Manuver Plt Bupati HSU Soal Pasar Alabio, Prof Denny: Ada yang Tidak Beres Tahanan Tewas Banjarmasin, IPW Desak Pertanggungjawaban Dua Tingkat Buntut Tahanan Tewas, Anggota Polresta Banjarmasin Diperiksa! Siap-Siap! Beli Migor Curah di Banjarmasin Pakai PeduliLindungi Kuras Sumur, Semburan Gas yang Muncul di Manggar Balikpapan

Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Masih Terkendala Jaringan Internet

Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar dari Kemendikbud RI di Kabupaten Banjar saat ini masih terganjal jaringan internet di wilayah pelosok.
- Apahabar.com     Senin, 30 Mei 2022 - 22:26 WITA

Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Masih Terkendala Jaringan Internet

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Banjar, Liana Penny. Foto-Ist

apahabar.com, MARTAPURA – Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar dari Kemendikbud RI di Kabupaten Banjar saat ini masih terganjal jaringan internet di wilayah pelosok.

Hal ini diungkapkan Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Banjar, Liana Penny saat menjadi pembina apel gabungan, di halaman Kantor Bupati Banjar, Senin (30/5).

“Kendala yang dihadapi saat ini adalah keterbatasan akses internet bagi beberapa satuan pendidikan, sehingga semua belum bisa melaksanakan program Merdeka Belajar,” ujarnya.

Liana menjelaskan, penerapan kurikulum Merdeka Belajar merupakan bentuk mentransformasi pendidikan bertujuan mewujudkan sumber daya manusia (SDM) unggul yang memiliki profil pemuda pelajar Pancasila.

“Penerapan kurikulum dalam rangka pemulihan pembelajaran, khususnya implementasi kurikulum Merdeka berlaku pada tahun ajaran 2022-2023,” ucapnya.

Kebijakan Merdeka Belajar terdapat 19 episode telah diluncurkan, di antaranya 4 pokok kebijakan belajar, kampus merdeka, perubahan mekanisme dana bos, program organisasi penggerak, program guru penggerak, transformasi dana pemerintah untuk pendidikan tinggi, program sekolah penggerak dan SMK pusat unggulan.

Liana menjelaskan, total satuan pendidikan yang sudah mendaftar dan mengimplementasikan kurikulum merdeka, melalui program sekolah penggerak dan implementasi Kurikulum Merdeka Mandiri, yaitu jenjang PAUD sebanyak 105 satuan pendidikan, SD 75, dan SMP 39.

“Target pada tahun pelajaran 2024-2025 semua satuan pendidikan di Kabupaten Banjar sudah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka,” ucap Liana.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pemkab Banjar

Vaksinasi Sekaligus Pasar Murah, Warga di Martapura Antusias
Bupati Banjar

Pemkab Banjar

Bupati Banjar Resmikan Gedung Puskesmas Baru di Sambung Makmur

Pemkab Banjar

Puluhan Kader Pangan Posyandu Dibekali Ilmu Pemenuhan Gizi
Kajari Banjar

Pemkab Banjar

Kajari Banjar Berganti, Bupati Saidi Harap Hubungan Baik Terus Terjalin
Penataan Sekumpul

Pemkab Banjar

Penataan Sekumpul, Bupati Banjar Tandatangani Pinjam Pakai Jalan Inspeksi Irigasi
Opini WTP

Pemkab Banjar

8 Kali Berturut-turut, Pemkab Banjar Kembali Raih WTP
Wagub Sumbar dan Bupati Banjar

Pemkab Banjar

Intip Kesiapan MTQ Nasional 2022 Kalsel, Wagub Sumbar Bertandang ke Banjar
Piala Kalpataru

Pemkab Banjar

Diarak dari Bandara, Piala Kalpataru Sampai di Martapura
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com