Manuver Plt Bupati HSU Soal Pasar Alabio, Prof Denny: Ada yang Tidak Beres Tahanan Tewas Banjarmasin, IPW Desak Pertanggungjawaban Dua Tingkat Buntut Tahanan Tewas, Anggota Polresta Banjarmasin Diperiksa! Siap-Siap! Beli Migor Curah di Banjarmasin Pakai PeduliLindungi Kuras Sumur, Semburan Gas yang Muncul di Manggar Balikpapan

Bangun Infrastruktur Dasar IKN Nusantara, Kementerian PUPR Butuh Rp43 Triliun

- Apahabar.com     Kamis, 9 Juni 2022 - 21:27 WITA

Bangun Infrastruktur Dasar IKN Nusantara, Kementerian PUPR Butuh Rp43 Triliun

Presiden Joko Widodo bersama Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, ketika meninjau lokasi IKN di Penajam Paser Utara. Foto: Antara

apahabar.com, JAKARTA – Tak sedikit dana yang dibutuhkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membantu infrastruktur dasar Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Akan dikerjakan mulai 2022 hingga 2024, total anggaran yang dibutuhkan Kementerian PUPR mencapai Rp43,73 triliun.

“Kebutuhan total sejak 2022 sampai 2024 sebesar Rp43,73 triliun,” papar Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI dikutip dari Antara, Kamis (9/6).

Khusus tahun anggaran 2022, Kementerian PUPR mengusulkan angka sebesar Rp5 triliun. Anggaran tersebut sudah diajukan sejak April 2022.

Namun alokasi anggaran IKN Nusantara yang terserap sepanjang 2022 diperkirakan hanya 86 persen atau sebesar Rp4,3 triliun.

“Beberapa sudah lelang, sebagian lain dilelang mulai Juli 20222. Dengan demikian, kemungkinan tidak akan menyerap Rp5 triliun,” jelas Basuki.

Anggaran terbesar proyek IKN sepanjang 2022 ditujukan untuk infrastruktur permukiman senilai Rp2,36 triliun.

Infrastruktur yang dimaksud adalah gedung-gedung pemerintahan, seperti istana presiden, kantor wakil presiden dan kantor kementerian.

Sementara pembangunan jalan tol IKN Nusantara dalam anggaran 2022 bernilai Rp1,74 triliun. Jalan yang dimaksud adalah Tol Balikpapan Samarinda Kilometer 11-Junction Pulau Balang.

Kemudian Bandara Sepinggan-Jalan Tol Balikpapan- Samarinda, Bandara VVIP-Outer ring road kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP),dan junction Pulau Balang-KIPP.

Adapun alokasi anggaran untuk perumahan IKN Nusantara adalah sekitar Rp480 miliar. Sementara alokasi anggaran untuk infrastruktur Sumber Daya Air (SDA) sebesar Rp490 miliar.

Sumber dana yang dipakai untuk pembangunan infrastruktur adalah APBN. Alasannya seluruh aset pemerintahan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) harus menjadi milik negara.

Adapun pembangunan seluruh IKN Nusantara dijadwalkan terus berlangsung hingga 2045. Total biaya pembangunan IKN diperkirakan mencapai Rp466 triliun dengan dana dari APBN kurang dari 20 persen.

“Kami hanya menangani beberapa pekerjaan prasarana dasar, pengerjaan air baku dan drainase,” tandas Basuki.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

PDIP

News

Megawati Tantang GMNI Jadi Ujung Tombak RI: Jangan Ngomong Doang
Harga Minyak

News

Di Tengah Ketidakpastian Pasar Energi Global, Harga Minyak Melonjak
Video Pria Nyanyi Sambil Joget di Dalam Masjid

News

Viral! Video Pria Nyanyi Sambil Joget di Dalam Masjid
JAD KALSEL

News

Tak Jera Dipenjara, Residivis Banjarbaru Diciduk Lagi Gegara Vario
PT Maming 69

News

PT Maming 69 Akan Bangun Pabrik Pengolahan Nikel di Morowali Utara
Ganja

News

Beli Ganja Dapatnya Daun Tanaman Hias, Pria Ini Lapor Polisi
Kurs Rupiah Menguat

News

Di Tengah Ekskalasi Tensi Geopolitik di Eropa Timur, Rupiah Menguat

News

Prancis Berencana Serang Ekonomi Rusia, Dmitry Medvedev: Hati-hati dengan Lidahmu Tuan!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com