Demam Skuter Listrik, Di Banjarmasin Rp35 Ribu Free Foto Siap-siap, Kominfo Buka Beasiswa S2 untuk Umum dan PNS Bus Peziarah Tabrak 3 Rumah di Ciamis, Penumpang Berlompatan Cuaca Kalsel Hari Ini: Hujan Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Ehemm, H Sondani Jatuh Hati pada Pandangan Pertama

Serang 3 Kabupaten Kalsel, Hama Tungro Rusak Ratusan Hektare Padi

Hama tungro atau virus tungro menginfeksi padi hingga menjadi kerdil, daun berwarna kuning sampai kuning jingga disertai bercak kecoklatan.
- Apahabar.com     Selasa, 10 Mei 2022 - 21:19 WITA

Serang 3 Kabupaten Kalsel, Hama Tungro Rusak Ratusan Hektare Padi

Ilustrasi seorang petani sedang menanam padi. Foto-Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Sedikitnya tiga kabupaten di Kalimantan Selatan (Kalsel) terserang hama tungro. Akibatnya ratusan hektare padi rusak.

Hama tungro atau virus tungro diketahui menginfeksi tanaman padi hingga menjadi kerdil.

Selain itu, hama tungro juga menyebabkan daun berwarna kuning sampai kuning jingga disertai bercak berwarna kecoklatan, tampak sedikit melintir.

Perubahan warna daun ini di mulai dari ujung, meluas ke bagian pangkal.

Menurut Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kalsel Syamsir Rahman, ratusan hektare tanaman padi diserang hama tungro tersebut hingga mengalami kerusakan.

Ia memaparkan, serangan hama tungro terjadi di wilayah pertanian di Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Barito Kuala dan Kabupaten Banjar.

Dengan data sementara, di Kabupaten Tanah Laut seluas 100 hektare, di Kabupaten Barito Kuala seluas 400 hektare dan Kabupaten Banjar seluas 150 hektare.

Atas situasi ini, Pemprov Kalsel melalui instansinya dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian.

Pun dengan dinas pertanian kabupaten melakukan gerakan pengendalian hama tungro tersebut.

Gerakan yang sedang dilakukan dengan menyiapkan obat-obatan dan keperluan lainnya.

Tujuannya untuk mengatasi dan mengisolasi hama tungro tersebut hingga tidak menyerang lebih luas lagi.

“Bapak Gubernur pun sudah menginstruksikan agar ditangani masalah ini dengan serius, termasuk distribusi obat-obatan tercukupi untuk penanganan,” kata Syamsir.

Dia pun menyatakan, timbulnya hama tungro ini akibat cuaca yang berubah-ubah, selain dampak banjir.

“Cuaca di daerah kita ini kadang panas kadang hujan, ini menyebabkan penyebaran dari pada hama tungro itu akan lebih mudah, jadi kita selalu bersama balai pengkajian teknologi pertanian dan dinas kabupaten tiap hari kita lakukan gerakan-gerakan pengendalian yang kita laksanakan,” ujarnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Lahan kritis Kalsel

Hot Borneo

Duh, Puluhan Ribu Lahan Kritis di Kalsel Belum Tertangani

Hot Borneo

Lanjutkan Kepemimpinan Sang Ayah, Hj. Mariana Gantikan Haji Abidin di Gerindra Kalsel
Samarinda

Hot Borneo

HEBOH! Si Jago Merah Mengamuk di SPBU Bentuas Samarinda
3 Bocah SD

Hot Borneo

Menilik Alasan 3 Bocah SD HST Viral Naik Baskom ke Sekolah!

Hot Borneo

Kabar Baik! Insentif Daerah Ribuan Guru Honor Kotabaru Segera Cair

Hot Borneo

Record Store Day 2022: Pilar Utama Pembentukan Ekosistem Musik di Tanah Bumbu

Hot Borneo

Geramnya Bang Dhin Masih Ada Perusahaan di Kalsel Bayar THR Tak Layak
Kebakaran di Kasturi Banjarbaru

Hot Borneo

Kebakaran di Kasturi Banjarbaru Hanguskan Satu Rumah, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta Rupiah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com