Manuver Plt Bupati HSU Soal Pasar Alabio, Prof Denny: Ada yang Tidak Beres Tahanan Tewas Banjarmasin, IPW Desak Pertanggungjawaban Dua Tingkat Buntut Tahanan Tewas, Anggota Polresta Banjarmasin Diperiksa! Siap-Siap! Beli Migor Curah di Banjarmasin Pakai PeduliLindungi Kuras Sumur, Semburan Gas yang Muncul di Manggar Balikpapan

Wow, KPK Terima 395 Laporan Gratifikasi Lebaran

- Apahabar.com     Minggu, 15 Mei 2022 - 22:14 WITA

Wow, KPK Terima 395 Laporan Gratifikasi Lebaran

Ilustrasi, KPK. Foto-Net.

apahabar.com, JAKARTA – Sebanyak 395 laporan terkait dugaan gratifikasi selama Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah masuk ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Laporan tersebut terdiri dari 367 laporan penerimaan dan 28 laporan penolakan gratifikasi,” ujar Plt Juru Bicara KPK Bidang Pencegahan Ipi Maryati Kuding dalam keterangan tertulis, dilansir CNN Indonesia, Minggu (15/5).

Ipi menjelaskan laporan tersebut terdiri dari tujuh objek berupa cinderamata atau plakat dengan nilai taksir Rp4.350.000, serta 268 objek berupa karangan bunga, makanan, dan minuman dengan nilai taksir Rp153.736.899.

Selain itu, pihaknya juga menerima 9 objek laporan gratifikasi berupa uang, voucher, logam mulia dengan nilai taksir Rp32.290.000; dan 111 objek dalam bentuk lainnya dengan nilai taksir Rp83.740.620.

Ipi mengatakan, barang-barang yang dilaporkan tersebut saat ini sebagian sudah diterima oleh KPK. Sementara sisanya masih dalam proses pengiriman oleh para pihak pelapor.

“KPK juga masih terus menerima laporan Gratifikasi lainnya, dan akan kami update pada kesempatan berikutnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, KPK kata dia, juga menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah melaporkan penerimaan maupun penolakan gratifikasi tersebut. Hal ini dikatakannya sebagai langkah awal untuk mencegah terjadinya tindak pidana korupsi.

“KPK terus mengajak masyarakat untuk menghindari praktik gratifikasi, baik sebagai pemberi maupun penerima, karena gratifikasi bisa termasuk dalam tindak pidana korupsi,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK menyampaikan imbauannya melalui Surat Edaran No. 09 Tahun 2022 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi terkait Hari Raya.

Dalam surat edaran tersebut, apabila seorang pegawai negeri atau penyelenggara negara tidak dapat menolak gratifikasi karena kondisi tertentu, maka wajib melaporkan kepada KPK paling lambat 30 hari kerja sejak gratifikasi diterima.

Ipi mengatakan informasi terkait mekanisme dan formulir pelaporan atas penerimaan gratifikasi dapat diakses melalui tautan https://gratifikasi.kpk.go.id atau menghubungi layanan informasi publik KPK pada nomor telepon 198.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

News

Ratusan Pengungsi Gempa Pasaman Barat Mulai Dirundung Penyakit
Emas

News

Harga Emas Antam Hari Ini Merosot Jadi Rp993 Ribu per Gram

News

Soal Pengeras Suara Masjid dan Gonggongan Anjing, Tagar Tangkap Menag Yaqut Menggema
THM Balikpapan

News

Hari Raya Nyepi, THM di Balikpapan Bakal Sepi 2 Hari
NATO

News

Untuk Pertama Kalinya, NATO Kerahkan Pasukan Khusus NRF Guna Pertahankan Ukraina
Migor Tabalong

News

Mendag Pastikan Harga Minyak Goreng dan Gula Normal saat Ramadan

News

Migor Curah Mulai Didistribusikan di Tabalong, Catat Syarat & Ketentuannya
BSU Rp1 Juta

News

Simak! 3 Fakta BSU 1 Juta yang Sebentar Lagi Cair
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com