Pilih Ketua, IDI Kalsel Siap Gelar Muswil 2022 di Kotabaru Sengketa Alabio: Pemkab Melawan, Pedagang Mengadu ke PTUN hingga KASN! Skandal Korupsi Hewan Balangan: Genap 100 Saksi Diperiksa Geger Jasad Pria Tertelungkup di Pantai Melawai Balikpapan Tarif PTAM Intan Banjar Naik 20 Persen, Simak Rinciannya

Singapura Cekal UAS, Mantan Menkumham Buka Suara

- Apahabar.com     Selasa, 17 Mei 2022 - 17:35 WITA

Singapura Cekal UAS, Mantan Menkumham Buka Suara

Ustaz Abdul Somad (UAS) akan mengisi tausiyah di Masjid Agung At Taqwa Balikpapan usai salat subuh berjemaah pada Selasa (7/9). Foto-Ist

apahabar.com, BANJARMASIN – Ustaz Abdul Somad (UAS) dicekal saat berada di Singapura.

Pencekalan terhadap ustaz lulusan Universitas Al-Azhar mesir itu lantas ditanggapi oleh mantan Menteri Hukum dan HAM, Yusril Ihza Mahendra.

Yusril mengatakan Pemerintah Singapura wajib menjelaskan duduk perkara pencekalan terhadap UAS.

“Mengingat beliau adalah seorang ulama yang sangat dihormati masyarakat Indonesia,” ujar Yusril, Selasa (17/5).

Yusril bilang istilah yang lebih tepat terhadap perlakuan atas UAS adalah “pencegahan” bukan deportasi, sebab UAS masih berada dalam area Imigrasi Singapura dan belum benar-benar masuk ke negara itu.

Kalau UAS sudah melewati area Imigrasi dan diperintahkan meninggalkan negara itu, barulah namanya dideportasi, jelas Yusril.

Namun apapun itu, jenis tindakan keimigrasian terhadap UAS harus dijelaskan agar tidak timbul spkekulasi dan salah paham.

Dalam konteks ASEAN Community yang hubungan erat antarwarta, penolakan terhadap kehadiran UAS dapat menimbulkan tanda-tanya dalam hubungan baik antaretnik Melayu dan Islam di Asia Tenggara.

UAS selama ini dikenal sebagai ulama garis lurus yang tidak aktif berurusan dengan kekuasaan dan hubungan antar negara.

Apalagi kehadiran UAS ke Singapura adalah kunjungan biasa, bukan untuk melakukan kegiatan ceramah, tabligh dan sejenisnya yang bisa menimbulkan kekhawaritan Pemerintah Singapura.

Yusril menyambut baik sikap proaktif Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM untuk menghubungi Imigrasi Singapura untuk minta penjelasan terhadap kasus yang dihadapi UAS.

Kemenlu juga dapat melakukan hal yang sama dengan memanggil Dubes Singapura di Jakarta untuk memberi penjelasan mengapa sampai terjadi pencegahan terhadap UAS.

Sebelumnya, kabar mengejutkan datang dari Ustaz Abdul Somad. UAS dikabarkan dilarang masuk ke Singapura.

Cegah dan tangkal (cekal) ini terjadi atas kebijakan pihak Imigrasi Singapura pada Senin, 16 April 2022.

Bahkan, soal ini disiarkan akun resmi Instagram @ustadzabdulsomad_official.

Menurut UAS, dirinya ditahan ruangan berukuran 1×2 meter seperti penjara Imigrasi sebelum akhirnya dideportasi dari Singapura.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

JHT

News

Aturan JHT Hanya Boleh Cair Usia 56 Tahun Dibatalkan
Mahkamah Konstitusi

News

Kabar dari MK: Gugatan Ambang Batas Capres 20 Persen Berguguran!
Cuaca Kalsel

News

Cuaca Hari Ini, Kalsel Berpotensi Hujan Berpetir
Rupiah awal pekan

News

Perang Rusia Vs Ukraina Bikin Lemah Rupiah
Pilpres

News

Dicolek PKS soal Jodoh 2024, Sandiaga Ungkit Pesan Jokowi
Tablig Akbar

News

Kronologi UAS Sempat Ditolak Warga Ceramah di Bogor
IRT Banjar

News

Suami Ditahan, IRT di Banjar Ditemukan Tewas Tergantung

News

Maknai Bulan Suci, Puluhan Siswa Smada Kotabaru Kompak Berbagi Takjil
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com