Shin Tae-yong Puji Semangat Juang Garuda Muda Tumbangkan Malaysia Keluh Kesah Pengusaha Sawit Kalsel Kala Larangan Ekspor CPO 4 Universitas Walk Out, Munas BEM SI di Kalsel Pilih Koordinator Baru Bukan Laka Tunggal! Penyebab Pikap Tabrak Pohon Berujung Maut di Gambut Krisis Air Bersih di Kota Sungai, Ombudsman Panggil PDAM Bandarmasih

Was-was Wabah Mulut dan Kuku, Tapin Terjunkan Tim Khusus

Tim monitoring dari Dinas Pertanian Pemkab Tapin diterjunkan guna mengantisipasi sejak dini penularan penyakit mulut dan kuku tersebut.
- Apahabar.com     Selasa, 10 Mei 2022 - 14:42 WITA

Was-was Wabah Mulut dan Kuku, Tapin Terjunkan Tim Khusus

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapin, Wagimin. Foto-apahabar.com/sandy

apahabar.com, RANTAU – Takut wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak sapi di Jawa Timur (Jatim) menyebar ke Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel), tim monitoring diterjunkan.

Tim monitoring dari Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapin diterjunkan guna mengantisipasi sejak dini penularan penyakit mulut dan kuku tersebut.

Pasalnya, hewan ternak sapi masuk di pasaran berasal dari Jatim, Nusa Tenggara Timur, dan Aceh.

Sementara menjelan lebaran Idulfitri 1443 Hijriah sekitar 2 bulan lagi, permintaan sapi bakal meningkat.

“Informasi tadi malam, kurang lebih 7.000 ternak sapi di Jawa Timur yang teridentifikasi terkena PMK. Makanya kita waspadai kalau ke Kabupaten Tapin,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapin, Wagimin, Selasa (10/5).

Sementara monitoring sudah dilakukan selama tiga hari ini. Tim menyasar pasar dan kandang ternak milik warga di Tapin.

Untungnya, selama monitoring tersebut, tim tidak menemukan adanya wabah penyakit mulut dan kuku pada sapi dan hewan ternak lainnya.

“Selama tiga hari tim dari Dinas pertanian Tapin melakukan monitoring di pasar dan kandang ternak milik petani di Tapin, dan tidak menemukan gejala PMK pada hewan ternak,” ujarnya.

Tim sendiri dibentuk khusus, terdiri dari dokter hewan dan para medis bergerak ke lapangan untuk mencegah masuknya wabah penyakit mulut dan kuku.

“Alhamdulillah sampai saat ini belum ditemukan. Monitoring kita laku beberapa hari ini yang sudah di wilayah Tapin Selatan dan Tapin Tengah,” jelas Wagimin.

Ia mengatakan seandainya ditemukan gejala PMK pada hewan ternak di Tapin, maka akan dilakukan pemisahan atau isolasi kepada ternak tersebut.

“Kalau ada yang terindikasi, maka akan dilakukan isolasi kepada hewan tersebut dan akan dilakukan pengambilan sample darah untuk dilakukan pengujian laboratorium,” tutupnya.

Ribuan Hewan Ternak Jatim Terserang PMK, Disbunnak Kalsel Patut Waspada

 

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Polsek Kapuas Timur

Hot Borneo

Relawan dan Personel Polsek Kapuas Timur Dilatih Penanganan Lakalantas

Hot Borneo

Minat Meningkat 100 Persen, Vaksin Booster di Balikpapan Kosong
apahabar.com

Hot Borneo

Gaji Honorer di Banjarmasin Segera Cair, THR Menyusul?
Wahid

Hot Borneo

Ungkap Peran Abdul Wahid dalam Mega Korupsi HSU, Maliki Dituntut Ringan
PDAM Bandarmasih

Hot Borneo

Pipa PDAM Bandarmasih Bocor Lagi, 3 Kecamatan Terimbas Mati Total!
Alfamart Ambruk

Hot Borneo

Brakk!! Alfamart di Gambut Ambruk, Petugas hingga Pembeli Terjebak

Hot Borneo

Over Kapasitas, Puluhan Warga Binaan Lapas Banjarmasin Dipindah ke Karang Intan
Korban tewas di Kotabaru

Hot Borneo

Geger! Cekcok Soal BLT Dana Desa Berujung Maut di Kotabaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com