Kandas di Piala Presiden, Barito Putera Langsung Fokus ke Liga 1 Persiba Balikpapan Gasak PSIM Yogyakarta 2-0 Tarif Air Bersih Naik, Dewan Kotabaru Minta Pelayanan PDAM Ikut Membaik Indomaret Izin Masuk Barabai Bukan Pepesan Kosong Gaji ke-13 Sudah Cair Rp 8 Triliun, ASN Banjarmasin Sabar Dulu…

Warning Polisi Usai Kantongi 3 Senpi Rakitan dari Pembunuh Warga Marindi Tabalong

Polisi memberikan peringatan kepada warga Tabalong pasca-ditemukannya 3 senpi rakitan dari tangan pelaku pembunuhan warga Marindi, Haruai.
- Apahabar.com     Senin, 30 Mei 2022 - 20:04 WITA

Warning Polisi Usai Kantongi 3 Senpi Rakitan dari Pembunuh Warga Marindi Tabalong

Polisi memamerkan beragam alat bukti mulai dari sajam hingga senjata api rakitan terkait penangkapan Supiani.

apahabar.com, TANJUNG – Polisi memberikan peringatan kepada warga Tabalong pasca-ditemukannya 3 senpi rakitan dari tangan pelaku pembunuhan warga Marindi, Haruai.

Polres Tabalong sebelumnya berhasil menyita 3 senpi rakitan jenis laras panjang dari tangan Akhmad Supiani (39), pelaku penganiayaan terhadap tiga orang di Desa Pangelak, Upau.

Bahkan penganiayaan berujung tewasnya salah satu korban berinisial RN, warga Desa Marindi, Haruai, Tabalong.

Ia meninggal ketika dalam perawatan di RSUD H Badaruddin Kasim di Maburai, Tabalong.

Mendapati temuan senpi itu, Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin mengimbau masyarakat Tabalong jika memiliki senpi rakitan agar segera menyerahkan ke pihaknya.

“Jika ada masyarakat yang memegang atau memiliki senjata api rakitan agar segera menyerahkannya, karena itu melanggar Undang-undang,” katanya saat menggelar konferensi pers pengungkapan kasus pembunuhan RN yang dilakukan Akhmad Supiani, Senin (30/5).

Imbauan tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya Riza meyakini tak hanya Akhmad Supiani yang memiliki senpi rakitan.

“Jika masih ada, saya minta tolong agar senpi rakitan segera diserahkan ke Polres Tabalong sebelum kami menggelar operasi,” tegasnya.

Ihwal latar belakangan pembunuhan, pelaku disebut dalam keadaan mabuk.

Sehingga Riza juga meminta kepada masyarakat yang masih menjual minuman keras agar segera berhenti.

“Saya ingatkan kepada penjual minuman keras atau minuman tradisional yang memabukkan tanpa izin agar segera berhenti mencari nafkah dari sana, karena ini sangat merugikan kita semua,” tutupnya.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Moratorium PNS Banjar

Hot Borneo

Bupati Banjar Keluarkan Moratorium, PNS Tidak Boleh Mutasi ke Luar Daerah
Pengusaha Feri Kapuas

Hot Borneo

Jelang Idulfitri, Pengusaha Feri Kapuas Dibagikan Alat Bantu Keselamatan
Pemkab Kotabaru

Hot Borneo

Penghapusan Honorer, Angin Segar bagi Koperasi Sarabakawa Tabalong
harga cabai

Hot Borneo

Harga Cabai di Palangka Raya Mulai Meroket
Laka Rapak Balikpapan

Hot Borneo

Korban Laka Rapak Kembali Berduka, Azka: Ibu Nggak Bisa Jalan, Ayah Masih Diam Aja
Sidang Ame

Hot Borneo

Cerita Polisi Berbisnis Kuliner dengan ‘Ratu’ Arisan Bodong Banjarmasin
Hut Alri 2022

Hot Borneo

Hujan Warnai Peringatan HUT ALRI 2022 di Kabupaten HSS
Video Rumah Mewah di Kertak Hanyar Jadi Sorotan Warganet: Sultan Kalsel!. Foto-Istimewa

Hot Borneo

Video Rumah Mewah di Kertak Hanyar Jadi Sorotan Warganet: Sultan Kalsel!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com