Adik Maliki Jadi Saksi, Tegaskan Duit Fee Diminta Abdul Wahid Siap-Siap, Distribusi Air Bersih PT AM Bandarmasih Setop 6 Jam Jalani Sidang Perdana, Suami ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin Didakwa Pasal Penipuan & Penadahan Lanjutan Sidang ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin, Terdakwa Ngaku Jual Slot Fiktif Kebakaran di Tabalong, Satu Ruko dan Rumah Hangus Dilalap Api

Terbantahkan, Terdakwa Pastikan Mardani H Maming Tak Terima Dana Gratifikasi Izin Tambang

- Apahabar.com     Selasa, 24 Mei 2022 - 01:08 WITA

Terbantahkan, Terdakwa Pastikan Mardani H Maming Tak Terima Dana Gratifikasi Izin Tambang

Pada sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor Banjarmasin, Senin (23/5), Dwidjono selaku terdakwa memastikan Mardani H Maming mantan Bupati Tanah Bumbu tak menerima sepeserpun dari hasil gratifikasi pengalihan izin tambang senilai Rp27,6 miliar. Foto-apahabar.com

apahabar.com BANJARMASIN – Mantan Kepala Dinas ESDM Kabupaten Tanah Bumbu, Dwiyono Putrohadi Sutopo, yang menjadi terdakwa kasus dugaan korupsi ijin tambang, memastikan bahwa Mardani H Maming tidak menerima sepeser pun uang hasil gratifikasi izin tambang senilai Rp 27,6 miliar.

Dengan demikian, tudingan bahwa Mardani Haji Maming turut menerima aliran dana hasil gratifikasi dalam perkara dugaan korupsi mantan Kepala Dinas ESDM Kabupaten Tanah Bumbu, Raden Dwidjono Putrohadi Sutopo tersebut, terbantahkan.

Pada sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor Banjarmasin, Senin (23/5), Dwidjono selaku terdakwa memastikan Mardani H Maming, mantan Bupati Tanah Bumbu, tak menerima sepeser pun dari hasil gratifikasi pengalihan izin tambang senilai Rp27,6 miliar di perkara ini.

Hal itu terungkap manakala Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Agung, Abdul Salam, menanyakan langsung kepada Dwi, ihwal benar tidaknya Mardani H Maming turut menikmati aliran dana tersebut.

“Uang perusahaan (Rp27,6 miliar) enggak ada,” kata Dwi menjawab pertanyaan Salam saat diperiksa sebagai terdakwa.

Salam mengatakan pihaknya menanyakan hal itu untuk menghindari adanya polemik yang muncul efek dari perkara yang saat ini tengah berjalan. Sebab, kata Salam, jangan sampai ada pihak yang mengkriminalisasi seseorang tanpa bukti yang kuat.

“Kami tidak mau menetapkan orang sebagai tersangka kalau tidak cukup bukti, Pak,” tegas Salam kepada Dwi.

Lantas Hakim Ketua Persidangan, Yusriansyah, mengambil alih, dan kemudian kembali mempertegas pernyataan Dwi soal aliran dana tersebut.

Namun, sekali lagi, Dwi memastikannya. “Jadi dari Rp27,6 miliar tidak ada yang masuk ke bupati?” tanya Yusriansyah. “Tidak ada yang mulia,” jawab Dwi.

Usai persidangan yang digelar sejak pukul 4 sore hingga 10 malam itu, Salam mengatakan sesuai fakta persidangan bahwa duit hasil dugaan gratifikasi Rp27,6 miliar dinikmati sendiri oleh terdakwa.

“Terkait kasus ini senilai Rp27,6 miliar dinikmati sendiri oleh terdakwa, oleh keluarganya melalui perusahaan PT BMPE,” beber Salam.

Sementara itu, Penasihat Hukum Terdakwa, Sahlan Alboneh membenarkan duit senilai Rp27,6 miliar pada perkara ini tak ada mengalir ke Maming.

Soal adanya aliran dana Rp89 miliar yang disampaikan saksi di sidang sebelumnya hanya dugaan yang dipastikannya bahwa itu di luar dari perkara ini.

Selain pemeriksaan terdakwa, pada sidang tersebut sebelumnya juga menghadirkan saksi yang meringankan dihadirkan pihak terdakwa.

Mereka yakni Dr. Muzakkir sebagai pakar hukum pidana dari Universitas Indonesia, dan Margarito Kamis selaku pakar administrasi tata negara dari Universitas Khairul Ternate.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hot Borneo

Blak-blakan Perampok Mahasiswi Tabalong: TKP Sepi & Aman
Tanah Laut

Hot Borneo

Detik-Detik Mencekam Kapal Dibakar Massa di Tanah Laut: 50 Perahu Mengepung
PDAM Bandarmasih

Hot Borneo

Isyarat Ibnu Sina Suntik Penyertaan Modal ke PDAM Bandarmasih

Hot Borneo

Darurat! Oprit Jembatan Desa Mandala Telaga Langsat HSS Ambrol
Sumur Manggar

Hot Borneo

Kuras Sumur, Semburan Gas yang Muncul di Manggar Balikpapan
cuaca Kalsel

Hot Borneo

Cuaca Kalsel Hari Ini: 5 Wilayah Waspada Hujan Petir & Angin Kencang
PDAM

Hot Borneo

PDAM Ngadat, Balita di Banbar Kena Penyakit Kulit Gegara Mandi Air Comberan
Truk Muatan Kayu Log Palangka Raya

Hot Borneo

Roda Lepas, Truk Muatan Kayu Log Masuk Parit di Palangka Raya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com