Gerak Cepat Polres Batola Bongkar Komplotan Garong Lintas Daerah Kemenhub Intensifkan Kerjasama dengan Pemangku Kepentingan untuk Stabilkan Harga Tiket Pesawat Banjir Hantakan Renggut Nyawa Balita, Walhi Teringat Gugatan Warga Merasakan Sensasi Balapan Mobil Layaknya di Sirkuit Asli Pilihan AC Rumahan, Tinggal Klik Sejuknya Merata ke Seluruh Ruangan
agustus

Berprestasi, 2 Karyawan UPT Puskesmas Guntung Wakili HSU di Lomba Nakes Teladan Kalsel

- Apahabar.com     Rabu, 29 Juni 2022 - 11:12 WITA

Berprestasi, 2 Karyawan UPT Puskesmas Guntung Wakili HSU di Lomba Nakes Teladan Kalsel

Tim Penilai Provinsi Kalsel berfoto bersama kedua nakes teladan dan jajaran Dinkes HSU serta UPT Puskesmas Guntung. Foto - Istimewa.

apahabar com, TANJUNG – Dua karyawan UPT Puskesmas Guntung, Amuntai Utara, mewakili Kabupaten  Hulu Sungai Utara (HSU) pada lomba Tenaga Kesehatan Teladan tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

Sebelum maju ke tingkat Kalsel, Achmad Fatahillah menjadi Juara 1 pada lomba Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Kabupaten HSU untuk profesi gizi. Sedangkan Maulida Rahmah herhasil meraih Juara 1 pada profesi apoteker.

Achmad Fatahillah memenangkan lomba tersebut dengan aplikasi andalannya yang diberi nama Pendidikan dan Pemulihan Gizi (Dilan Gizi).

Sementara Maulida Rahmah menjadi yang terbaik dengan inovasi Alarm Jam Antik (alarm jam untuk pengingat minum obat antibiotik).

Achmad Fatahillah mengatakan Dilan Gizi terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama adalah Pendidikan Gizi yang menitik beratkan pada edukasi gizi dalam kegiatan Kelas Menu Sehat.

Tahap kedua, Pemulihan Gizi yang merupakan penyesuaian menu pada praktek pemberian makan secara langsung yang bersumber dana desa.

“Dilan Gizi didukung oleh aplikasi Dilan & Milea PHP yang juga sudah dapat diunduh di Google Play Store. Dengan hadirnya aplikasi ini diharapkan sebagai deteksi dini dalam penanggulangan Stunting,” beber Achmad, kepada apahabar.com, Rabu (29/6).

Achmad Fatahillah berharap inovasi Dilan Gizi ini akan lebih memudahkan masyarakat untuk bisa mengontrol dan meningkatkan status gizi anak.

“Dengan demikian diharapkan anak bisa selalu dalam keadaan sehat dan terhindar dari stunting,” pungkasnya.

Sementara itu, Maulida Rahmah mengatakan, inovasi Alarm Jam Antik dirancangnya dengan latar belakang sebagai pengingat kepada pasien agar bisa teratur minum obat antibiotiknya.

Dengan begitu usaha untuk kesembuhan pasien akan dapat tercapai sesuai dengan anjuran dokter. Beberapa pasien telah diberikan edukasi untuk menggunakan inovasi ini yang sudah bisa diinstal melalui Google Play Store bagi yang menggunakan Smartphone Android.

“Dengan adanya inovasi dan dibuatnya aplikasi ini diharapkan pasien bisa lebih mudah untuk mengingat waktu mereka meminum obat,” pungkasnya.

Keduanya juga telah disambangi penilai tim lomba Nakes Teladan tingkat Provinsi Kalsel, Selasa (28/6) kemarin.

Atas prestasi keduanya, banyak dukungan berdatangan kepada karyawan nakes teladan HSU ini.

“Prestasi mereka tidak hanya didukung di internal saja, tetapi juga sangat didukung pihak Dinas Kesehatan, Persagi serta IAI HSU,” kata Kepala UPT Puskesmas Guntung, Nurul Husna.

Nurul berharap dukungan kepada keduanya dapat menambah semangat mereka untuk memberikan yang terbaik.

“Semoga keduanya  dapat lebih meningkatkan status kesehatan masyarakat khususnya di wilayah kerja di UPT Puskesmas Guntung,” ucapnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Marsha Timothy Sabet Piala Citra 2018
apahabar.com

Tak Berkategori

EKSKLUSIF: Nyawa di Ujung Tanduk di Sungai Tabuk
Banjarbaru Elpiji

Tak Berkategori

Gejolak Harga Elpiji di Banjarbaru, Gas Subsidi Tembus Rp55 Ribu!

Tak Berkategori

Sempat Terkoreksi, Rupiah Rabu Pagi Menguat
Pertamina

Tak Berkategori

Hadapi Perpindahan Tahun, Pertamina Tambah Pasokan Elpiji Untuk Kalimantan
Banjarbaru

Tak Berkategori

Subsidi LPG 3 Kg Dihapus, Hiswana Kalsel Beri Catatan untuk Pemerintah

Tak Berkategori

Kasat Lantas: Kecelakaan di Depan Kolam Renang Banjarbaru Bukan Tabrak Lari

Tak Berkategori

Jembatan Alalak Baru Bisa Dibuka untuk R2 Sebelum Peresmian, Begini Syaratnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com