Kejati Telaah Permintaan PUPR Kalsel Kawal 40 Proyek Strategis Pilih Ketua, IDI Kalsel Siap Gelar Muswil 2022 di Kotabaru Sengketa Alabio: Pemkab Melawan, Pedagang Mengadu ke PTUN hingga KASN! Skandal Korupsi Hewan Balangan: Genap 100 Saksi Diperiksa Geger Jasad Pria Tertelungkup di Pantai Melawai Balikpapan

Petani Sawit Kotabaru Apresiasi Jokowi Buka kembali Ekspor CPO

- Apahabar.com     Sabtu, 21 Mei 2022 - 14:57 WITA

Petani Sawit Kotabaru Apresiasi Jokowi Buka kembali Ekspor CPO

Sejumlah truk pengangkut Tanda Buah Segar (TBS) kelapa sawit mengantre untuk pembongkaran di salah satu pabrik minyak kelapa sawit. Foto: Antara

apahabar.com, KOTABARU – Pembukaan ekspor bahan baku minyak goreng atau CPO, menjadi kabar gembira untuk petani sawit di Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Mereka sekaligus mendukung kebijakan Presiden Joko Widodo tersebut, karena akan berimbas baik terhadap harga jual Tandan Buah Sawit (TBS) petani swadaya.

“Dibukanya ekspor CPO oleh Presiden sangat tepat sekali. Kami petani sawit mandiri mengapresiasi kebijakan ini dan semoga harga TBS petani kembali normal lagi,” harap Suli, petani sawit dari Desa Bumi Asih, Kelumpang Selatan, Sabtu (21/5).

Selain mengembalikan perekenomian petani sawit, pembukaan kembali ekspor CPO diharapkan berpengaruh dengan ketersediaan minyak goreng yang sempat langka.

“Intinya semoga saja kedepan semakin membaik. Harga sawit kembali naik dan akhirnya bisa memulihkan ekonomi petani,” papar Suli.

Sementara petani sawit lain, Sabari, mengakui pembukaan kembali ekspor CPO menjadi semangat tersendiri untuk petani sawit mandiri.

Terlebih kebijakan itu mempengaruhi kenaikan harga buah sawit petani di Kotabaru. Sebelumnya larangan ekspor membuat harga TBS anjlok.

“Intinya seiring pembukaan kembali ekspor CPO, kami berharap harga sawit kami juga naik,” harap Sabaro.

Sementara, pengurus DPD Asosiasi Petani Kelapa Aawit Indonesia (Apkasindo) Kotabaru, Khairul Sani, juga menyambut baik kebijakan yang diambil Presiden Jokowi.

“Otomatis kebijakan itu membuat harga sawit di kalangan petani stabil seperti sebelumnya,” jelas Khairul Sani.

“Imbas dari kebijakan itu sekaligus membuat perekonomian petani dan daerah semakin membaik,” pungkasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Rika Safitri

Hot Borneo

Terungkap, Profil Terduga Pembunuh Danmenwa Amuntai

Hot Borneo

INNALILLAHI.. Mantan Wakil Bupati Kotabaru Tutup Usia
Perusahaan Listrik

Hot Borneo

Perusahaan Listrik di Kalsel Diadukan Gegara THR, Disnakertrans Turun Tangan!

Hot Borneo

Ritual Sesat Guru Cabul di Angkinang HSS: Ruqyah Dulu, Gerayangi Kemudian
Pengeroyokan Pemuda Mantangai

Hot Borneo

Dikeroyok, Seorang Pemuda di Mantangai Kapuas Tewas Bersimbah Darah
apahabar.com

Hot Borneo

Keberangkatan Pemudik di Terminal Km 6 Banjarmasin, Per Hari di Atas Seribu Penumpang
Anjing Liar Kampung Baru

Hot Borneo

Atasi Anjing Liar, Dinas Pertanian Tanah Bumbu Bakal Gandeng Balai Veteriner Banjarbaru
Cuaca

Hot Borneo

Hujan Masih Turun, BPBD Banjarmasin Siaga Hadapi Potensi Banjir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com