Satu Korban LCT Tenggelam di Tanah Laut Ditemukan, Identitas Belum Diketahui Jelang Wukuf, Kesehatan Jemaah Haji Kalsel Terus Dikontrol Temui Zelenskyy dan Putin, Jokowi Bawa Misi Penting Negara Berkembang Manuver Plt Bupati HSU Soal Pasar Alabio, Prof Denny: Ada yang Tidak Beres Tahanan Tewas Banjarmasin, IPW Desak Pertanggungjawaban Dua Tingkat

Perintahkan Mafia Minyak Goreng Diproses Hukum, Jokowi: Saya Tidak Mau Ada yang Bermain-Main

- Apahabar.com     Jumat, 20 Mei 2022 - 10:09 WITA

Perintahkan Mafia Minyak Goreng Diproses Hukum, Jokowi: Saya Tidak Mau Ada yang Bermain-Main

Presiden Joko Widodo. Foto-Istimewa.

apahabar.com, BANJARMASIN – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan aparat penegak hukum terus melakukan penyelidikan dan mengejar para pelaku yang menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng di Tanah Air. Jokowi menyebut tindakan para terduga mafia minyak goreng telah mempersulit dan merugikan masyarakat.

“Saya tidak mau ada yang bermain-main, yang dampaknya mempersulit rakyat, merugikan rakyat,” tegas Jokowi dilihat pada akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (20/5).

Di sisi lain, Jokowi akan terus memantau pasokan minyak goreng yang ada. Meski keran ekspor sudah dibuka Kembali, Mantan Walikota Solo ini memastikan pemerintah akan terus mengawasi agar tidak terjadi lagi kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng nantinya.

“Meskipun ekspor dibuka, pemerintah akan tetap mengawasi dan memantau dengan ketat untuk memastikan pasokan tetap terpenuhi dengan harga terjangkau,” ucap Jokowi.

Baru-baru ini Kejaksaan Agung juga telah menahan Lin Che Wei alias Weibinanto Halimdjati. Lin Che Wei berperan bekerja sama dengan mantan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Indrasari Wisnu Wardhana.

Pada kasus mafia minyak goreng, Kejaksaan Agung telah menetapkan lima orang tersangka dari kalangan pengusaha dan salah satu Dirjen di Kementerian Perdagangan. Tersangka tersebut ialah Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Kemendag, Indrasari Wisnu Wardhana (IWW), Master Parulian Tumanggor (MPT) selaku Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Stanley MA (SMA) selaku Senior Manager Corporate Affair Permata Hijau Grup (PHG), Picare Togare Sitanggang (PT) selaku General Manager di Bagian General Affair PT Musim Mas, dan terakhir Lin Che Wei alias Weibinanto Halimdjati.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Maling di Lapas

News

Nekat, Maling Aerox Beraksi di Parkiran Lapas Banjarmasin
Ukraina

News

Resmi! Ukraina Tetapkan Status Darurat, Rusia Siap Serang Besar-besaran
Gempa

News

BMKG Ungkap Skenario Terburuk Gempa di Nias Selatan Bisa Capai M 8,9
Pilpres

News

Dicolek PKS soal Jodoh 2024, Sandiaga Ungkit Pesan Jokowi

News

Kurang Seminggu, Polsek Tapin Utara Amankan 3 Budak Sabu
Laga Amal Mike Tyson

News

Tolak Laga Amal Lawan Petinju Ukraina, Ini Alasan Mike Tyson
THR

News

Asyik! Kemnaker Pastikan Surat Edaran THR Terbit Minggu Depan

News

Terdeteksi, Omicron Subvarian BA.2 Ditemukan di Lima Negara Afrika
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com