Prediksi BPBD Terkait Ancaman Banjir Rob di Banjarmasin Kini Sejarah Hari Ini: Tragedi Kelam Jumat Kelabu Banjarmasin Keluh Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO Hari Ini, Pesisir Kalsel Dibayangi Hujan Berpetir Shin Tae-yong Puji Semangat Juang Garuda Muda Tumbangkan Malaysia

Persiapan Haji 2022, Kemenag Sudah Siapkan 38 Hotel di Makkah

- Apahabar.com     Kamis, 5 Mei 2022 - 22:14 WITA

Persiapan Haji 2022, Kemenag Sudah Siapkan 38 Hotel di Makkah

Ilustrasi, hotel untuk jemaah haji di Makkah. Foto-Net.

apahabar.com, JAKARTA – Akomodasi, transportasi, dan katering untuk jemaah haji Indonesia di Arab Saudi sedang dipersiapkan Kementerian Agama (Kemenag).

Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Eko Hartono, menyampaikan, terkait penyelenggaraan haji, sejauh ini telah dilakukan persiapan termasuk di aspek akomodasi, transportasi dan katering. Untuk akomodasi sudah disiapkan 38 hotel di Makkah.

“(Persiapan hotel) di Madinah segera menyusul,” kata Eko, dilansir Republika, Kamis (5/5).

Ia menyampaikan, katering juga sudah dibahas dengan para penyedia di Makkah. Begitu pula dengan beberapa penyedia transportasi bus, sudah dilakukan pembahasan.

Ia menambahkan, untuk tenaga musiman atau temus, sekitar 700 orang sedang disiapkan. Sekitar 700 orang tersebut sebagian hasil rekrutmen tenaga musiman tahun 2020 dan sisanya akan dilakukan perekrutan lagi.

“Yang lagi kita tunggu adalah harga per paket dari pihak Arab Saudi, ini penting sekali karena akan tentukan ONH, mereka bilang sehabis liburan Idul Fitri akan diumumkan,” ujar Eko.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama (Kemenag), Hilman Latief, menegaskan bahwa besaran kuota haji reguler dan khusus sudah ditentukan sejak awal oleh pemerintah Arab Saudi.

“Pemberian kuota haji tahun 1443 Hijriyah atau 2022 Masehi tidak dilaksanakan seperti tahun-tahun sebelumnya, yaitu melalui penandatangan MoU antar dua negara yang diwakilkan oleh Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi dan Menteri Agama RI. Namun kuota diberikan secara langsung oleh pemerintah Arab Saudi melalui e-Haj,” kata Hilman melalui pesan tertulis, Rabu (4/5).

Menurutnya, penentuan kuota pada penyelenggaraan ibadah haji 1443 H atau 2022 M ini bersifat mandatori atau given dari pemerintah Arab Saudi, dalam hal ini Kementerian Haji Arab Saudi. Sehingga, tidak ada ruang negosiasi dalam penentuan kuota karena tidak ada juga pembahasan MoU antarmenteri sebagaimana penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya.

“Pembagian kuota haji reguler dan khusus dilakukan mengikuti alokasi yang ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi. Secara sistem, melalui e-Haj, pemerintah Arab Saudi membagi sebanyak 92.825 untuk jamaah haji reguler dan 7.226 untuk jemaah haji khusus,” ujar Hilman.

Dalam suasana pandemi Covid-19, penetapan kuota haji oleh Kerajaan Arab Saudi, baru diterbitkan pada pertengahan April. Secara waktu, menurut Hilman, informasi kepastian kuota haji tahun ini sudah sangat mepet, karena biasanya pembahasan MoU sudah dilakukan sejak bulan Desember tahun sebelumnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Religi

Khutbah dan Nasihat Terakhir Umar Bin Abdul Aziz untuk Umat
apahabar.com

Religi

Menelusuri Sejarah Islam di Museum Islam Australia
apahabar.com

Religi

Cerita Masuk Islamnya Jin di Zaman Nabi SAW
apahabar.com

Religi

Update Haul Guru Sekumpul Ke-15, Puluhan Ribu Relawan akan Diterjunkan
apahabar.com

Religi

Kemenkes Selektif  Pilih Petugas Kesehatan untuk Jemaah Haji di 2020
Rasulullah SAW

Religi

Kisah Rasulullah SAW Mengampuni Terdakwa Hukuman Mati
apahabar.com

Religi

Arab Saudi Wajib-kan Rekam Jejak Biometrik, Penyelenggara Ibadah Haji dan Umroh Pasrah
Umar

Religi

Nasihat Umar bin Abdul Aziz Tentang Kematian
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com