Kronologis Laka Maut di Kandangan Hingga Pemotor Tewas Terlindas Truk Adik Maliki Jadi Saksi, Tegaskan Duit Fee Diminta Abdul Wahid Siap-Siap, Distribusi Air Bersih PT AM Bandarmasih Setop 6 Jam Jalani Sidang Perdana, Suami ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin Didakwa Pasal Penipuan & Penadahan Lanjutan Sidang ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin, Terdakwa Ngaku Jual Slot Fiktif

Apes! Pemuda Ini Diperas Perempuan Gara-Gara Video Call Sex Michat

Nasib apes dialami seorang pemuda berinisial M di Bandung, Jawa Barat. Dia diperas dan diteror seorang perempuan gara-gara melakukan video...
- Apahabar.com     Kamis, 16 Juni 2022 - 21:06 WITA

Apes! Pemuda Ini Diperas Perempuan Gara-Gara Video Call Sex Michat

Ilustasi pornografi. Foto-Thinkstock/AndreyPopov via Kompas.com

apahabar.com, BANDUNG – Nasib apes dialami seorang pemuda berinisial M di Bandung, Jawa Barat. Dia diperas dan diteror seorang perempuan gara-gara melakukan video call sex (VCS) lewat aplikasi Michat.

Hal tersebut berawal saat M mencoba layanan VCS lewat aplikasi Michat. Singkat cerita, M akhirnya berhubungan dengan seorang perempuan.

Setelah keduanya sepakat, pemuda tersebut akhirnya ber-VCS ria bersama perempuan itu. Namun, di balik itu, perempuan Michat tersebut ternyata merekam aksinya bersama M.

“Saat mereka melakukan VCS, perempuan itu ternyata merekam klien kami ini,” ungkap Barokah, kuasa hukum pemuda itu, Kamis (16/6) dilansir Okezone.com.

Atas dasar memiliki rekaman video syur tersebut, keesokan harinya, perempuan itu mengirimkan pesan yang isinya meminta sejumlah uang kepada M. Jika tidak, video syur-nya akan disebarluaskan.

Karena takut video syurnya menyebar luas, M pun akhirnya menuruti keinginan perempuan itu. Bahkan, M sudah tiga kali mentransfer uang dengan nilai total sekitar Rp1 juta.

“Klien kami sudah tiga kali transfer. Total besarannya satu jutaan,” sebut Barokah seraya mengatakan bahwa perempuan itu terus meneror kliennya hingga saat ini.

Merasa terganggu, M pun berencana melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada pihak kepolisian. Pihaknya pun berharap, polisi segera turun tangan karena dia yakin korbannya tidak hanya M.

“Kami akan laporkan apa yang menimpa klien kami kepada pihak kepolisian. Kita juga minta bantuan Tim Cyber Polri untuk ungkap kasus ini. Keyakinan kami, korban tidak hanya satu orang, tapi kemungkinan lebih,” katanya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

vaksinasi tabalong

News

Tuntas Sehari, Ribuan Vaksin AstraZeneca Hampir Kadaluarsa Tabalong Ludes Disuntikkan

News

Ribuan Pencinta Gowes Tumpah Ruah di Fun Bike & Balap Sepeda Polda Kalteng
Novri

News

Novri Bagikan 2.000 Paket Beras Mba Puan di Kalsel
Pemekaran

News

Mahasiswa Papua di Banjarmasin Dukung Pemekaran, Begini Penjelasannya

News

Puasa Lebih Dulu, Warga Wakal Maluku Tengah Sudah Rayakan Idulfitri
Asean

News

Menteri Nadiem Usul Indonesian Language Jadi Bahasa Resmi Asean!

News

Beraksi di Kapuas, Bandar Sabu Amuntai Akhirnya Digulung Satresnarkoba

News

Bantu Pasien Kanker Anak, YKI Banjarmasin Bikin Hotline dan Berbagi Kasih
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com