Kandas di Piala Presiden, Barito Putera Langsung Fokus ke Liga 1 Persiba Balikpapan Gasak PSIM Yogyakarta 2-0 Tarif Air Bersih Naik, Dewan Kotabaru Minta Pelayanan PDAM Ikut Membaik Indomaret Izin Masuk Barabai Bukan Pepesan Kosong Gaji ke-13 Sudah Cair Rp 8 Triliun, ASN Banjarmasin Sabar Dulu…

PPATK Ungkap Aliran Dana Polisi Bos Tambang Emas Kalimantan

PPATK menyebut dana Briptu Hasbudi mengalir ke sejumlah pihak tertentu.
- Apahabar.com     Sabtu, 21 Mei 2022 - 19:09 WITA

PPATK Ungkap Aliran Dana Polisi Bos Tambang Emas Kalimantan

Briptu Hasbudi saat digiring kepolisian dari kediamannya. Foto: Istimewa

apahabar.com, SAMARINDA – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) berhasil melacak aliran dana dari Briptu Hasbudi ke sejumlah pihak.

Sebagai pengingat, Hasbudi merupakan oknum polisi bos tambang emas ilegal di Kalimantan Utara yang ditangkap karena sederet kasus. Mulai dari tambang ilegal hingga penyelundupan pakaian bekas.

“Ya ada (aliran dana ke) pihak-pihak terkaitnya. Masih proses terus terkait dengan pendalamannya,” kata Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, Sabtu (21/5) dilansir Detik.com.

Pelacakan aliran dana ini, kata Ivan, masih dilakukan pendalaman. Untuk sementara, dia belum bisa membeberkan siapa pihak yang menerima aliran dana tersebut.

“Masih terus pendalaman. Kalau profil tidak bisa saya sampaikan,” ujar Ivan.

Polisi menemukan kontainer berisi pakaian bekas yang diduga milik Briptu Hasbudi. Foto: Istimewa

Lebih lanjut dia menegaskan pelacakan aliran dana ini memang sudah lama dilakukan. Namun hingga kini belum ditemukan titik terang aliran dana ini mengalir ke pihak mana saja.

“Kami sudah proses sejak lama,” katanya.

Sebelumnya, dugaan aliran dana Briptu Hasbudi (HSB), oknum polisi bos tambang emas ilegal di Kalimantan Utara (Kaltara), yang mengalir ke sejumlah pihak diatensi Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Kompolnas pun meminta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengecek aliran dana tersebut.

“Nanti kami akan mendorong PPATK untuk cek aliran dana itu sehingga bisa memberikan masukan kepada polisi kalau nanti mengungkap lebih detail,” ungkap Komisioner Kompolnas Albertus Wahyurudhanto, Kamis (19/5).

Polisi berharta miliaran ini diketahui memiliki bisnis lain, termasuk pengiriman barang bekas dari Malaysia. Kompolnas akan mengecek langkah penelusuran yang dilakukan Polda Kaltara dan Polres Bulungan, khususnya terkait penelusuran transfer dana HSB mengalir ke mana saja.

“Kemudian untuk melakukan tracking aliran dana itu. Kan tidak ada di polisi, tetapi ada di PPATK, sehingga tadi kami cek, ternyata sudah juga bersurat ke PPATK,” jelasnya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Sebulan Jelang Iduladha, Harga Daging Sapi di Kalsel Terus Melesat

Hot Borneo

Tunda Penggusuran Pasar Batuah, Simak Isi Surat Komnas HAM kepada Wali Kota Banjarmasin
Alfamart Ambruk

Hot Borneo

Biang Kerok Alfamart Ambruk di Gambut, Tim Khusus Didatangkan
Palidangan Sehati

Hot Borneo

Meski Bukan Weekend, Masyarakat Ramai Kunjungi RTH Palidangan Sehati HSS
Jemaah Haji Kalteng

Hot Borneo

Kuota Haji Kalteng 731 dan Cadangan 147 Orang, Segini Jatah Masing-Masing Kabupaten Kota

Hot Borneo

Jelang Lebaran, Ibnu Sina Keluarkan Aturan: dari Salat Berjemaah hingga Takbir Keliling
Kurban

Hot Borneo

Tak Ada PMK Pada Hewan Ternak, Stok Sapi Kurban di Tabalong Belum Cukup

Hot Borneo

Geger Penemuan Mayat Pria di Desa Danda Jaya Batola
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com