Kejati Telaah Permintaan PUPR Kalsel Kawal 40 Proyek Strategis Pilih Ketua, IDI Kalsel Siap Gelar Muswil 2022 di Kotabaru Sengketa Alabio: Pemkab Melawan, Pedagang Mengadu ke PTUN hingga KASN! Skandal Korupsi Hewan Balangan: Genap 100 Saksi Diperiksa Geger Jasad Pria Tertelungkup di Pantai Melawai Balikpapan

Akibat Kasus Penistaan Agama, Gubernur Nova Setop Kegiatan Dubes India di Aceh

Akibat penistaan agama yang dilakukan politisi partai Nupur Sharma dan Naveen Kumar Jindal, Duta Besar (Dubes) India untuk Indonesia, Manoj Kumar Bharti, didesak untuk menghentikan kegiatannya di Aceh terkait investasi.
- Apahabar.com     Kamis, 9 Juni 2022 - 10:50 WITA

Akibat Kasus Penistaan Agama, Gubernur Nova Setop Kegiatan Dubes India di Aceh

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Foto-timesofaceh.com

apahabar.com, ACEH – Akibat penistaan agama yang dilakukan politisi partai Nupur Sharma dan Naveen Kumar Jindal, Duta Besar (Dubes) India untuk Indonesia, Manoj Kumar Bharti, didesak untuk menghentikan kegiatannya di Aceh terkait investasi.

Kegiatan dubes Manoj Kumar Bharti ini langsung dihentikan oleh Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

Dubes India

Duta Besar (Dubes) India untuk Indonesia, Manoj Kumar Bharti. Foto-Liputan6

“Saya sudah minta dinas teknis dan staf khusus untuk mengakhiri kegiatan Dubes India di Banda Aceh. Kita keberatan sekali terhadap pernyataan dua politisi India dari partai penguasanya,” tulis Nova Iriansyah di akun Twitter resmi miliknya yang dikutip Rabu (8/6).

Nova bilang sikap itu dilakukan karena Aceh merupakan daerah yang menerapkan syariat Islam, sehingga pernyataan dua politisi di India itu juga melukai hati warga wilayah tersebut.

Sementara itu Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh Marthunis menyebutkan kedatangan Dubes India ke Aceh untuk menghadiri forum bisnis. Menindaklanjuti pernyataan gubernur, pihaknya juga sudah memberi tahu kepada Dubes India untuk segera mengakhiri kegiatannya di Aceh.

“Tindak lanjut dari pernyataan Pak Gubernur adalah kami segera memberitahu pernyataan tersebut kepada Dubes India, mempersingkat dan mengakhiri acara formal yang melibatkan kegiatan duta besar,” kata Marthunis seperti dilansir CNNIndonesia.com.

“Duta Besar, Manoj Kumar Bharti memahami dan memaklumi statement Bapak Gubernur,” sambungnya.

Sebagai informasi, Nupur Sharma dan Naveen Kumar Jindal yakni kader partai berkuasa di India, BJP, telah diskors dari parpol masing-masing. Polisi juga telah menahan pemimpin sayap pemuda partai BJP, Harshit Srivastava, karena mengunggah komentar anti-Muslim di media sosial.

Selain itu, aksi dua politikus India itu juga mendapat kecaman dari Kementerian Luar Negeri Indonesia terkait penghinaannya kepada Nabi Muhammad SAW. Kemlu juga mengaku telah menyampaikan pesan tersebut kepada duta besar India di Jakarta.

“Indonesia sangat mengecam pernyataan penghinaan yang tak dapat diterima terhadap Nabi Muhammad SAW oleh dua politisi India,” demikian pernyataan Kemlu RI dalam Twitter mereka, Senin (6/6).

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

News

Bawa Sajam, Polisi Tangkap Massa Penyusup Demo 11 April
Raffi Ahmad

News

Heboh! Kabar Raffi Ahmad Dicalonkan di Pilpres 2024, Sekjen PKS: Belum Resmi

News

Afida Salsabila Azzahra Sukses Terpilih Menjadi Duta Enterpreneur HIPMI 2022
Cuaca

News

Biang Hujan Berhari-hari di Kalsel Terungkap, Imbas Cuaca Filipina!

News

87 Ribu Keluarga Miskin di Kalteng Bakal Dapat Bantuan STB
ASN Pemkot Banjarmasin

News

Dimulai! Lelang Terbuka 14 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkot Banjarmasin

News

Ustaz Abdul Somad Ditahan Imigrasi Singapura, Direncanakan Dideportasi
IHSG

News

IHSG Sepekan Anjlok 1,34% pada Level 7.086
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com