Satu Korban LCT Tenggelam di Tanah Laut Ditemukan, Identitas Belum Diketahui Jelang Wukuf, Kesehatan Jemaah Haji Kalsel Terus Dikontrol Temui Zelenskyy dan Putin, Jokowi Bawa Misi Penting Negara Berkembang Manuver Plt Bupati HSU Soal Pasar Alabio, Prof Denny: Ada yang Tidak Beres Tahanan Tewas Banjarmasin, IPW Desak Pertanggungjawaban Dua Tingkat

Predikat WTP Jadi Kado Harjad Ke-72 Kotabaru

Pemkab Kotabaru kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Kalsel, Selasa (17/5)...
- Apahabar.com     Rabu, 18 Mei 2022 - 00:35 WITA

Predikat WTP Jadi Kado Harjad Ke-72 Kotabaru

Bupati Kotabaru Sayed Jafar saat menerima predikat WTP ke-7 dari BPK RI perwakilan Kalsel. Foto: Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Pemkab Kotabaru kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Kalsel, Selasa (17/5).

Raihan WTP sendiri setelah diserahkan laporan pemeriksaan (LHP) atas laporan keuangan Pemkab Kotabaru 2021.

Sementara, WTP diterima Bupati Sayed Jafar, didampingi Wakil Ketua DPRD Mukni, Kepala BPKAD, Risa Ahyani, serta Kepala Inspektorat, Ahmad Fitriadi di Aula Gedung BPK RI Perwakilan Kalsel.

Bupati Sayed Jafar menyampaikan rasa syukur atas raihan WTP tujuh kali berturut-turut.

Raihan WTP yang ke tujuh kali ini, sekaligus menjadi kado istimewa di hari jadi ke-72 Kotabaru 2022.

Prestasi menurutnya, dapat diraih tidak terlepas dari kinerja yang baik seluruh SKPD di lingkup Pemkab Kotabaru. Khususnya, perihal penyusunan laporan keuangan.

“Semoga saja di tahun yang akan datang, kinerja SKPD di Kotabaru lebih baik lagi, dan prestasi WTP ini bisa terus dipertahankan,” harap Bupati Sayed Jafar, mengakhiri.

Kepala BPKAD Kotabaru, Risa Ahyani, mengatakan berdasarkan pernyataan Kepala BPK RI Kalsel, M Ali Asyar, pihaknya menilai, penyajian laporan keuangan Pemerintah Daerah Kotabaru telah disajikan sesuai kaidah aturan pengelolaan keuangan daerah.

Meski demikian, menurutnya, sejauh ini terdapat empat kesalahan yang juga masih terjadi di pemerintah daerah termasuk di Kotabaru yang harus dibenahi, yaitu kesalahan dalam pemungutan pajak, khususnya soal pajak pertambahan nilai.

“Selain itu juga perihal kekurangan volume pekerjaan, penerapan Perpres 33 tentang standar harga satuan regional, dan kurang optimalnya pemungutan pendapatan asli daerah,” tandasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pemkab Kotabaru

Bupati Kotabaru Sayed Jafar Hadiri Penanaman Ribuan Bibit Sawit di Sampanahan
apahabar.com

Pemkab Kotabaru

Toleransi Pemkab Kotabaru untuk Pengunjung Objek Wisata Siring Laut
Pohon Khas Kalimantan

Pemkab Kotabaru

Cegah Kepunahan, Kotabaru Tanam Pohon Khas Kalimantan
apahabar.com

Pemkab Kotabaru

Lewat Peringatan HPSN, Warga Kotabaru Diimbau Peduli Lingkungan

Pemkab Kotabaru

Puluhan Pejabat di Lingkup Pemkab Kotabaru Resmi Dilantik
Sungai Durian

Pemkab Kotabaru

Bupati Kotabaru Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Manunggul Lama Sungai Durian
apahabar.com

Kalsel

Terus Meningkat, Potensi Sektor Pariwisata Kotabaru Dongkrak Pendapatan Daerah
Bupati Kotabaru

Pemkab Kotabaru

Safari Ramadan ke Sungai Durian, Bupati Kotabaru Bagikan Ragam Bantuan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com