Adik Maliki Jadi Saksi, Tegaskan Duit Fee Diminta Abdul Wahid Siap-Siap, Distribusi Air Bersih PT AM Bandarmasih Setop 6 Jam Jalani Sidang Perdana, Suami ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin Didakwa Pasal Penipuan & Penadahan Lanjutan Sidang ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin, Terdakwa Ngaku Jual Slot Fiktif Kebakaran di Tabalong, Satu Ruko dan Rumah Hangus Dilalap Api

Baru Dilantik, Menteri Zulhas Bongkar Biang Harga Bapok Mahal!

Baru dilantik, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan langsung blusukan ke pasar Cibubur.Di sana ia bertemu dengan pembeli dan pedagang.
- Apahabar.com     Jumat, 17 Juni 2022 - 08:02 WITA

Baru Dilantik, Menteri Zulhas Bongkar Biang Harga Bapok Mahal!

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan langsung blusukan ke pasar Cibubur. Foto-CNBC

apahabar.com, JAKARTA – Baru dilantik, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan langsung blusukan ke pasar Cibubur.

Di sana ia bertemu dengan pembeli dan pedagang yang mengeluhkan lonjakan harga bahan pangan pokok.

Zulkifli mengaku syok. Ia mengakui, beban hidup masyarakat bertambah akibat kenaikan harga pangan, kecuali beras.

Ia pun mengungkapkan penyebab lonjakan harga bahan pangan pokok.

Karena itu, imbuh dia, tidak bisa hanya diselesaikan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) sendiri.

“Mengatasi ini saya kira nggak bisa hanya yang mengatur Kemendag, masalah utama kita ketergantungan impor pangan,” ucap Zulkifli seperti dinukil CNBC Indonesia, Jumat (17/6) pagi.

Dari hasil blusukan tersebut, ia mendapat informasi beberapa bahan pangan pokok naik di atas 20%.

“Cabai aja naik hampir 20-30%, dari 80 ribu cabai rawit merah sampai Rp 100-110 ribu. Cabai keriting Rp 80-95 juta, bawang merah juga naik hampir 20%, telur sempat Rp 26 ribu, sekarang rata-rata Rp 29 ribu/kg. Ayam tadi juga dari Rp 21-22 ribu, sudah Rp 26 ribu/kg,” katanya.

Harga pangan lain juga terpantau naik, seperti kedelai dan terigu.

Namun untuk menyelesaikan kedua bahan pangan pokok itu perlu usaha ekstra, karena didominasi pasokan impor. Sehingga harus berurusan dengan lintas kementerian dan lembaga.

“Kita akan menyelesaikan bareng-bareng Kementerian terkait juga, saya kira nggak mudah, apalagi menyangkut pangan impor. Saya tanya kenapa naik ayam, rupanya pakannya, selain jagung impor juga jadi kita sangat tergantung impor, daging impor juga, hampir semua impor,” lanjut Zulkifli.

Seperti diketahui, dengan alasan penyegaran kabinet, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memang baru saja melakukan reshuffle.

Presiden lalu menunjuk Zulkifli Hasan menggantikan Muhammad Lutfi. Zulkifli dilantik Rabu, 15 Juni 2022.

Usai pelantikan, Jokowi menyampaikan pengalaman lapangan jadi salah satu yang dibutuhkan untuk menjadi Menteri Perdagangan.

Zulkifli sendiri adalah Ketua Umum PAN, sebelum dilantik tengah menjabat Wakil Ketua MPR dan pernah menjadi Menteri Kehutanan di era Presiden SBY.

“Saya kira akan sangat bagus untuk menteri perdagangan,” kata Presiden.

“Memerlukan kerja-kerja yang terjun ke lapangan untuk melihat langsung yang berkaitan utamanya yang berkaitan dengan kebutuhan pokok rakyat,” pungkas Jokowi.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

PCR

News

DPR Dukung Syarat PCR-Antigen Dihapus, Tingkatkan Vaksinasi

News

Tetap Lindungi Rakyat Kecil, Penyesuaian Tarif Listrik Berlaku Hanya untuk Pelanggan Mampu 3.500 VA ke Atas

News

Apresiasi Penahanan, Pengamat IT Forensik Kagumi Alat Peretas Buatan Hacker Amuntai
Kajati Kalteng

News

Terpesona, Kajati Kalteng Sebut Gedung Baru Kejari Kapuas Paling Megah
Wabah PMK

News

Termasuk Kalimantan Selatan, Wabah PMK Telah Menyebar ke 15 Provinsi
Air

News

Hari Air Sedunia 2022 di Banjarmasin, KM FISIP ULM Ajak Masyarakat Pelihara Sungai
PDAM Bandarmasih

News

BLF Gugat PDAM Bandarmasih, Jika Tak Perbaiki Kinerja Setelah Perseroda
Ustaz Abdul Somad

News

Singapura Cekal UAS, Mantan Menkumham Buka Suara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com