao, Filipina, Senin (9/5).

Melansir CNNIndonesia, pria tak dikenal menembak mati tiga anggota tim aksi penjaga perdamaian Barangay (BPAT) yang membantu menjaga tempat pemungutan suara di Kota Buluan, Maguindanao.

Menurut laporan Badan Intelijen Militer ke-16, serangan itu terjadi di belakang sekolah dasar Pilot dan dilakukan oleh beberapa penembak dari dua mobil putih.

Di Sekolah Tinggi Nasional Malabang, Lanao del Sur, sebanyak tiga orang tewas dan dua orang terluka saat insiden penembakan terjadi di pusat pemungutan suara. Penembakan itu terjadi kala pendukung kandidat lokal saling tembak-menembak.

Direktur Kepolisian Lokal, Kol. Christopher Panapan, mengatakan bahwa penyelidik tengah berupaya mengetahui alasan penembakan terjadi.

Tak hanya penembakan, ledakan turut terjadi di beberapa kota lain di provinsi Maguindanao.

Sebanyak enam pemilih terluka dalam ledakan granat di Sekolah Dasar Datu Piang di Barangay Buayan, kota Datu Piang, Senin (9/5).

Beberapa ledakan lain juga berlangsung di Datu Unsay dan menyebabkan sembilan pemilih terluka. Ledakan juga terjadi di daerah Shariff Aguak, meski tak menimbulkan korban jiwa.

Walaupun beberapa masyarakat tewas dalam pilpres kali ini, Kepolisian Nasional Filipina (PNP) menilai keadaan saat ini masih lebih bisa dikendalikan dibandingkan dalam pemilihan sebelumnya.

Menurut juru bicara PNP, Kol. Jean Fajardo, total 73 insiden kekerasan terkait pemilihan telah dilaporkan sejak Senin (9/5). Namun, hanya 16 insiden yang terkonfirmasi melibatkan pemilihan.

Sekretaris Dalam Negeri Eduardo Ano dan Ketua Komisi Pemilihan Umum (Comelec) Saidamen Pangarungan turut menggemakan penilaian PNP, dengan mengatakan pemilihan tahun ini “relatif tertib dan damai.”

“Kami berhasil mencegah upaya beberapa kelompok yang mencoba melakukan kekejaman, mengancam pemilih untuk keluar dan memberikan suara mereka,” kata Ano.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Penggal Tangan Tapin

News

Duduk Perkara Bapak Penggal Lengan Pemuda di Parigi Tapin, Berawal dari Miras
WHO

News

WHO Sebut Varian Corona Berpotensi Muncul Lagi di Masa Depan
Unlawfull Kiling

News

Hakim Vonis Bebas 2 Polisi Terdakwa Unlawful Kiling Laskar FPI
Pendeta Saifuddin Ibrahim

News

Akhirnya! Polisi Tetapkan Pendeta Saifuddin Ibrahim Sebagai Tersangka

News

Pasukan Kuning Libur, Warga HSS Jangan Buang Sampah Sembarangan!
Kebakaran

News

Brakkk! Mobil BPK di Banjarmasin Kembali Tabrak 2 Pemotor
Badan Pengelola Keuangan Haji

News

Jemaah Masjid Istiqlal Dapat Hadiah Naik Haji dari Menteri Saudi
Bandara

News

Pergerakan Penumpang Bandara Terus Meningkat Jelang Lebaran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com